Kritik Busana Putri Obama, Perempuan Ini Dicemooh

Ruben Setiawan Suara.Com
Senin, 01 Desember 2014 | 15:43 WIB
Kritik Busana Putri Obama, Perempuan Ini Dicemooh
Sasha (kiri) dan Malia Obama dalam acara Thanksgiving di Gedung Putih. (Reuters/Gary Cameron)

Seorang direktur komunikasi Partai Republik meminta maaf setelah membuat status Facebook mengomentari gaya berbusana dan sikap dua putri Presiden Barack Obama, Malia dan Sasha, dalam sebuah perayaan Thanksgiving di Gedung Putih.

Nekat, mungkin itulah kata-kata paling tepat untuk menggambarkan tingkah direktur komunikasi Partai Republik, Elizabeth Lauten. Lewat Facebook, Lauten melontarkan komentar miring soal penampilan Malia (16) dan Sasha (13) dalam acara tahunan itu.

Di laman Facebooknya, Lauten memulai dengan mengomentari sikap mereka yang kurang dewasa. Tak hanya itu, Lauten juga mengkritik cara orang tua mereka mengasuh keduanya. Di bagian terakhir statusnya, Lauten mengatakan, Malia dan Sasha berpakaian seolah hendak pergi ke bar. Lauten, yang adalah juru bicara anggota kongres dari Partai Republik, Stephen Fincher, meminta kedua putri orang nomor satu di AS itu untuk menunjukkan "sedikit gaya yang berkelas dan menghargai kedudukan mereka".

"Sasha dan Malia, saya mengerti kalian berdua tengah melewati masa remaja, namun kalian adalah bagian dari keluarga Presiden - usahakanlah untuk menunjukkan sedikit kelas," kata Lauten.

"Dan lagi, ayah dan ibumu tidak menunjukkan penghargaan terhadap posisi mereka, atau bangsa terkait hal ini, jadi saya menduga kalian dibesarkan hanya dengan sedikit contoh yang baik

Saat ini, status Lauten sudah dihapus, namun terlanjur beredar di dunia maya dan menuai beragam reaksi, baik di Twitter maupun di media sosial lainnya. Salah seorang pengguna Twitter, Maria Lia Calvo, menulis, "Anda bisa saja menentang kebijakan Presiden Amerika Serikat, namun anak-anaknya tidak bisa dilibatkan dalam urusan itu. Selalu".

Banyak yang menyerukan agar Lauten, yang pernah menjadi direktur media Komite Nasional Partai Republik itu, dipecat. Padahal, Lauten sudah menghapus status tersebut dan membuat permintaan maaf.

"Setelah berjam-jam berdoa, berbicara dengan orang tua saya dan membaca kembali kata-kata saya di dunia maya, saya dapat melihat lebih jelas bagaimana menyakitkannya perkataan saya," kata Lauten.

"Saya ingin meminta maaf kepada semua yang merasa terluka dan tersinggung dengan kata-kata saya, dan saya berjanji untuk belajar dan bertambah dewasa (dan saya yakinkan Anda, saya sudah) dari pengalaman ini," tulisnya lagi. (Telegraph)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

REKOMENDASI

TERKINI