Dewi Motik Ajak Ortu Waspada, Jangan Sampai Ada Angeline Kedua

Siswanto, Erick Tanjung

Kamis, 11 Juni 2015 | 18:00 WIB
Dewi Motik Ajak Ortu Waspada, Jangan Sampai Ada Angeline Kedua
Polri melakukan proses identifikasi di kawasan rumah Angeline di Jalan Sedap Malam, Kota Denpasar, Bali, Kamis (11/6). (Antara)

Suara.com - Anggota Satgas Perlindungan Anak Dewi Motik Pramono mendesak pemerintah mengetatkan peraturan bagi orang tua yang ingin adopsi anak. Hal ini untuk mencegah penelantaran dan kekerasan anak. Dengan demikian, kasus yang menimpa bocah Angeline (8) di rumah ibu tiri, Jalan Sedap Malam, Denpasar, Bali, tak terjadi lagi.

"Aturan adopsi harus diperketat," kata Dewi Motik di Mabes Polri, Kamis (11/6/2015).

Dewi mengatakan anak, terutama hasil adopsi, sangat rentan menjadi korban kekerasan di lingkungan mereka, bahkan di keluarga sendiri, seperti yang dialami Angeline selama ini.

"Dengan peristiwa ini, terlihat bagaimana rentannya anak. Apalagi seorang anak angkat. Anak-anak harus diperhatikan, termasuk di lingkungan sekolah," ujarnya.
‎‎
Dewi mengajak semua orang tua waspada terhadap potensi terjadinya kekerasan terhadap anak. Anak, kata Dewi, harus dilindungi dimanapun mereka berada.

Angeline merupakan anak tiri Margaret. Angeline diadopsi dari orang tuanya yang tinggal di Banyuwangi, Jawa Timur, bernama Hamidah dan Rosidi.

Dalam kasus ini, polisi baru menetapkan seorang tersangka, yaitu Agus. Ibu tiri Angeline, Margaret, dan dua kakak tiri Angeline sampai saat ini masih diperiksa polisi.

Agus ditetapkan menjadi tersangka oleh Polresta Denpasar pada Rabu (10/06/2015) malam.

Bocah kelas 2-B di SDN 12 Kesiman, Sanur, Denpasar, sebelumnya dilaporkan orang tua angkatnya hilang pada Sabtu (16/5/2015). Bahkan, Margaret sampai memposting foto Angeline, lalu tersebar di media sosial.

Tapi ternyata, jasad Angeline ditemukan dalam kondisi terkubur di halaman belakang rumah, dekat kandang ayam.

Jenazah Margareth ditemukan dalam keadaan tertelungkup memeluk boneka barbie dan dibungkus kain sprei putih.

Dari hasil autopsi RS Sanglah, di lehernya ditemukan bekas jeratan dan banyak sekali tanda kekerasan akibat benda tumpul, bahkan sundutan rokok di tubuh bocah tersebut. Ia juga menjadi korban perbuatan asusila yang dilakukan Agus. Kekerasan yang diterima Angeline diduga sudah berlangsung lama.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ayah Kandung Angeline Bantah Terima Ratusan Juta

Ayah Kandung Angeline Bantah Terima Ratusan Juta

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 17:52 WIB

Sambil Nangis, Ortu Kandung Ingin Bawa Pulang Jenazah Angeline

Sambil Nangis, Ortu Kandung Ingin Bawa Pulang Jenazah Angeline

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 17:22 WIB

Pasek: Pembunuhan Sadis Angeline Cemarkan Bali

Pasek: Pembunuhan Sadis Angeline Cemarkan Bali

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 16:49 WIB

Kematian Angeline, Putri Indonesia: Ini Cambuk bagi Para Orangtua

Kematian Angeline, Putri Indonesia: Ini Cambuk bagi Para Orangtua

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 16:43 WIB

Menteri Yuddy Bantu Keluarga Angeline sampai Pemakaman

Menteri Yuddy Bantu Keluarga Angeline sampai Pemakaman

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 16:36 WIB

Jusuf Kalla Sedih Angeline Dibunuh Secara Kejam

Jusuf Kalla Sedih Angeline Dibunuh Secara Kejam

News | Kamis, 11 Juni 2015 | 16:32 WIB

Terkini

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

5 Cara Elegan Menghadapi Anggota Kelompok yang Pasif, Bebas Drama dan Nggak Bikin Baper!

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:45 WIB

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Bukan Sekadar Gestur, Ini Pesan Mendalam di Balik Aksi Tiga Jari Saat Unjuk Rasa

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:44 WIB

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

5 Sampo Kelapa Kaya Nutrisi untuk Rawat Keindahan Rambutmu

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:40 WIB

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Revitalisasi RSUD dan Puskesmas Jadi Bukti Pemerintah Perkuat Akses Kesehatan Masyarakat

Jabar | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:38 WIB

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Kejahatan Kosmetik di Sulawesi Utara Tertinggi Kedua Nasional

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:30 WIB

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

4 Pesona Surgawi Bhutan, Ada Proyek Pembangunan 108 Stupa dalam Sehari yang Bikin Takjub!

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:28 WIB

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Kiprah Heyzer Harsono, Sosok di Balik Samator Indo Gas dan Voli Nasional

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:26 WIB

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

10 Pelaku UMKM Difabel di Palu Terima Bantuan Modal Usaha

Sulsel | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Urutan Skincare Pasca Pico Laser agar Flek Hitam Tidak Menghitam Lagi

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:20 WIB

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 12:19 WIB

×