Kisah Aldo, Remaja 14 Tahun Jadi Mahasiswa Kedokteran Termuda UGM

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 20 Agustus 2015 | 10:45 WIB
Kisah Aldo, Remaja 14 Tahun Jadi Mahasiswa Kedokteran Termuda UGM
Mahasiswa Kedokteran termuda UGM, Aldo Meyolla Geraldino, (20/8). (Suara.com/Wita Ayodhyaputri)

Suara.com - Aldo Meyolla Geraldino, remaja asal Surakarta yang namanya akhir-akhir ini heboh di sosial media lantaran masuk sebagai salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada di usianya yang masih 14 tahun ternyata merupakan sosok sederhana dan mulai mengikuti program akselerasi dari sekolah dasar.

Aldo, sapaan akrabnya berbagi kisah hidup di sela-sela istirahat di masa orientasi kampusnya.

Sambil menikmati kudapan siangnya, Aldo bercerita tentang awal mula dirinya mengikuti kelas akselerasi atau percepatan hingga akhirnya tercatat sebagai salah satu mahasiswa termuda di Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada.

"Saya masuk SD pas umur lima setengah tahun, pas kelas satu sampe tiga biasa aja, terus pas kelas tiga ikut tes akselerasi, jadi kelas empat, lima enamnya cuman dua tahun, pas SMP, SMA juga cuman dua tahun," kata Aldo.

Aldo mengatakan, kendati mengikuti program akselerasi atau percepatan, dirinya tetap menikmati dan tidak merasa terbebani.

Selanjutnya: Kiat Aldo sukses dalam belajar

Ikut program akselerasi, bukan berarti hidupnya hanya untuk belajar, belajar dan belajar. Bagi Aldo, belajar tak perlu dipaksakan. Saat merasa jenuh, Aldo akan menghentikan aktifitas belajarnya sementara waktu dan beralih pada kegiatan yang lain.

"Ya menikmati, masih bisa main juga sama temen - temen, saya juga punya banyak teman, ikut program akselerasi ya belajarnya juga biasa aja, tiap malam memang belajar tapi ya biasa, kalau lagi males belajar ya main game atau dengerin musik," kata Aldo.

Aldo tak pernah merasa canggung untuk berteman dengan orang-orang yang usianya lebih tua saat mengikuti kegiatan belajar. Aldo beranggapan itu hal biasa saja.

"Ya biasa aja, enggak canggung, mereka juga baik - baik semua sama saya jadi ya temenan biasa aja," kata Aldo.

Menurut Aldo, kesuksesannya saat ini tak lepas dari peran serta orangtua dalam mendampinginya.

"Mereka gak pernah marahin saya, gak pernah maksa saya untuk belajar juga, cuman memang menyarankan agar setiap hari belajar, tapi ya gak dipaksa, mereka juga membebaskan saya, cuman paling kalau sudah menuju agak bebas atau melenceng baru saya ditarik lagi," ujar Aldo.

Selanjutnya: Perjuangan Aldo masuk Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada

Aldo mengaku, pilihannya untuk masuk ke Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada juga karena inisiatifnya sendiri, bukan karena paksaan dari orang tuanya.

"Ya pilih kedokteran karena memang minat bakat saya ke sini, bukan karena disuruh atau dipaksa, saya pingin kalau jadi dokter bisa bermanfaat bisa menolong orang tidak mampu, kalau jadi dokter ada orang sakit yang penting diobatin dulu, kalau nggak punya uang ya gratis," kata Aldo.

Aldo berangan-angan, kelak jika sudah lulus dari Fakultas Kedokteran, dirinya ingin melanjutkan pendidikan untuk mengambil program spesialis, meskipun hingga kini Aldo belum menemtukan akan mengambil spesialis apa.

Kendati demikian Aldo ingin hidupnya lebih bermanfaat bagi orang lain. Aldo bercita-cita kelak setidaknya bisa menjadi kepala rumah sakit, agar dapat membangun dan memperbaiki sistem yang ada, sehingga pelayanan rumah sakit dapat lebih maksimal dan tidak terlampau mahal.

Remaja yang selalu masuk peringkat tiga besar saat SD hingga SMA ini ternyata masuk menjadi salah satu mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Gajah Mada melalui ujian masuk, dan bukan melalui jalur undangan.

"Masuknya lewat jalur tes bukan undangan, sebenernya di sekolah waktu itu nilai saya masuk tiga besar, kan kuota jalur undangan cuman tiga orang, harusnya bisa masuk tapi yang nilainya diperingkat lima dia pake sertifikat-sertifikat KIR (Karya Ilmiah Remaja-red) ya jadi saya nggak masuk," ujar Aldo.

Tak bisa masuk lewat jalur undangan, Aldo tak putus asa. Dirinya menyiapkan tes ujian masuk universitas selama satu bulan penuh dan berhasil.

"Kan waktu itu ada libur sebulan jadi selama sebulan saya belajar untuk tes, tapi ya belajarnya santai juga sih, ternyata keterima, dan gak ada kesulitan waktu mengerjakan soal ujian seleksi masuk universitas," ujar Aldo. (Wita Ayodhyaputri)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dandim Cilegon Sebut Mahasiswa Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045

Dandim Cilegon Sebut Mahasiswa Jadi Kunci Sukses Indonesia Emas 2045

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:50 WIB

Masih Nongkrong di Kafe Saat Rupiah Anjlok? Pikirkan Lagi, Ini Risikonya buat Anak Kos

Masih Nongkrong di Kafe Saat Rupiah Anjlok? Pikirkan Lagi, Ini Risikonya buat Anak Kos

Your Say | Minggu, 17 Mei 2026 | 06:15 WIB

Novel Enam Mahasiswa Pembohong, Misteri Rekrutmen Kerja yang Menegangkan

Novel Enam Mahasiswa Pembohong, Misteri Rekrutmen Kerja yang Menegangkan

Your Say | Jum'at, 15 Mei 2026 | 10:00 WIB

Wisuda Tinggal Menghitung Hari, Tapi Kenapa Saya Malah Merasa Takut?

Wisuda Tinggal Menghitung Hari, Tapi Kenapa Saya Malah Merasa Takut?

Your Say | Kamis, 14 Mei 2026 | 18:15 WIB

Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan

Di Tengah Krisis Ikim, Mahasiswa Engineering Didorong Hadirkan Solusi Lingkungan Berkelanjutan

Lifestyle | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:04 WIB

Mahasiswa UBSI Gelar Penyuluhan Toleransi Beragama di TPQ Aulia

Mahasiswa UBSI Gelar Penyuluhan Toleransi Beragama di TPQ Aulia

Your Say | Rabu, 13 Mei 2026 | 12:37 WIB

5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa

5 Motor Jangka Panjang Kelas 150cc: Teman Setia Pelajar dan Mahasiswa

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 15:25 WIB

Trio Mobil Turbo Termurah Cocok untuk Mahasiswa: Bertenaga, Irit, tapi Jangan Coba Isi Pertalite

Trio Mobil Turbo Termurah Cocok untuk Mahasiswa: Bertenaga, Irit, tapi Jangan Coba Isi Pertalite

Otomotif | Senin, 11 Mei 2026 | 12:06 WIB

Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi

Bakar Semangat Mahasiswa UI, Afi Kalla: Industri Besar Mulai dari Garasi

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 16:05 WIB

77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?

77 Persen Perusahaan Sulit Cari Talenta, Mengapa Pendidikan Belum Selaras dengan Dunia Kerja?

Lifestyle | Rabu, 06 Mei 2026 | 07:05 WIB

Terkini

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

Soal 'Orang Desa Tak Pakai Dolar', Purbaya: untuk Menghibur Rakyat, Presiden Mengerti Rupiah

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:54 WIB

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

Obrolan Prabowo dan Menkeu Purbaya di Lanud Halim: Dari Dolar sampai Rencana Naik Haji

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:44 WIB

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

Hari Ini Rupiah Keok-IHSG Jeblok, Prabowo Panggil Menkeu hingga Gubernur BI ke Istana

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:43 WIB

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

Terbukti Suap Pejabat Kemnaker, Jaksa Tuntut 3 Tahun Penjara untuk Miki dan Temurila

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:24 WIB

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

Amnesty Kritik RUU Tata Cara Pidana Mati yang Disiapkan Pemerintah Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:20 WIB

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

Komarudin PDIP Usul Wapres Gibran Berkantor di IKN Agar Gedung Tak Mangkrak Usai Putusan MK

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:18 WIB

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

Bincang Singkat dengan Purbaya, Prabowo Tanya Dolar

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:12 WIB

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

Pemeriksaan Merambah Kelas TK, Polisi Buka Peluang Tersangka Baru Kasus Daycare Little Aresha

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:10 WIB

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

Dari Nakba 1948 hingga Reruntuhan Gaza: Kisah Pilu Pria Palestina yang Terusir dari Tanah Airnya

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:05 WIB

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo  Trump, Menkomdigi Buka Suara

Isu Transfer Data WNI ke AS di Kesepakatan Prabowo Trump, Menkomdigi Buka Suara

News | Senin, 18 Mei 2026 | 16:04 WIB