TNI Turun Tangan Kalau KPK 'Diserang' Polisi

Doddy Rosadi | Suara.com

Selasa, 03 Februari 2015 | 20:44 WIB
TNI Turun Tangan Kalau KPK 'Diserang' Polisi
Panglima TNI Moeldoko. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Tentara Nasional Indonesia tidak akan melibatkan diri dalam konflik antara dua instansi penegak hukum yaitu Komisi Pemberantasan Korupsi dengan Kepolisian Indonesia.

Juru bicara TNI Fuad Basya mengatakan, konflik yang terjadi antara KPK dengan Polri adalah masalah hukum.

Kata dia, TNI tidak akan pernah terlibat dalam kasus hukum dan juga politik. Kata dia, kasus yang menimpa KPK dan Polri terlalu kecil bagi TNI untuk harus turun tangan.

“TNI itu baru akan terlibat apabila konflik yang terjadi sudah berdampak kepada tiga hal yaitu kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan juga keselamatan bangsa. Apabila KPK ‘diserang’ maka baru kami akan turun tangan karena itu kan sudah termasuk mengganggu keselamatan bangsa,” kata Fuad ketika dihubungi suara.com melalui sambungan telepon, Selasa (3/2/2015).

Fuad menegaskan, selama konflik KPK dan Polri masih di wilayah hukum maka tidak ada kepentingan TNI untuk campur tangan.

Beberapa waktu lalu, Ketua KPK Abraham Samad mengaku telah menelepon Panglima TNI Jenderal Moeldoko untuk meminta bantuan pengamanan. Permohonan itu dilakukan ketika polisi menahan Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto. Selain itu, sempat beredar informasi yang menyebutkan polisi akan menggeledah ruang kerja BW.

Konflik antara KPK dengan Polri berawal ketika calon Kapolri Budi Gunawan ditetapkan sebagai tersangka kasus suap. Tidak lama kemudian, giliran polisi yang menangkap Wakil Ketua KPK Bambang Widojojanto dengan tudingan memaksa saksi memberikan keterangan palsu dalam sidang di Mahkamah Konstitusi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Oegroseno: Pencalonan Budi Gunawan Jadi Kapolri Melenceng

Oegroseno: Pencalonan Budi Gunawan Jadi Kapolri Melenceng

News | Selasa, 03 Februari 2015 | 18:32 WIB

Terkini

Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026

Gercep Respons Bencana Alam, Bupati Halmahera Utara Piet Hein Babua Diganjar KWP Awards 2026

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:39 WIB

Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu

Bareskrim Sita 23 Ton Pangan Ilegal di Pontianak, Pemasok Utama Diburu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:30 WIB

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

Jejak Kelam Syekh Ahmad Al Misry, Pendakwah Ternama Diduga Lecehkan Santri Laki-laki

News | Jum'at, 17 April 2026 | 21:02 WIB

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

KPK Soroti Mahalnya Biaya Politik, Ajukan Lima Rekomendasi Perbaikan Pemilu

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:56 WIB

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

8 Orang Tewas dalam Tragedi Helikopter Jatuh di Sekadau, KNKT Dalami Penyebab Kecelakaan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:48 WIB

DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'

DPR: Napi Korupsi Ngopi di Kafe, 'Mustahil Tanpa Kerja Sama Petugas!'

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:45 WIB

Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar

Negara Rugi Bandar Akibat Rokok Ilegal, Ekonom: Penegakan Hukum Tak Bisa Ditawar

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:42 WIB

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

Bulog Pastikan Harga Minyakita Stabil dan Stok Berlimpah

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:37 WIB

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

Selat Hormuz Memanas, Indonesia Amankan Kedaulatan Pangan Lewat Kemandirian Produksi Pupuk

News | Jum'at, 17 April 2026 | 20:34 WIB

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

Pupuk Indonesia Dukung Kejurnas Angkat Besi Senior 2026 di Bandung, Dorong Pembinaan Berkelanjutan

News | Jum'at, 17 April 2026 | 19:56 WIB