Pakai Anggaran Rp72,9 Triliun, Ahok: Sudah Kelebihan Duit Malah

Arsito Hidayatullah, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 26 Maret 2015 | 10:20 WIB
Pakai Anggaran Rp72,9 Triliun, Ahok: Sudah Kelebihan Duit Malah
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), saat di Pintu Air Karet, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Sabtu (21/3/2015). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - DPRD DKI Jakarta telah memutuskan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI kembali menggunakan APBD 2014 melalui Peraturan Gubernur (Pergub) dengan pagu anggaran Rp72,9 triliun.

Terkait hal itu, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) tak terlihat khawatir sedikit pun, termasuk di tengah polemik antara dirinya dengan DPRD yang hingga kini masih terus berjalan. Bahkan juga soal anggaran yang bisa digunakan Pemprov kini lebih kecil dibandingkan APBD 2015 yang total senilai Rp73,08 triliun, Ahok tak tampak khawatir.

Lantas, bagaimana cara Pemprov DKI Jakarta mengurangi anggaran agar dapat menjalankan seluruh program dan layanan kepada masyarakat, meski harus kembali menggunakan APBD tahun sebelumnya? Ahok pun menjawabnya dengan ringan dan sederhana.

"Gampang itu. Tinggal kita potong-potong pemeliharaan, ATK (alat tulis kantor), termasuk dinas (ke) luar negeri segala macam, kita udah dapet Rp1,2 triliun. Kelebihan duit malahan," ujar Ahok, saat di Balai Kota DKI, Jakarta, Kamis (26/3/2015).

Mantan Bupati Belitung Timur itu bahkan menegaskan, dengan adanya polemik APBD di DKI, maka justru anggaran yang akan dikeluarkan bakal lebih efisien. Dia pun menuding bahwa sebelumnya sudah banyak permainan anggaran yang dilakukan oleh satuan kerja perangkat daerah (SKPD).

"Nambah. Saya bilangin, itu nambah duit. Karena apa? Karena di SKPD itu juga ada oknum SKPD main nyolong. Contoh, rehab gedung. Gimana cara oknum SKPD nyuri rehab gedung? Main dengan konsultan mungkin, ya," kata Ahok.

"Gimana cara nyolongnya? Jumlah hari kerja orang swasta seminggu, dia bikinnya 3 bulan. Swasta kerja 10 orang, dia laporin 60 orang. Itu nyolongnya begitu. Terus alat yang dipakai batu swasta, lima kubik dia (bilang) tujuh. Nyolong. Saya tau kok. Makanya proyek-proyek pemerintah itu semua mahal," tambah Ahok.

Kini, dengan sistem e-budgeting yang kerap digembor-gemborkannya agar keuangan DKI Jakarta lebih transparan, Ahok mengklaim akan jadi salah satu kesempatan untuk menyisir siapa saja para oknum di DKI yang bermain.

"Nah, makanya ini kesempatan kita sisir. Kalau kemarin, kita susah sisir nih. Dan oknum SKPD juga nakal. Misal, bikin separator busway tinggal beli aja, dia pikir gak ada untung nih. Dia gak mau, (lantas) seolah-olah yang nyoret DPRD. Yang dia mau, ada untung. (Maka) Dia suruh masukin. Nah, itu yang terjadi," papar Ahok lagi.

"Begitu keluar ke sana, ke Mendagri, (ternyata) beda. Maka tahun 2015, begitu saya pake e-budgeting kan gak bisa sembarang ngisi lagi," tandas mantan politisi Golkar dan Gerindra itu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dituduh Sekongkol Dengan NasDem, Ahok: Astaghfirullah

Dituduh Sekongkol Dengan NasDem, Ahok: Astaghfirullah

News | Kamis, 26 Maret 2015 | 04:00 WIB

Anggota Nasdem Pro Ahok, Angket DPRD Jangan Diberi Panggung Lagi

Anggota Nasdem Pro Ahok, Angket DPRD Jangan Diberi Panggung Lagi

News | Rabu, 25 Maret 2015 | 17:13 WIB

Terkini

Dari Tanah Suci ke Kursi Tersangka: Melihat Kejatuhan Dadan Hindayana dalam 48 Jam

Dari Tanah Suci ke Kursi Tersangka: Melihat Kejatuhan Dadan Hindayana dalam 48 Jam

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:05 WIB

Kasus Andrie Yunus dan Siswa Medan Jadi Bukti Peradilan Militer Gagal Beri Keadilan Korban

Kasus Andrie Yunus dan Siswa Medan Jadi Bukti Peradilan Militer Gagal Beri Keadilan Korban

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 08:02 WIB

Siap Buka-bukaan! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret Nama-nama Besar di Pusaran Korupsi MBG

Siap Buka-bukaan! Sony Sanjaya Ajukan JC, Seret Nama-nama Besar di Pusaran Korupsi MBG

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:42 WIB

Isu Reshuffle Menkeu Purbaya Memanas, Mensesneg: Fokus Kita Sinergi, Bukan Ganti Orang!

Isu Reshuffle Menkeu Purbaya Memanas, Mensesneg: Fokus Kita Sinergi, Bukan Ganti Orang!

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 07:30 WIB

Ahmad Luthfi Antarkan Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri

Ahmad Luthfi Antarkan Jawa Tengah Raih Penghargaan Pengendalian Inflasi dari Kemendagri

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 06:47 WIB

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

Siap Bahas Revisi UU Pemilu, Komisi II DPR Bakal Safari Minta Masukan Partai Politik

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:41 WIB

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

AJI dan PBHI Soroti Batalyon Teritorial Pembangunan: Demokrasi Dipersempit, Pers Terancam Dibungkam

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:33 WIB

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

Istana Jadwalkan Pelantikan Pimpinan BGN Nanik S Deyang Dkk Pekan Depan

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:27 WIB

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

Prasetyo Hadi Ungkap Alasan Prabowo Pilih Nanik S Deyang Pimpin BGN

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:23 WIB

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

Roman Politik di Balik Harlah Pancasila, Kenapa Jokowi Tak Diundang?

News | Kamis, 04 Juni 2026 | 22:10 WIB