Mulai H-5, Bus Masuk Jateng Dilarang Keluar di Pejagan

Siswanto | Suara.com

Senin, 06 Juli 2015 | 16:39 WIB
Mulai H-5, Bus Masuk Jateng Dilarang Keluar di Pejagan
Posko Tingkat Nasional Angkutan Lebaran Terpadu tahun 2015, di Kantor Kementerian Perhubungan, Jakarta, Kamis (2/7). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepolisian akan melarang bus dari arah barat yang akan masuk ke Jawa Tengah melintasi jalan Kanci-Pejagan, Brebes, mulai H-5 hingga H+3 Lebaran.

Direktur Lalu Lintas Polda Jawa Tengah Komisaris Besar Benyamin di Semarang, Senin (6/7/2015), mengatakan bus dari arah barat harus keluar di pintu keluar tol Kanci Cirebon.

"Bus dari barat yang akan masuk Jawa Tengah tidak boleh keluar di Pejagan," katanya.

Menurut dia, hal tersebut untuk mengantisipasi kemacetan di pintu keluar tol Pejagan saat arus mudik dan balik Lebaran.

Ia menjelaskan pintu keluar tol Pejagan rawan terjadi penumpukan kendaraan hingga mengakibatkan kemacetan.

Pada pintu keluar tol itu, lanjut dia, terdapat perlintasan sebidang kereta api yang cukup tinggi intensitas perjalanannya.

Oleh karena itu, kata dia, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, bus akan dilarang keluar di pintu tol Pejagan.

Ia menerangkan bus yang keluar melalui pintu tol Kanci bisa meneruskan perjalanan melalui jalur utama pantai utara.

"Kalau ke arah Semarang bisa langsung ke timur, kalau akan lewat Purwokerto bisa lewat Simpang Maya terus ke Slawi," katanya.

Sebelumnya, untuk mengurai kepadatan lalu lintas di pintu masuk Jawa Tengah di sisi barat tersebut, kepolisian akan mengoptimalkan penggunaan jalan tol ruas Pejagan-Pemalang di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, untuk mengurangi kepadatan lalu lintas di kawasan Pantai Utara Jawa saat arus mudik dan balik Lebaran 2015.

"Tol darurat sebelum masuk Tegal akan dibuka," kata Benyamin.

Menurut dia, kendaraan kecil dari arah barat akan dialihkan masuk ke tol sepanjang 20 kilometer yang belum selesai pengerjaannya itu.

Pada saat arus mudik, lanjut dia, ruas tol darurat itu akan difungsikan satu arah dari barat. "Demikian sebaliknya saat arus balik," tambahnya.

Bagi pengguna kendaraan bermotor yang melalui tol darurat tersebut diimbau untuk berhati-hati mengingat kondisi jalan yang berdebu. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jalan Sempit, Pemudik Harus Hati-hati Jelang Masuk Kota Bengkulu

Jalan Sempit, Pemudik Harus Hati-hati Jelang Masuk Kota Bengkulu

| Minggu, 05 Juli 2015 | 01:55 WIB

Tol Cipali 'Idola' Baru Para Pemudik

Tol Cipali 'Idola' Baru Para Pemudik

| Kamis, 02 Juli 2015 | 03:49 WIB

Google Maps Sediakan Peta Kemacetan Real Time untuk Pemudik

Google Maps Sediakan Peta Kemacetan Real Time untuk Pemudik

Tekno | Rabu, 01 Juli 2015 | 12:32 WIB

Jelang Mudik, Polisi Sisir Jalur Rel KA Solo-Surabaya

Jelang Mudik, Polisi Sisir Jalur Rel KA Solo-Surabaya

| Rabu, 01 Juli 2015 | 11:48 WIB

15 Tips Mudik Aman, Sehat dan Selamat ala Menkes

15 Tips Mudik Aman, Sehat dan Selamat ala Menkes

| Rabu, 01 Juli 2015 | 06:44 WIB

Terkini

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

Tanda-tanda Damai Perang AS - Iran Sudah Terlihat, China Minta DK PBB Tagih Kepastian

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:30 WIB

Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

Bukan Uang Pribadi, MUI Sarankan Dana Kurban 1.098 Sapi Prabowo Diaudit

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:21 WIB

Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke

Banyak Masyarakat Masih Mampu Berkurban, Golkar Sebut Ekonomi Indonesia Masih Oke

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:15 WIB

Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor

Bahlil Sumbang Hewan Kurban ke Seluruh DPD Golkar, Totalnya Lebih dari 40 Ekor

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:05 WIB

Bukan di Kelas, Puluhan Anak PAUD Tangerang 'Geruduk' Aviary Park Demi Belajar Literasi

Bukan di Kelas, Puluhan Anak PAUD Tangerang 'Geruduk' Aviary Park Demi Belajar Literasi

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:01 WIB

Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha

Puan Maharani Kurban Sapi Limousin 1 Ton, Singgung Soal Keadilan Sosial di Idul Adha

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:52 WIB

Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Megawati dan Gereja Katedral Ikut Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:30 WIB

Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

Banyak Nonmuslim Serahkan Hewan Kurban ke Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:22 WIB

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

Penampakan Sapi Jumbo Presiden Prabowo dan Wapres Gibran di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:13 WIB

Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia

Fadli Zon soal Prabowo di Prancis Saat Iduladha: Tak Harus Selalu di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 10:07 WIB