Array

Digelar Pertama Kalinya, Upacara di DPR Diikuti 16 Anggota Dewan

Senin, 17 Agustus 2015 | 10:28 WIB
Digelar Pertama Kalinya, Upacara di DPR Diikuti 16 Anggota Dewan
Wakil Ketua DPR, Fadli Zon. [suara.com/Nur Ichsan]

Suara.com - DPR melakukan upacara peringatan HUT ke-70 RI pada Senin (17/8/2015). Upacara ini diklaim pertama kalinya dilakukan di DPR. Pemimpin upacara kali ini adalah Wakil Ketua DPR Fadli Zon.

"Kita ingin dalam rangka 70 tahun ini DPR RI juga menyelenggarakan suatu peringatan, namun semua lembaga tinggi negara juga menyelenggarakan suatu upacara ini. Untuk kali pertama kali kita ingin mengadakan bersama juga dengan anggota DPR," kata Fadli Zon usai upacara, di DPR, Jakarta, Senin (17/8/2015).

Upacara dimulai sekira pukul 07.45 WIB dan selesai sekira pukul 08.30 WIB. Ratusan pegawai DPR hadir dalam upacara kali ini. Namun, hanya 16 anggota DPR yang bersedia mengikuti upacara di DPR.

"Kita sukarela, ada anggota DPR yang bersiap ke istana, banyak juga di Dapil, di partai politik sendiri jadi, tidak masalah, kita bagi-bagi tugas tidak harus semua," ujarnya.

Fadli berharap, ke depan akan ada lagi upacara untuk peringatan HUT RI ini. Dia juga berharap upacara seperti ini bisa menjadi tradisi di DPR.

"Kita juga ingin berharap tradisi ini juga bisa dilanjutkan dan mudah-mudahan bisa kita lanjutkan. Semoga ada penghargaan dan kontiniunitas lah karena perjuangan di eksekutif, legislatif dan yudikatif harmoni lah," tambah dia.

Menyikapi HUT ke 70 RI ini, Fadli menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan pemerintah. Secara kedaulatan, Fadli mengatakan, bangsa kita sudah lolos dari kolonialisme, namun belum secara hakiki.

"Masih banyak pekerjaan kita. Karena kedaulatan yang baru kita rebut baru dari kolonialisme, sedangkan kedaulatan pangan, kedaulatan energi, kedaulatan teroterial kita masih tetap harus kita jaga," kata dia.

Kemerdekaan kali ini, Fadli menilai, perlu ada langkah kongkret dari bangsa Indonesia untuk merdeka baik dari kebodohan, kemiskinan dan kesulitan hidup.

"Jadi kita berharap kemerdekaan selanjutnya kita merdeka dari kebodohan, kemiskinan, dari kesulitan hidup. Inilah yang saya kira menjadi hutang kita kepada para pendiri bangsa dan generasi penerus," ujar Politisi Gerindra ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI