Jokowi Diminta Penuhi Janji Soal Pengakuan Hutan Adat

Ruben Setiawan Suara.Com
Senin, 13 April 2015 | 21:32 WIB
Jokowi Diminta Penuhi Janji Soal Pengakuan Hutan Adat
Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Widodo, Istri Wapres Mufidah Jusuf Kalla dan Menteri Perdagangan Rachmat Gobel membuka Inacraft 2015 di JCC, (8/4). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden Joko widodo diminta memenuhi janji Nawacita terkait pengakuan hutan adat dan pengelolaan wilayah oleh masyarakat adat atau komunitas lokal untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat dan keberlangsungan ekologi.

"Jadi ide utama kami mendorong Presiden Jokowi dan pemerintahannya memenuhi janji Nawacita dimana Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 menetapkan 12,7 juta hektar dikelola masyarakat desa dan adat," kata Koordinator Program Perkumpulan HuMa Nurul Firmansyah di Jakarta, Senin (13/4/2015).

Penetapan wilayah adat dan kelola rakyat, ujar Nurul Firmansyah, adalah mandat UUD 1945 yang terpapar dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 35/PUU-X/2012 mengenai hutan adat.

Ia menuturkan, perlindungan dan penyelamatan wilayah adat harus segera dijamin oleh hukum dengan mengalokasikan ruang kelola yang memberikan kepastian hak tenurial bagi masyarakat.

Menurut dia, kini adalah momen yang tepat untuk membuat hukum karena sudah ada landasan putusan MK Nomor 35 itu.

"Pemerintah terdahulu menghadapi hambatan di politik, belum ada cantelan hukum. Sekarang sudah ada putusan MK Nomor 35 jadi saatnya Presiden menepati janjinya," ujar dia.

Dalam mewujudkan wilayah adat dan kelola rakyat, kata dia, diperlukan sinkronisasi lintas sektor antarkementerian serta pusat dengan daerah.

Ia menuturkan, sejauh ini sejumlah pemerintah daerah telah menunjukkan keinginan untuk membentuk peraturan daerah mengenai hutan adat, tapi masih terkendala keputusan dari pusat.

Untuk itu, ia meminta Presiden Jokowi segera mewujudkan pelaksanaan hak masyarakat adat yang diatur dalam hukum melalui dukungan kementerian-kementerian terkait pada pemerintah daerah.

Nurul mengatakan keinginan Presiden melakukan pembangunan ekonomi dari pinggiran dapat diwujudkan dengan menjadikan desa, masyarakat adat, atau komunitas lokal sebagai aktor utama pembangunan nasional. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI