Pemerintahan Jokowi - JK Diharap Berani Naikkan Harga BBM

Achmad Sakirin

Rabu, 03 September 2014 | 16:40 WIB
Pemerintahan Jokowi - JK Diharap Berani Naikkan Harga BBM
Presiden terpilih Joko Widodo bersama Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla dan Ketua DPP PDI Perjuangan Puan Maharani usai mengadakan pertemuan di kantor transisi, Jakarta, Kamis (28/8). [Antara/Muhammad Adimaja]

Suara.com - Pemerintah baru nanti diharapkan berani mengambil risiko menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) subsidi sehingga memunculkan harapan postur APBN menjadi lebih sehat.

Hal itu dikatakan Ekonom Universitas Gajah Mada Tony Prasetiantono yang juga Komisaris Independen Bank Permata Tbk dalam seminar bertajuk "Peluang dan Prediksi Global Market Pasca Pemilu" di Jakarta, Rabu (3/9/2014).

"Anggaran subsidi energi kita, termasuk BBM dan listrik sudah sangat membebani APBN. Risikonya, fiskal kita tidak mempunyai ruang untuk melakukan stimulus," ujarnya.

Ia mengemukakan bahwa untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dibutuhkan stimulus fiskal dengan meningkatkan alokasi belanja di sektor produktif salah satunya dengan menggenjot pembangunan infrastruktur.

"Ketika terjadi krisis maka pemerintah harus mendorong stimulus salah satunya dengan memperbanyak proyek infrastruktur," katanya.

Menurut Tony Prasetiantono, jika pemerintah tidak menaikkan harga BBM subsidi maka beban APBN akan semakin membesar dan kuota BBM bersubsidi tahun ini sebanyak 46 juta kilo liter akan terlampaui akibatnya pembangunan infrastruktur akan tertahan dan ekonomi bisa melemah.

Selain itu, lanjut dia, membesarnya defisit APBN akan membuat investor asing menganggap Indonesia tidak kredibel dalam mengatur anggarannya. Situasi itu akan menahan dana asing masuk ke dalam negeriv menjadi tertahan.

"APBN kita akan dianggap tidak kredibel oleh investor asing, nantinya mereka bisa tidak mau masuk ke Indonesia dan tidak ada lagi dana asing masuk atau 'capital inflow'," ucapnya.

Ia menambahkan bahwa untuk menjaga postur APBN menjadi sehat, presiden terpilih nanti memiliki dua momentum untuk menaikkan harga BBM bersubsidi yakni pada pada November 2014 atau menunggu inflasi rendah yakni pada Maret 2015. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Suciwati: Presiden Terpilih di Sekitarnya Pelanggar HAM

Suciwati: Presiden Terpilih di Sekitarnya Pelanggar HAM

News | Selasa, 02 September 2014 | 20:15 WIB

Burhanuddin Muhtadi: Tidak Ada Salahnya SBY Naikkan BBM

Burhanuddin Muhtadi: Tidak Ada Salahnya SBY Naikkan BBM

News | Senin, 01 September 2014 | 20:11 WIB

Kapolri: Pembatasan BBM Subsidi Ganggu Stabilitas Keamanan

Kapolri: Pembatasan BBM Subsidi Ganggu Stabilitas Keamanan

Bisnis | Senin, 01 September 2014 | 12:41 WIB

Jokowi-JK Tak Perlu 'Ngemis' ke SBY Naikkan BBM

Jokowi-JK Tak Perlu 'Ngemis' ke SBY Naikkan BBM

News | Minggu, 31 Agustus 2014 | 12:13 WIB

Ketua DPP PDI Perjuangan Tegaskan Menolak Wacana Kenaikan BBM

Ketua DPP PDI Perjuangan Tegaskan Menolak Wacana Kenaikan BBM

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 21:45 WIB

Sultan Berharap Pemerintahan Jokowi Wujudkan Kekuatan Maritim

Sultan Berharap Pemerintahan Jokowi Wujudkan Kekuatan Maritim

News | Kamis, 28 Agustus 2014 | 21:16 WIB

Terkini

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Review Drama Spooky In Love, Mengungkap Kejahatan dari Cerita Para Arwah

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:30 WIB

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Kemenkeu Sebut AI Bisa Cari Potensi Pajak Baru hingga Endus Warga yang Tak Patuh

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:16 WIB

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Daftar HP RAM 16 GB untuk Multitasking dan Gaming Berat, Ini Harga Terbarunya

Tekno | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:13 WIB

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Polisi Bakar 23 Rakit Tambang Emas Ilegal di Kuansing, Tak Ada Pelaku yang Ditangkap

Riau | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:10 WIB

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Ulasan Novel Good Wives: Perjalanan Empat Saudari March Menuju Kedewasaan

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 08:00 WIB

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Industri F&B RI Terus Naik, Tapi UMKM Masih Minim Adopsi ke Digital

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:58 WIB

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

6 Trik Meningkatkan Kecerdasan Emosional agar Lebih Tenang Menghadapi Tekanan Hidup

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:57 WIB

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Kembangkan Kasus Pembakaran Warung Mi Babi, Polisi Gerebek Ponpes di Karanganyar

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:56 WIB

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

5 Sabun Cuci Muka dengan Ekstrak Semangka, Ampuh Cerahkan Wajah Kusam

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:55 WIB

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Karhutla Kaltim Tembus 9.500 Hektare dalam 3 Bulan, Kabut Asap Masih Mengancam

Kaltim | Rabu, 28 Oktober 2026 | 07:52 WIB

×