Dikurung Dua Hari, Mahasiswi Adi Buana Surabaya Diduga Diperas

Siswanto

Jum'at, 22 Mei 2015 | 18:23 WIB
Dikurung Dua Hari, Mahasiswi Adi Buana Surabaya Diduga Diperas
Ilustrasi Petugas Satpol PP Kota Surabaya [Antara/Suryanto]

Suara.com - Operasi yustisi yang digelar petugas Satuan Polisi Pamong Praja Kota Surabaya, Jawa Timur, pada Rabu (20/5/2015) malam, dicederai oleh oknum Satpol PP yang diduga memeras mahasiswi Universitas Adi Buana Surabaya Kristin Dwitayana.

Pada waktu itu, Kristin yang tinggal di rumah kos kawasan Ngagel tidak mampu menunjukkan Kartu Identitas Penduduk Musiman. Dia pun dibawa ke tempat penampungan Pondok Sosial Keputih.

Di Liponsos, Kristin mengaku dimintai uang sebesar Rp4 juta oleh salah satu petugas sebagai syarat untuk bebas.

Setelah peristiwa itu, warga Desa Padusan, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto, mengadu ke Oky Suryatama, rekannya yang berprofesi sebagai pengacara.

"Dalam laporannya kepada saya, Kristin mengaku tidak tahu siapa nama petugas itu. Selama dua hari di Liponsos, Kristin stres karena diintimidasi setelah berita tentang adanya permintaan uang itu tersebar," ujar Oky, Jumat (22/5/2015).

Oky menambahkan pada Kamis (21/5/2015) malam, dosen Universitas Adi Buana mendatangi Liponsos untuk meminta pembebasan Kristin. Namun, katanya, petugas tidak memenuhi permintaan tersebut dengan alasan harus ada surat dari Satpol PP.

"Warga yang terjaring razia, untuk bisa keluar dari penampungan Liponsos, cukup dijemput keluarganya dengan menunjukkan tanda bukti Kartu Keluarga tanpa harus dipungut biaya sepeser pun," katanya.

Menurut Oky, alasan Kristin dibawa ke Liponsos juga tidak beralasan karena Kristin sebenarnya sudah menunjukkan Kartu Tanda Penduduk kepada petugas.

Kristin sendiri sekarang sudah berhasil dikeluarkan dari Liponsos. Ia dijemput ayah, ibu, dan adik lelaki yang datang dari Desa Padusan.

Kepala Liponsos Keputih Erny Lutvia mengatakan keluarga Kristin datang sejak pagi dan membawa berkas-berkas untuk menjemput anaknya.

" Tidak ada pungutan untuk mengeluarkan Kristin dari Liponsos. Keluarga hanya datang dengan membawa kartu keluarga dan KTP," ujarnya.

Kristin saat ini sudah berada di kampung halaman. Ia sedang menenangkan diri setelah dua hari ditampung di Liponsos Keputih.

"Saya waktu itu panik, jadi mencari informasi. Saya dapat informasi dari orang dalam, dia bilang bisa keluar malam itu juga dengan membayar uang," kata Kristin ketika dihubungi Suara.com.

Menanggapi adanya dugaan pemerasan, Kepala Satpol PP Irvan Widianto mengatakan akan mengusut kasus tersebut.

Irvan menekankan operasi yustisi harus mengacu pada standar operasional prosedur. (Yovie Wicaksono)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di Serpong? Begini Kesaksian Jukir

Siapa Berani Pasang Banner Oligarki Bajingan di Serpong? Begini Kesaksian Jukir

News | Minggu, 01 November 2026 | 17:30 WIB

Damai di Polsek, Laporan Penyerangan Petugas Satpol PP di Bulungan Dicabut

Damai di Polsek, Laporan Penyerangan Petugas Satpol PP di Bulungan Dicabut

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:14 WIB

Biaya Pengobatan Dijamin! Kasus Satpol PP dan Pekerja Proyek di Bulungan Berakhir Damai

Biaya Pengobatan Dijamin! Kasus Satpol PP dan Pekerja Proyek di Bulungan Berakhir Damai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 17:01 WIB

Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Penganiayaan Satpol PP Saat Penertiban Parkir Liar di Jaksel

Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Penganiayaan Satpol PP Saat Penertiban Parkir Liar di Jaksel

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 07:52 WIB

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

Adu Jotos Satpol-PP dan Pekerja di Jaksel, Polisi Turun Tangan

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 06:17 WIB

Buntut Pemukulan Anggota Satpol PP di Bulungan, Pramono Tegaskan Jalur Hukum

Buntut Pemukulan Anggota Satpol PP di Bulungan, Pramono Tegaskan Jalur Hukum

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:22 WIB

Kepanasan dan Kelaparan, Pekerja Proyek Kejagung di Bulungan Diduga Terpancing saat Ditertibkan

Kepanasan dan Kelaparan, Pekerja Proyek Kejagung di Bulungan Diduga Terpancing saat Ditertibkan

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:20 WIB

Pekerja Proyek yang Keroyok Satpol PP di Bulungan Diburu Polisi!

Pekerja Proyek yang Keroyok Satpol PP di Bulungan Diburu Polisi!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:13 WIB

Buntut Bentrok Bulungan, Pengembang Proyek di Jakarta Kena Semprit Wajib Sediakan Lahan Parkir

Buntut Bentrok Bulungan, Pengembang Proyek di Jakarta Kena Semprit Wajib Sediakan Lahan Parkir

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 14:17 WIB

Pramono Murka Petugas Satpol PP Diserang di Kebayoran Baru: Jangan Kalah sama Premanisme!

Pramono Murka Petugas Satpol PP Diserang di Kebayoran Baru: Jangan Kalah sama Premanisme!

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 11:05 WIB

Terkini

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Buntut Foto Wapres Gibran Diturunkan, Kemendagri Hubungi DPRD DIY, Setwan Langsung Evaluasi

Jogja | Kamis, 05 November 2026 | 18:47 WIB

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

Angka Pengeluaran Warga Naik, Harga Pangan dan BBM jadi Sorotan

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:46 WIB

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

Mengapa Elektrifikasi Bus di Indonesia Tak Bisa Sekadar Ganti Mesin?

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Investasi RI Tembus Rp1.539 T, Hilirisasi Mineral Jadi Penopang Utama

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

MobLand Season 2: Menguak Sisi Gelap Dinasti Kriminal Keluarga Harrigan!

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Bahas Kepedihan Gen-Z! TXT Bagikan Preview Album Terbaru, Perfect Storm

Your Say | Kamis, 05 November 2026 | 18:45 WIB

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Tak Hanya Blokir Rekening, OJK Minta Bank Telusuri NIK Terindikasi Judi Online

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 18:44 WIB

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Saat Perempuan dan Difabel Dapat Ruang untuk Berkarya dan Mengembangkan Usaha

Lifestyle | Kamis, 05 November 2026 | 18:43 WIB

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

Brantas Abipraya Bersama Kementerian PU Percepat Pemulihan Infrastruktur Pascabanjir di Aceh

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:40 WIB

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

Tagih Janji di Kemensetneg, Mahasiswa Trisakti Kecewa Gagal Bertemu Pras: Hanya Omong Kosong Belaka!

News | Kamis, 05 November 2026 | 18:39 WIB

×