Jokowi Harus Hati-hati agar Tak 'Disikat' KMP

Siswanto, Bagus Santosa

Rabu, 19 November 2014 | 10:57 WIB
Jokowi Harus Hati-hati agar Tak 'Disikat' KMP
Presiden Joko Widodo mendengarkan pidato Perdana Menteri Jepang Shinzo Abe pada KTT ASEAN ke-25 di Naypyitaw, (12/11). (Reuters/Damir Sagolj)

Suara.com - Wakil Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Ahmad Basarah tidak kaget dengan rencana fraksi-fraksi yang tergabung dalam Koalisi Merah Putih untuk mendorong DPR menggunakan hak interpelasi terhadap Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla terkait kebijakan menaikkan harga BBM bersubsidi.

"Saya tidak terkejut dengan niat dan rencana KMP karena sejak awal hal tersebut hanya tinggal persoalan waktu saja. Bahkan, menurut prediksi saya akan ada beberapa lagi penggunaan hak interpelasi atau hak angket lainnya yang akan digulirkan KMP terhadap kebijakan-kebijakan pemerintah yang lainnya," kata anggota Fraksi PDI Perjuangan dari daerah pemilihan Jawa Timur V, Rabu (19/11/2014).

Menurut Ahmad Basarah motif rencana Koalisi Merah Putih ialah mempertahankan eksistensi mereka setelah kalah di pemilu presiden 2014. Sejak kekalahan itu, kata Ahmad Basarah, mereka membentuk kekuatan oposisi yang akan terus mengkritisi kebijakan pemerintah, bahkan ingin mengendalikan jalannya pemerintahan Jokowi.

"Pemerintah sudah harus menyiapkan diri lebih responsif dan lebih cermat lagi untuk menghadapi berbagai macam agenda KMP di bidang pengawasan DPR," katanya.

Itu sebabnya, agar kebijakan pemerintah berjalan lancar, Ahmad Basarah meminta pemerintah untuk selalu berkordinasi dengan Koalisi Indonesia Hebat di DPR. Dengan demikian, Koalisi Indonesia Hebat bisa memberikan dukungan secara politik sekaligus mengawal pemerintah.

"Pemerintahan Jokowi harus lebih realistis lagi bahwa pelaksanaan atas cita-cita dan program-program pemerintahan yang direncanakan akan berhadapan dengan realitas sistem pemerintahan presidensial yang telah bercita rasa parlementer," ujarnya.

Terkait dengan koordinasi, kata Ahmad Basarah, saat ini proses pembuatan skema koordinasi antara pemerintah dan Koalisi Indonesia Hebat sedang disusun.

Ahmad Basarah berharap Presiden dan Kabinet Kerja membuktikan bisa membuat kebijakan pro rakyat sehingga tak ada lagi alasan Koalisi Merah Putih mengusik pemerintah.

"Jangan sampai melakukan kesalahan sekecil apapun karena hal itu akan menjadi pintu masuk bagi digunakannya hak interpelasi, hak angket, hak menyatakan pendapat atau bahkan hak untuk melakukan proses impeachment oleh DPR terhadap presiden Jokowi dan Jusuf Kalla maupun terhadap menteri-menterinya," kata Basarah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Kalau BBM Naik Jadi Meme di Media Sosial

Begini Kalau BBM Naik Jadi Meme di Media Sosial

News | Selasa, 18 November 2014 | 12:12 WIB

Terkini

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

OJK Satukan Regulasi Sektor Keuangan Syariah, Perbankan hingga Fintech

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:42 WIB

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Shin Tae-yong Absen Karena Sakit Hadapi PSMS, Persija Incar Kemenangan Perdana di League Cup

Bola | Senin, 02 November 2026 | 23:25 WIB

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Puluhan UMKM Pulo Panjang Dapat Bantuan Peningkatan Produksi dan Pemasaran

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

QRIS Error, Nasabah MNC Bank Panik Tarik Tunai Dibatasi Maksimal Rp2 Juta

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 23:08 WIB

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Anggota DPRD Kota Serang Jadi Tersangka Kasus Dugaan Pencabulan, Korban Mengaku Dua Kali Dilecehkan

Banten | Senin, 02 November 2026 | 23:05 WIB

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Dosen Unsri Kembangkan Laboratorium Hidup Biomassa Sebagai Sumber Ekonomi Desa Ganesha Mukti

Sumsel | Senin, 02 November 2026 | 23:02 WIB

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Kapolres Bogor Bantah Pelaku Pembunuhan Bobotoh Suporter Persikabo: Bukan Suporter Klub Mana Pun

Jabar | Senin, 02 November 2026 | 22:57 WIB

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Aturan Baru Batas Penghasilan Tidak Kena Pajak Meluncur 2027?

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 22:52 WIB

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

KPK Sita Rp106,3 Miliar di Kasus ATR/BPN, Kuasa Hukum Summarecon Buka Suara

Bogor | Senin, 02 November 2026 | 22:49 WIB

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Kapolda Banten Larang Polisi dan Tamu Ngevape di Kantor Kepolisian, Pelanggar Terancam Sanksi

Banten | Senin, 02 November 2026 | 22:39 WIB

×