Susui Anak, Ibu Ini 'Digigit' ISIS

Madinah | Suara.com

Selasa, 30 Desember 2014 | 12:18 WIB
Susui Anak, Ibu Ini 'Digigit' ISIS
Ilustrasi: ISIS. (Shutterstock)

Suara.com - Brigade Al Khansa- pasukan tempur perempuan ISIS, menghukum seorang ibu hanya karena menyusui anaknya di depan publik. Perempuan malang itu disiksa dengan hukuman besi bergigi tajam.

Al Khansa menggunakan alat penyiksaan mengerikan yang mereka sebut 'pengigit' itu untuk menegakkan hukum syariah di ibukota Raqqa. Alat penyiksaan itu terbuat dari besi yang memiliki dua gerigi tajam di setiap sisi yang dijepitkan di tubuh si ibu.

Menurut saksi mata, pasukan Al Khansa menangkap perempuan malang itu saat sedang menyusui anaknya di sebuah terminal bus di Suriah.

Sebelumnya, ISIS menangkap seorang perempuan berumur 24 tahun yang sedang berbelanja di pasar. Dia dihukum lantaran jilbab yang dipakai dianggap tak sesuai syariah dan tembus pandang ke pakaiannya.

"Saya dibawa ke ruang penyiksaan dan mereka menyuruh saya memilih hukuman apa yang pantas, apakah dicambuk atau dengan 'penggigit'. Saya takut dicambuk, makanya saya pilih disiksa dengan 'penggigit'," kata si perempuan.

Menurut catatan media setempat, setidaknya ISIS telah melakukan pembunuhan keji terhadap warga sipil sepanjang 3 bulan terakhir. Sejak dideklarasikan Juni lalu, ISIS merenggut 1.880 nyawa. Terakhir, mereka mengeksekusi 1.177 warga, termasuk delapan perempuan dan dua anak-anak. (Mirror)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

JK Dukung TNI Tumpas ISIS

JK Dukung TNI Tumpas ISIS

News | Selasa, 30 Desember 2014 | 03:23 WIB

AS Lancarkan 12 Serangan ke Jantung Pertahanan ISIS

AS Lancarkan 12 Serangan ke Jantung Pertahanan ISIS

News | Minggu, 28 Desember 2014 | 02:30 WIB

Terkini

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

Bantah Ramal Indonesia Bakal Chaos, JK: Itu Said Didu, Bukan Saya

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:35 WIB

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

Catat! Ini 7 Rumah Sakit di Jawa Tengah yang Layani Visum Gratis bagi Korban Kekerasan

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:31 WIB

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

Selat Hormuz Ditutup Lagi, Trump Sentil Iran, Mojtaba Khamenei Balas Menohok

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:27 WIB

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

Megawati Ungkap Bahaya Pangkalan Militer Asing, Serukan Dasa Sila Bandung

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:19 WIB

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

PBB Dinilai Tak Relevan, Megawati Desak Reformasi Total: Hapus Veto, Pakai Pancasila

News | Minggu, 19 April 2026 | 10:07 WIB

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

Sebut Tuntutan Kasus LNG Tidak Utuh, Nandang Sutisna: Kerugian Parsial Jangan Dipaksakan Jadi Pidana

News | Minggu, 19 April 2026 | 08:04 WIB

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB