Bara JP Ingatkan Jokowi Pernah Kampanye Antikorupsi di Pilpres

Siswanto

Kamis, 15 Januari 2015 | 14:21 WIB
Bara JP Ingatkan Jokowi Pernah Kampanye Antikorupsi di Pilpres
Presiden Joko Widodo [Setpres/Cahyo]

Suara.com - Salah satu Ketua DPP Barisan Relawan Jokowi Presiden atau dikenal sebagai Bara JP, Syafti Hidayat, meminta Presiden Joko Widodo cermat sebelum memutuskan untuk melantik Komisaris Jenderal Budi Gunawan menjadi Kapolri menggantikan Jenderal Sutarman.

"Presiden harus jernih melihat kasus ini, apakah tindakannya nanti berlawanan dengan kampanye di Pemilu 2014 kemarin atau tidak," kata Syafti kepada suara.com, Kamis (15/1/2015).

Syafti mengingatkan salah satu poin dalam kampanye Jokowi di Pemilu Presiden 2014 ialah akan memberantas korupsi di Indonesia.

Setelah sidang paripurna DPR, hari ini, mengesahkan Budi menjadi Kapolri, kata Syafti, sekarang bola ada di tangan Presiden Jokowi. Dengan kata lain, Jokowi bisa tetap melantik atau mengganti Budi dengan calon lain.

Tetapi, Syafti juga mengatakan bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi adalah lembaga penegak hukum yang sangat concern memberantas korupsi.

"Artinya KPK harus dihormati sikapnya, jangan sampai nanti Presiden dianggap dalam tanda kutip membela korupsi," katanya.

Bara JP minta Presiden bijaksana dalam memutuskan Kapolri yang baru, karena Polri merupakan pilar penegak hukum.

"Artinya, kita tidak mungkin membersihkan lantai dengan sapu yang kotor. Agar lantai bersih, tentunya harus disapu dengan sapu yang bersih," kata Syafti.

Diberitakan sebelumnya, KPK menetapkan Budi menjadi tersangka dengan dugaan suap dan gratifikasi atas transaksi mencurigakan di rekeningnya. Budi tak lain adalah calon tunggal Kapolri yang dipilih oleh Presiden Joko Widodo. Budi sudah lama masuk radar KPK dan kasusnya sudah diselidiki sejak Juli 2014.

Budi dijerat dengan Pasal 12 huruf a atau b, Pasal 5 ayat 2, dan Pasal 11 atau 12 B Undang-Undang Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.

KPK juga telah mencegah Budi dan anaknya bepergian ke luar negeri agar yang bersangkutan tidak sedang berada di luar negeri ketika akan diperiksa penyidik.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Angkat Budi Jadi Kapolri, DPR Disebut Tak Punya Nyali Antikorupsi

Angkat Budi Jadi Kapolri, DPR Disebut Tak Punya Nyali Antikorupsi

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 13:51 WIB

Demokrat: Untuk Pertama Kali, Tersangka Diangkat Jadi Kapolri

Demokrat: Untuk Pertama Kali, Tersangka Diangkat Jadi Kapolri

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 13:41 WIB

DPR Setujui Budi Gunawan Jadi Kapolri

DPR Setujui Budi Gunawan Jadi Kapolri

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 13:07 WIB

Ini Hotel Milik Budi Gunawan di Kawasan Gadog

Ini Hotel Milik Budi Gunawan di Kawasan Gadog

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 12:28 WIB

Ada Beda Pandangan Soal Nasib Budi, Paripurna Diskors

Ada Beda Pandangan Soal Nasib Budi, Paripurna Diskors

News | Kamis, 15 Januari 2015 | 12:27 WIB

Terkini

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

Masuk Kabinet dan Wantimpres, Golkar Segera Surati KPU Terkait PAW Sarmuji dan Bamsoet

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:54 WIB

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Pajak E-commerce Resmi Berlaku usai Sempat Ditunda Purbaya, Seller Shopee dkk Kena Pungutan PPh 22

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

Ngaku Takut Bertemu Menteri PPPA, Pratikno Ungkap Isu Paling Berat Selama Menjabat Menko PMK

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

Prabowo Terima Kunjungan Presiden FIFA di Istana Merdeka, Apa Saja yang Dibahas?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:53 WIB

5 Eyeshadow Nude di Bawah 50 Ribu, Cocok Buat Daily Makeup Fresh & Natural!

5 Eyeshadow Nude di Bawah 50 Ribu, Cocok Buat Daily Makeup Fresh & Natural!

Your Say | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:50 WIB

Harga Cabai Kian Pedas Tembus Rp100 Ribu/Kg, Inflasi Sumut Terancam Kembali Naik

Harga Cabai Kian Pedas Tembus Rp100 Ribu/Kg, Inflasi Sumut Terancam Kembali Naik

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Imipas Bantah Ada Kolam Renang di Lapas Cibinong: Itu Tempat Pembuangan Kotoran Sapi

Imipas Bantah Ada Kolam Renang di Lapas Cibinong: Itu Tempat Pembuangan Kotoran Sapi

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:47 WIB

Refly Harun Sentil Saksi yang Sebut Sidang MK Ilegal: Kalau Begitu, Ngapain Datang?

Refly Harun Sentil Saksi yang Sebut Sidang MK Ilegal: Kalau Begitu, Ngapain Datang?

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:45 WIB

Polisi Ringkus Pencuri Komponen Tower di Medan

Polisi Ringkus Pencuri Komponen Tower di Medan

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:43 WIB

RUU Satu Data Indonesia Siap Disahkan Besok di Paripurna, Ini Poin-Poin Pentingnya

RUU Satu Data Indonesia Siap Disahkan Besok di Paripurna, Ini Poin-Poin Pentingnya

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:43 WIB

×