Terpidana Mati Silvester Curhat ke Farhat Abbas di Nusakambangan

Siswanto

Selasa, 10 Maret 2015 | 08:01 WIB
Terpidana Mati Silvester Curhat ke Farhat Abbas di Nusakambangan
Farhat Abbas dan Regina di Nusakambangan. (dok. pribadi)

Suara.com - Wajah terpidana mati Silvester Obiekwe Nwaolise alias Mustofa terlihat sumringah di ruang konsultasi Lembaga Pemasyarakatan Pulau Nusakambangan, Cilacap, Jawa Tengah, siang itu. Silvester merupakan salah satu terpidana yang saat ini sedang menunggu regu tembak melaksanakan eksekusi.

Senin (9/3/2015) kemarin, warga Nigeria yang ditangkap pada tahun 2003 itu dikunjungi anak dan istri serta mertua. Mereka datang untuk menguatkan Silvester.

Pemandangan itu diceritakan oleh salah satu pengacara Silvester,  Farhat Abbas, yang ketika itu juga ikut mendampingi keluarga.

Satu hal yang masih Farhat ingat, kliennya sampai sekarang masih tidak mengerti kenapa bisa dipanggil Mustofa.

"Dia cerita bahwa namanya Silvester. Dia tidak tahu apapun kenapa sampai dipanggil Mustafa.  Mungkin ada bandar lain bernama Mustofa," kata Farhat kepada suara.com.

Dalam pertemuan itu, Silvester mengungkapkan bahwa ia sangat berharap pemerintah mempertimbangkan lagi pelaksanaan hukuman mati.

"Dia kan masih punya anak kecil. Dia perannya kurir. Namanya kurir, kan, itu alasan ekonomi," kata Farhat.

 Selama ini, kata Farhat, Silvester sudah pasrah menjalani hukuman lebih dari sepuluh tahun.  Itu sebabnya, Silvester minta dibebaskan dari hukuman mati.

Farhat mengatakan Silvester sangat mempercayakan kasusnya ditangani Farhat. Terpidana ini berharap betul agar Farhat mampu menyelamatkan hidupnya.

"Dia minta tolong. Dia lebih percaya dengan saya. Kan, dia sudah cabut kuasa hukum yang lama," kata Farhat.

Farhat juga menangkap kliennya sangat bahagia mendapat kunjungan pengacara.

"Mereka senang, hanya saya yang perjuangkan untuk kehidupan mereka," ujar Farhat.

Di Nusakambangan, kata Farhat, juga ada napi yang kini menjadi pendeta dan mereka sangat menghargai upaya pengacara untuk memberikan bantuan hukum.

"Mereka menghormati perjuangan kita untuk memberikan bantuan," kata Farhat.

 Menurut Farhat, di Nusakambangan, Silvester benar-benar terisolasi. Itu sebabnya, Farhat heran kalau ada yang mengatakan terpidana masih bisa mengendalikan kejahatan dari Nusakambangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

PTUN Tolak Gugatan, Pengacara Terpidana Mati Raheem Protes

PTUN Tolak Gugatan, Pengacara Terpidana Mati Raheem Protes

News | Senin, 09 Maret 2015 | 16:57 WIB

Disebut Bela Duo "Bali Nine", Putra Sulung Jokowi Marah

Disebut Bela Duo "Bali Nine", Putra Sulung Jokowi Marah

News | Senin, 09 Maret 2015 | 15:43 WIB

Farhat Abbas Perjuangkan Penundaan Eksekusi Mati Silvester

Farhat Abbas Perjuangkan Penundaan Eksekusi Mati Silvester

News | Senin, 09 Maret 2015 | 13:00 WIB

Temui Terpidana Mati, Farhat Abbas: DPR Jangan Cuma Diam Saja

Temui Terpidana Mati, Farhat Abbas: DPR Jangan Cuma Diam Saja

Entertainment | Senin, 09 Maret 2015 | 12:41 WIB

Terkini

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

Wacana Capres Wajib Didukungan 2 Fraksi Langgar Konstitusi, Siap-siap Digugat Jika Dipaksakan!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:22 WIB

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai dan Daging Sapi Kompak Naik, Beras Cenderung Stabil

Bisnis | Senin, 21 September 2026 | 10:20 WIB

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Cara Hapus Jejak Data KTP yang Terindikasi Judol dan Pinjol

Lifestyle | Senin, 21 September 2026 | 10:18 WIB

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

BRIZZI ARKIV Hadir di Blok M Hub, Saatnya Bawa Pulang Karya Lokal!

Sumsel | Senin, 21 September 2026 | 10:15 WIB

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Serunya Berburu Karya Lokal di BRIZZI ARKIV Blok M Hub

Sumbar | Senin, 21 September 2026 | 10:13 WIB

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Jelajahi Karya Lokal di BRIZZI ARKIV, Ada di Blok M Hub!

Riau | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Gendong KTM jadi Juara di Kampung Halaman

Your Say | Senin, 21 September 2026 | 10:10 WIB

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

Makan Chicken Katsu Sambil Ejek Korban Keracunan MBG, Pengawas SPPG di Bantul Langsung Dipecat!

News | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Bawa Pulang Karya Lokal! Serunya Petualangan BRIZZI ARKIV di Blok M Hub

Sumut | Senin, 21 September 2026 | 10:08 WIB

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...

News | Senin, 21 September 2026 | 10:06 WIB

×