Putus Jalur Narkoba, Indonesia Usulkan Interdiksi Maritim

Laban Laisila

Senin, 24 Agustus 2015 | 09:05 WIB
Putus Jalur Narkoba, Indonesia Usulkan Interdiksi Maritim
BNN Musnahkan 18 Kg Sabu. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Badan Narkotika Nasional (BNN) akan mengusulkan penguatan interdiksi maritim untuk memutus jaringan peredaran gelap narkoba pada forum ke-36 pertemuan pejabat senior tentang narkoba (ASOD) di Singapura 24-27 Agustus 2015.

Interdiksi adalah kegiatan operasi memutus jaringan sindikat narkoba nasional maupun internasional dengan mengejar atau menghentikan orang, kapal laut, pesawat terbang atau kendaraan yang diduga membawa narkotika atau prekursor narkotika, untuk dilakukan penangkapan terhadap tersangka serta penyitaan barang bukti dan asetnya.

"Ini penting karena antarnegara ASEAN sebagian besar dibatasi oleh laut," kata Kepala BNN Anang Iskandar kepada Antara di Hong Kong, Senin (24/8/2015).

Dia menambahkan, selain penguatan interdiksi maritim juga penting karena peredaran ilegal narkoba sebagian besar dilakukan di laut, atau melalui jalur laut.

"Indonesia dengan wilayah yang sebagian besar adalah perairan, memiliki perbatasan laut dengan sebagian besar negara ASEAN lainnya. Posisi strategis Indonesia, juga menjadikan jalur yang strategis untuk peredaran ilegal narkoba," tutur Anang.

Dia mengatakan, Indonesia menjadi tujuan sindikat narkoba dalam memasukkan berbagai jenis Narkoba, khususnya 'amphetamine type stimulants' (ATS), ekstasi dan methamphetamine kristal.

"Hampir 40 persen penyalahgunaan narkoba ada di Indonesia, di antara negara-negara ASEAN lainnya. Saat ini tercatat, sekitar 4,2 juta pengguna narkoba di Indonesia," kata Anang.

Agar angka tersebut tidak bertambah, maka perlu dilakukan beragam upaya, antara lain memperkuat kerja sama seluruh pemangku kepentingan di dalam negeri dan meningkatkan kerja sama dengan negara-negara di kawasan, katanya.

Dua tahun lalu, sejumlah negara ASEAN pada pertemuan The 3rd Meeting of ASEAN Airport Interdiction Task Force (AAITF) telah sepakat untuk membangun jaringan kerja sama dan kolaborasi di antara negara-negara ASEAN dalam bidang interdiksi, khususnya airports interdiction, guna memutus jaringan peredaran gelap Narkoba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diduga Pakai Narkoba, Personel Polisi dan Hakim PTUN Ditangkap

Diduga Pakai Narkoba, Personel Polisi dan Hakim PTUN Ditangkap

News | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 02:39 WIB

BNN Gagalkan Pengiriman Sebanyak 232 Kilogram Ganja

BNN Gagalkan Pengiriman Sebanyak 232 Kilogram Ganja

News | Rabu, 19 Agustus 2015 | 21:41 WIB

Tampak Lebih Kurus, Aliando Dikira Mengonsumsi Narkoba

Tampak Lebih Kurus, Aliando Dikira Mengonsumsi Narkoba

Entertainment | Selasa, 18 Agustus 2015 | 07:07 WIB

Menkumhan Berencana Berikan Grasi Kepada 15 Ribu Tahanan Narkoba

Menkumhan Berencana Berikan Grasi Kepada 15 Ribu Tahanan Narkoba

News | Senin, 17 Agustus 2015 | 11:32 WIB

Terkini

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:51 WIB

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

'Presiden Punya Mata dan Telinga', Prabowo Pantau Terus Kasus Korupsi Imigrasi dan BGN

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:09 WIB

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

Antisipasi El Nino dan Krisis Sampah, Dedi Mulyadi Kumpulkan Kepala Daerah se-Jabar

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 22:05 WIB

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

Sentil Netizen, Eky Priyagung: Masyarakat Lebih Peduli Isu Viral Ketimbang Kerusakan Lingkungan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:13 WIB

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

KPK Sita 19 Kendaraan hingga Perhiasan dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 21:06 WIB

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

Mobil Sport, Motor Harley, Hingga Uang Asing Dibawa KPK dari Rumah Silmy Karim

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:38 WIB

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

Wamen Silmy Karim Tersangka Korupsi Rp145 M, Yusril Akui Imigrasi Masih Banyak Pungli

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:20 WIB

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

WALHI: Target Ekonomi 8 Persen Bisa Sulap Papua Jadi Hamparan Sawit Raksasa

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

Pemprov DKI Kebut Pembersihan Sampah Muara Angke, Ditargetkan Tuntas Akhir Pekan

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 20:09 WIB

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

'Nyerah Jadi WNI tapi Sayang sama RI', Aksi Ibu di Yogya Soroti Ekonomi hingga Korupsi

News | Jum'at, 05 Juni 2026 | 19:55 WIB