Christoper Rungkat dan Perjuangan Menembus Peringkat 100 Dunia

Angelina Donna

Minggu, 08 Maret 2015 | 08:10 WIB
Christoper Rungkat dan Perjuangan Menembus Peringkat 100 Dunia
Christopher Rungkat mengembalikan bola pada pertandingan pertama nomor tunggal babak pertama kualifikasi Piala Davis Grup II Zona Asia/Oceania di Jakabaring, Palembang, Jumat (6/3). [ANTARA/Widodo S. Jusuf]

Suara.com - Pertandingan baru usai satu jam lalu, tetapi Christopher Rungkat sudah kembali ke lapangan untuk memberikan dukungan kepada rekannya Sunu Wahyu Trijadi yang bermain di nomor tunggal kedua Piala Davis di Palembang, Jumat (7/3/2015).

Gurat kelelahan sama sekali tidak terpancar dari wajah petenis peringkat pertama Indonesia dan 582 Asosiasi Tenis Profesional (ATP) meskipun harus bertanding dalam waktu 2 jam 10 menit untuk menyudahi petenis Iran Shahin Khaledan dengan tiga set langsung.

"Jika ditanya apakah lelah, jelas karena ini adalah pertandingan. Ada tekanan tersendiri yang sangat berbeda dibandingkan latihan. Akan tetapi, dalam setahun terakhir, saya sudah fokus pada latihan daya tahan," kata Christopher yang dijumpai di pinggir lapangan utama Stadion Tenis Bukit Asam, Kompleks Olahraga Jakabaring, Palembang.

Pascapulih dari cedera pinggang yang membekap selama delapan bulan pada pertengahan 2014, Christo--sapaan akrabnya--sudah membulatkan tekad untuk berkutat kembali di jalur profesional yang telah dipilih sejak 2009.

Kini, Christo telah memperbaiki peringkat ATP-nya menjadi 582 dunia setelah sempat terlempar ke posisi 10.000 dunia akibat cedera.

"Sebelum cedera, saya masuk 240 dunia. Akan tetapi, karena cedera, jadi terlempar ke peringkat 10.000 dunia. Target saya, akhir tahun sudah masuk 250 dunia karena sebelum Asian Games 2018 berharap sudah masuk 100 dunia," ujar petenis kelahiran Jakarta, 14 Januari 1990 ini.

Tidak Mudah Menurut petenis 25 tahun ini, menembus persaingan tenis profesional bukan perkara mudah saat ini. Seiring dengan kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang olahraga, sejatinya seorang atlet tidak lagi dinilai sebatas bakat, tetapi secara keseluruhan.

Seorang atlet profesional, bukan hanya dituntut piawai di lapangan, melainkan juga pandai dalam mengelola kehidupan di dunia nyata agar bisa berkarier hingga di atas usia 30 tahun, mencapai performa terbaik sesuai dengan target, serta memiliki jaminan finansial yang cukup setelah memutuskan pensiun.

Di sisi lain, menurut Christo, dirinya tidak bisa menutup mata atas ketertinggalan Indonesia di bidang iptek olahraga itu, kekurangan finansial, hingga minimnya kompetisi nasional yang berkualitas.

"Dahulu, ketika tahun 80-an, seorang petenis bisa hanya bermodalkan bakat, kemampuan teknik, dan fisik yang kuat untuk menebus persaingan dunia. Kini, cara seperti itu tidak bisa dipakai lagi karena tenis sudah masuk era modern, semua petenis berjuang untuk melipatgandakan keunggulan melalui ilmu pengetahuan," kata Christo.

Seorang atlet profesional yang ingin menembus ketatnya persaingan dunia, menurut dia, harus pula didukung suatu manajemen agar beragam persoalan yang pasti ditemui, seperti cedera dan biaya, dapat dicarikan jalan keluarnya.

Christo mengambarkan seorang atlet profesional sepatutnya memiliki pelatih pribadi, manajer yang mengelola jadwal selama satu periode tertentu, staf kesehatan, hingga tim pemasaran untuk berhubungan dengan sponsor terkait dengan pendanaan.

"Iya, untuk peringkat 500 ke bawah, seorang atlet bisa bekerja sendiri. Akan tetapi, jika sudah menargetkan peringkat 100 dunia atau masuk 50 besar dunia, mau tidak mau harus didukung oleh kompenen lain kalau ingin tetap melaju," kata peraih dua emas SEA Games 2011 ini.

Menurut dia, kenyataan inilah yang terkadang membuat galau di tengah komitmen penuh bergelut pada dunia profesional sejak enam tahun lalu.

Ia mengaku pada awal kariernya sangat gamang, apalagi mendapati kenyataan betapa ketatnya persaingan di level Asia saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Satu Poin Lagi Tim Davis Indonesia Singkirkan Iran

Satu Poin Lagi Tim Davis Indonesia Singkirkan Iran

News | Jum'at, 06 Maret 2015 | 17:56 WIB

Tim Piala Davis Indonesia Yakin Bisa Libas  Iran

Tim Piala Davis Indonesia Yakin Bisa Libas Iran

News | Kamis, 05 Maret 2015 | 19:45 WIB

Kalahkan Sirriani, Aditya Tantang Christo di Final

Kalahkan Sirriani, Aditya Tantang Christo di Final

News | Sabtu, 29 November 2014 | 18:19 WIB

Terkini

Perang Arab Saudi, Pecahan Rudal Houthi Ditemukan Dekat Masjidil Haram

Perang Arab Saudi, Pecahan Rudal Houthi Ditemukan Dekat Masjidil Haram

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:37 WIB

Kenaikan Biaya Hidup Bikin Tabungan Masyarakat Menipis, Saldo Rata-Rata Cuma Rp 1,67 Juta

Kenaikan Biaya Hidup Bikin Tabungan Masyarakat Menipis, Saldo Rata-Rata Cuma Rp 1,67 Juta

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:35 WIB

Review Novel Cinta Lama Karya Puthut EA: Tak Semua Kenangan Ingin Kembali

Review Novel Cinta Lama Karya Puthut EA: Tak Semua Kenangan Ingin Kembali

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:30 WIB

2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50

2 Tahun Gerak Nyata, Prabowo Wujudkan Kemandirian Energi Lewat B50

Jawa Tengah | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:26 WIB

Bagaimana Cara Menghilangkan Bintik Hitam pada Mukena? Ini 5 Bahan Sederhana yang Ampuh

Bagaimana Cara Menghilangkan Bintik Hitam pada Mukena? Ini 5 Bahan Sederhana yang Ampuh

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:21 WIB

4 Tone Up Sunscreen Hyaluronic Acid, Bikin Cerah Seketika Bebas Dehidrasi

4 Tone Up Sunscreen Hyaluronic Acid, Bikin Cerah Seketika Bebas Dehidrasi

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:15 WIB

Bukan Kopdes, Suahasil Minta Gaji PNS hingga Dana Pensiun Langsung Disalurkan ke Rekening

Bukan Kopdes, Suahasil Minta Gaji PNS hingga Dana Pensiun Langsung Disalurkan ke Rekening

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:14 WIB

Kabar Buruk dari Italia, Jay Idzes Kabarnya Masih Absen Bela Timnas Indonesia pada November

Kabar Buruk dari Italia, Jay Idzes Kabarnya Masih Absen Bela Timnas Indonesia pada November

Bola | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 Apakah Sekolah Libur? Begini Ketentuan Resminya

Hari Sumpah Pemuda 28 Oktober 2026 Apakah Sekolah Libur? Begini Ketentuan Resminya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:12 WIB

Pengobatan Kanker Bukan Perjalanan Singkat, Pentingnya Layanan yang Terintegrasi

Pengobatan Kanker Bukan Perjalanan Singkat, Pentingnya Layanan yang Terintegrasi

Health | Minggu, 25 Oktober 2026 | 13:09 WIB

×