Bogor Incar 'Orang Transjakarta' untuk Kelola TransPakuan

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Jum'at, 24 Juli 2015 | 16:06 WIB
Bogor Incar 'Orang Transjakarta' untuk Kelola TransPakuan
Bus Transjakarta Scania. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Pemerintah Kota Bogor membentuk tim penyehatan untuk membenahi pengelolaan TransPakuan. Sebab operasi TransPakuan dalam keadaan memprihatinkan.

Wali Kota Bogor, Bima Arya menjelaskan saat ini 3 koridor TransPakuan tidak beroperasi penuh. Padahal sejak diresmikan 3 Juni 2007, TransPakuan merupakan moda transportasi kebanggaan Bogor. Namun tidak saat ini.

Politisi PAN itu mengaku masyarakat lebih memilih angkutan umum yang membuat Kota Bogor dalam keadaan semrawud. Maka itu, Bima tengah merencanakan untuk mengurangi jumlah angkutan kota dan menggantikan dengan TransPakuan.

"Saya baru saja membentuk tim penyehatan. Ini tugasnya menyusun bisnis plan ke depan. Sebetulnya semua hampir rampung. Kita sudah memiliki blue print transportasi Kota Bogor 30 tahun ke depan," jelas Bima saat berbincang dengan suara.com di kantornya di Balai Kota Bogor pekan lalu.

Bima menjelaskan saat ini dia tengah mencari orang-orang handal di PT Transjakarta yang berpengalaman mengelola Transjakarta. Sebab menurutnya TransPakuan nantinya akan menjadi moda transportasi utama Kota Bogor.

"Kita lagi mengincar orang-orang yang mempunyai jam terbang tinggi di Transjakarta," tegasnya.

Tukar 3 angkot menjadi 1 bus TransPakuan

Nantinya pengelola TransPakuan, PDJT akan membuat strategi dengan mengkonversi 2 angkot menjadi 1 bus TransPakuan. Mantan sopir angkot akan membagi jam kerja menjadi 3 shift. Dengan jumlah 3.000 angkot lebih di Bogor, maka ditargetkan akan tersedia 300 bus TransPakuan.

"Yang terberat adalah bagaimana mengkomunikasikan dan meyakinkan pemilik angkot dan pemilik angkot. Sebetulnya modelnya sudah ada, 3 angkot berarti 3 sopir dan 3 shift. Jadi diatur," jelas Bima.

Makanya, Pemkot Bogor mulai memberikan waktu untuk para angkot membentuk badan hukum. Ini akan dilakukan mulai Agustus besok.

Pemkot akan memberikan pilihan untuk pengusaha angkutan umum untuk bergabung dengan TransPakuan. Jika tidak ingin, maka nantinya semua angkot di Kota Bogor hanya diperbolehkan beroperasi di kawasan pinggiran kota. Sementara moda transportasi di tengah kota akan dilayani TransPakuan.

"Kondisi sekarang terjebak dalam lingkaran setan. Penggunanya macet, sopir angkotnya stres harus setoran. Pemilik angkot juga stres karena setoran pas-pasan semua. Jadi kalau ada satu opsi yang bisa jadi win-win semua, ini yang akan dipilih.

Bima mengklaim sudah ada pihak swasta yang ingin berinvestasi di TransPakuan. Namun dia enggan membocorkannya terlebih dahulu.

"Sudah ada titik terang. Ada pihak ketiga yang ingin berinvestasi. Sebab ini menggiurkan sekali. Kalau ditata dengan baik, ini binsis menggiurkan. Cuma PR-nya, kita membutuhkan orang-orang yang paham dengan transportasi ini. Jadi nggak bisa ditunggangi model akomodasi politik," paparnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Begini Konsep Smart City Kota Bogor

Begini Konsep Smart City Kota Bogor

News | Jum'at, 24 Juli 2015 | 14:47 WIB

Sebulan Tak Hujan, Pemkot Bogor Gelar Salat Istisqo

Sebulan Tak Hujan, Pemkot Bogor Gelar Salat Istisqo

News | Jum'at, 24 Juli 2015 | 07:47 WIB

Lebaran Ketiga, Jumlah Pengunjung Kebun Raya Bogor Membludak

Lebaran Ketiga, Jumlah Pengunjung Kebun Raya Bogor Membludak

News | Minggu, 19 Juli 2015 | 22:12 WIB

Sebulan Tak Hujan, Rumput Istana Bogor Kering

Sebulan Tak Hujan, Rumput Istana Bogor Kering

News | Rabu, 15 Juli 2015 | 02:48 WIB

Jelang Buka Puasa, Bogor Macet Parah

Jelang Buka Puasa, Bogor Macet Parah

| Rabu, 01 Juli 2015 | 01:16 WIB

Pejabat Pemkab Bogor Tewas Usai Berkelahi, Lawannya Diamankan

Pejabat Pemkab Bogor Tewas Usai Berkelahi, Lawannya Diamankan

News | Minggu, 28 Juni 2015 | 14:38 WIB

Bima Arya Diperiksa karena Bintangi Video Proyek Denny Indrayana

Bima Arya Diperiksa karena Bintangi Video Proyek Denny Indrayana

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 16:20 WIB

Wali Kota Bogor Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Indrayana

Wali Kota Bogor Diperiksa Bareskrim Terkait Kasus Indrayana

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 13:19 WIB

Bos Sentul City Divonis Lima Tahun Penjara

Bos Sentul City Divonis Lima Tahun Penjara

News | Senin, 08 Juni 2015 | 13:13 WIB

Pertama di Indonesia, Kota Bogor Miliki Peta Angkot Digital

Pertama di Indonesia, Kota Bogor Miliki Peta Angkot Digital

Tekno | Jum'at, 29 Mei 2015 | 06:22 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB