Hasan: Yang Penting Dialihkan untuk Pembangunan

Siswanto

Selasa, 18 November 2014 | 15:30 WIB
Hasan: Yang Penting Dialihkan untuk Pembangunan

Suara.com - Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan Hasan Husairi Lubis mengatakan tidak keberatan dengan keputusan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mencabut subsidi harga BBM untuk dialihkan ke sektor penting lainnya.

"Secara pribadi, saya tidak keberatan atas kenaikan harga BBM. Sepanjang, keperluannya untuk kesejahteraan rakyat melalui pembangunan infrastruktur kita yang sangat buruk, perbaikan mutu pendidikan, pelaksanaan kesehatan yang baik, terutama alat dan dokter yang bekerja secara profesional," kata Hasan kepada suara.com, Selasa (18/11/2014).

Hasan menekankan pentingnya perbaikan sistem sehingga pengalihan subsidi harga BBM betul-betul tepat sasaran atau sampai kepada masyarakat yang membutuhkannya.

"Perbaiki sistem dan yang menjalankan harus orang yang bisa pegang amanah," kata Hasan.

Hasan mengatakan pentingnya mengambil pelajaran dari keberhasilan Malaysia dalam mengelola kebijakan.

"Belajarlah yang baik dari negara tetangga, Malaysia, serumpun Melayu. Tidak usah dari negeri yang jauh-jauh," katanya.

Hasan menyontohkan bagaimana rumah sakit milik pemerintah Malaysia berhasil memberikan fasilitas dan pelayanan yang sangat baik kepada pasien.

"Pengalaman saya baru pulang bawa istri cek dan berobat di Rumah Sakit Putra Jaya milik pemerintah (Malaysia) tidak mahal, obat yang paten dan penanganan dokter yang sangat baik. Ini bertolak belakang dengan apa yang terjadi di Jakarta," katanya.

Lebih jauh, Hasan mengatakan setelah harga BBM subsidi naik, maka mutu dan kualitas BBM harus dibuat setara dengan harga saat ini. Ia tidak ingin Indonesia kalah dengan negara tetangga dalam hal yang positif.

"Di Malaysia pendapat perkapita lebih tinggi dari kita. Harga minyaknya sama dengan kita," katanya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo mengumumkan kenaikan harga BBM subsidi di Istana Negara, Jakarta, Senin (17/11/2014) malam. Harganya menjadi Rp8.500 per liter, naik Rp2.000 dari sebelumnya Rp6.500 per liter. Turut naik juga solar menjadi Rp7.500 per liter. Naik Rp 2.000 dari sebelumnya Rp5.500 per liter. Kenaikan harga ini berlaku mulai pukul 00.00 WIB tadi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kalau BBM Naik Jadi Meme di Media Sosial

Begini Kalau BBM Naik Jadi Meme di Media Sosial

News | Selasa, 18 November 2014 | 12:12 WIB

BBM Baru Naik Tahun Depan, Pelaku Pasar Kecewa

BBM Baru Naik Tahun Depan, Pelaku Pasar Kecewa

Bisnis | Rabu, 15 Oktober 2014 | 19:16 WIB

Emil Salim: BBM Subsidi Hanya Dinikmati Pemilik Mobil

Emil Salim: BBM Subsidi Hanya Dinikmati Pemilik Mobil

Bisnis | Selasa, 14 Oktober 2014 | 13:00 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×