Donald Trump Calonkan Diri Sebagai Capres AS

Liberty Jemadu | Suara.com

Rabu, 17 Juni 2015 | 06:35 WIB
Donald Trump Calonkan Diri Sebagai Capres AS
Donald Trump saat mengumumkan pencalonan dirinya sebagai presiden AS pada Selasa (16/6) [Reuters/Brendan McDermid].

Suara.com - Taipan properti Donald Trump, pada Selasa (16/6/2015), mengumumkan akan maju dalam pemilihan presiden Amerika Serikat 2016. Ia akan ikut dalam perlombaan untuk merebut pencalonan dari Partai Republik.

"Saya akan menjadi presiden terhebat yang pernah diciptakan Tuhan," kata Trum dalam pengumuman yang digelar di gedung pencakar langit Trump Tower, Manhattan, New York, AS.

Konglomerat yang gemar tampil di televisi itu dinilai punya peluang sangat kecil untuk memenangkan nominasi dari Partai Republik. Kini sudah ada 11 politikus, termasuk salah satu anggota dinasti Bush - Jeb Bush - yang memperebutkan pencalonan dari Partai Republik.

Trump (69), pemilik sejumlah hotel dan pembawa sebuah acara reality show di AS, juga pernah digadang-gadang sebagai kandidat kuat calon presiden dari Partai Republik dalam beberapa pemilu di AS, tetapi ia urung mencalonkan diri.

Dalam pengumuman pencalonannya, Trump langsung melancarkan kritik baik terhadap sesama calon dari Partai Republik maupun terhadap pemerintah Presiden Barack Obama dari Partai Demokrat. Ia juga menyerang sejumlah negara sekutu AS, seperti Arab Saudi dan Meksiko.

Ia, misalnya, mengatakan bahwa AS kini menjadi semakin lemah di bawah pemerintahan Obama dan karenanya ia akan tampil sebagai penyelamat jika terpilih sebagai presiden./

"Musuh-musuh kita semakin kuat dari hari ke hari, sementara kita malah semakin lemah," kata Trum.

Sementara untuk menyerang Bush, ia mengeritik inisiatif Common Core, yang bertujuan untuk menetapkan standar pendidikan nasional di AS.

"Bush mendukung Common Core. Saya tak paham bagaimana dia akan bisa memenangkan nominasi. Dia lemah di sektor imigrasi. Bagaimana mungkin Anda memilih dia?" cecar Trump.

Komentar paling pedas diucapkan Trump saat mengeritik para imigran gelap dari Meksiko, yang dicapnya sebagai pengirim penjahat dan pemerkosa.

"Mereka mengirim orang-orang bermasalah (ke Amerika Serikat)," ujar dia. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jika Hillary Presiden, Bagaimana Orang Memanggil Bill Clinton?

Jika Hillary Presiden, Bagaimana Orang Memanggil Bill Clinton?

News | Kamis, 16 April 2015 | 06:38 WIB

Donald Trump Pilih Perempuan Ini Jadi Miss Universe

Donald Trump Pilih Perempuan Ini Jadi Miss Universe

Lifestyle | Rabu, 21 Januari 2015 | 08:27 WIB

Terganggu Suara Pesawat, Donald Trump Gugat Kota Palm Beach

Terganggu Suara Pesawat, Donald Trump Gugat Kota Palm Beach

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2015 | 15:25 WIB

"Dikerjain", Donald Trump Hormati Pembunuh Berantai di Twitter

"Dikerjain", Donald Trump Hormati Pembunuh Berantai di Twitter

Tekno | Selasa, 30 September 2014 | 16:46 WIB

Terkini

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

Mayoritas Daycare Belum Berizin, Menteri PPPA Soroti Minimnya Standar dan Risiko bagi Anak

News | Senin, 27 April 2026 | 11:19 WIB

Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!

Bongkar Dampak Buruk Reklamasi di Pulau Serangan, DPR Minta Penghentian Sementara Seluruh Aktivitas!

News | Senin, 27 April 2026 | 11:06 WIB

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

Murni Penembakan atau Siasat Trump? Republik Tuduh Partai Demokrat sebagai Biang Kerok

News | Senin, 27 April 2026 | 10:56 WIB

Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan

Kapal Tanker Dibajak di Somalia, 4 WNI Jadi Tawanan

News | Senin, 27 April 2026 | 10:49 WIB

Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?

Analisis: Kenapa Perang 40 Hari Justru Perkuat Posisi Iran di Mata Dunia?

News | Senin, 27 April 2026 | 10:47 WIB

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

Gerak-gerik Mencurigakan Wanita Rambut Pirang Saat Penembakan Donald Trump, Ada yang Aneh

News | Senin, 27 April 2026 | 10:44 WIB

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

Tertipu Citra Profesional, Orang Tua Ini Ungkap Horor di Balik Daycare Little Aresha

News | Senin, 27 April 2026 | 10:39 WIB

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

Dosen UGM Jadi Penasihat Daycare Little Aresha, Kampus Tegaskan: Bukan Representasi Institusi

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

Siapa Cole Tomas Allen? Guru Terbaik Diduga Pelaku Penembakan Trump, Pendukung Partai Demokrat

News | Senin, 27 April 2026 | 10:33 WIB

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

Donald Trump Buka Tangan ke China Bantu Konflik di Selat Hormuz, Tapi Tidak Berharap Banyak

News | Senin, 27 April 2026 | 10:32 WIB