Begini Kondisi Empat Bulan Pascagempa di Nepal

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Rabu, 02 September 2015 | 13:45 WIB
Begini Kondisi Empat Bulan Pascagempa di Nepal
Anak-anak korban gempa Nepal. (Reuters)

Suara.com - Nepal masih porak-poranda akibat gempa hebat 4 bulan lalu. Nepal belum 100 persen berbenah.

Sampai saat ini bantuan internasional sebesar 4,1 miliar dolar Amerika Serikat atau setara Rp57,9 triliun tidak kunjung diterima. Sebab pemerintah Nepal belum mau menerimanya.

Dana bantuan itu dijanjikan oleh negara-negara sahabat dan lembaga internasional untuk memulihkan kondisi Nepal. Sebab gempa itu menjadi yang terburuk di sepanjang sejarah.

PBB memperkirakan hampir 3 juta korban menjadi korban gempa 2 kali pada April dan Mei lalu. Jumlah itu sama dengan 10 persen dari populasi negara di kawasan Himalaya itu. Kebutuhan tempat tinggal, makanan, dan bantuan medis sangat diperlukan. Uang sebanyak itu seharusnya untuk membiayai itu semua.

CEO National Reconstruction Authority, Govind Raj Pokharel mengatakan pemerintah tidak mungkin memakai uang itu sampai Oktober ini. Sebab dalam waktu dekat musim hujan datang.

"Tanggapan pemerintah telah lambat. Saya menerima itu," kata Pokharel.

Sebelumnya, Nepal dikritik karena mempunyai respon kacau terhadap gempa yang menewaskan hampir 9.000 orang itu. Negara gagal mempersiapkan aturan sampai tanggap bencana yag memadai. Padahal para ahli sempat memprediksi gempa bumi sangat mungkin mengguncang Nepal.

Saat ini puing bangunan rusak masih teronggok di Kathmandu, Ibu Kota Nepal. Puluhan ribu orang tinggal di tenda-tenda plastik. Mereka dimangsa lalat dan nyamuk.

Perwakilan Koordinator Kemanusiaan PBB untuk Nepal, Jamie McGoldrick mengatakan pemerintah perlu cepat mengambil keputusan dan mengurusi warganya.

"Pemerintah harus cepat. Tantangan besar berikutnya adalah untuk memastikan bahwa orang-orang yang tinggal di tenda-tenda siap dengan musim dingin yang akan datang," kata dia. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Negara Donor Janjikan Bantuan Rp58,5 Triliun untuk Nepal

Negara Donor Janjikan Bantuan Rp58,5 Triliun untuk Nepal

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 04:30 WIB

UNICEF: Ribuan Anak di Nepal Dijual ke India Jadi PSK

UNICEF: Ribuan Anak di Nepal Dijual ke India Jadi PSK

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 01:30 WIB

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 07:00 WIB

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

India Selamatkan 26 Korban Pedagangan Manusia Pascagempa Nepal

News | Selasa, 26 Mei 2015 | 07:05 WIB

Kini Nepal Terancam Banjir Bandang

Kini Nepal Terancam Banjir Bandang

News | Minggu, 24 Mei 2015 | 12:28 WIB

VIDEO: Gempa 7,4 SR di Nepal Goyang Gunung Himalaya

VIDEO: Gempa 7,4 SR di Nepal Goyang Gunung Himalaya

Video | Jum'at, 15 Mei 2015 | 06:47 WIB

Bantu Identifikasi WNI, Mabes Polri Kirim Tim DVI ke Nepal

Bantu Identifikasi WNI, Mabes Polri Kirim Tim DVI ke Nepal

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 13:50 WIB

Ilmuwan: Gempa Kedua Nepal Bagian dari Reaksi Berantai

Ilmuwan: Gempa Kedua Nepal Bagian dari Reaksi Berantai

News | Rabu, 13 Mei 2015 | 08:07 WIB

Empat Tewas Akibat Gempa Terbaru di Nepal

Empat Tewas Akibat Gempa Terbaru di Nepal

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 16:42 WIB

Gempa 7,1 Skala Richter Kembali Guncang Nepal

Gempa 7,1 Skala Richter Kembali Guncang Nepal

News | Selasa, 12 Mei 2015 | 14:44 WIB

Terkini

Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

Penembakan Pemuda Palestina di Deir Jarir Ungkap Eskalasi Brutalitas Pemukim Ilegal Israel

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:46 WIB

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

Konflik Selat Hormuz, Kenapa Strategi Pembersihan Ranjau Laut AS Ditolak Mentah-Mentah Militer Iran?

News | Minggu, 12 April 2026 | 07:04 WIB

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

Ancaman Rudal Manpads China Persulit Posisi Amerika Saat Gencatan Senjata dengan Iran

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:45 WIB

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

Update Data Korban Perang Lebanon, 2020 Orang Tewas Menyusul Serangan Israel di Wilayah Selatan

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:26 WIB

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

Jeritan Ayah di Gaza Menanti Evakuasi 4 Anaknya yang 6 bulan Terkubur Beton di Masa Gencatan Senjata

News | Minggu, 12 April 2026 | 06:09 WIB

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

Eksaminasi 9 Pakar Hukum UI dan UGM: Putusan Kerry Riza Hasil dari Unfair Trial

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:57 WIB

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

Boni Hargens Launching Buku Ilmu Politik, Singgung Soal Pernyataan Saiful Mujani, Termasuk Makar?

News | Sabtu, 11 April 2026 | 22:47 WIB

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

Dasco: Bupati Tulungagung yang Kena OTT KPK Bukan Gerindra, Wakilnya Baru Kader

News | Sabtu, 11 April 2026 | 20:18 WIB

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

Panas Diendus KPK, Pengamat Tantang Polri Ungkap Produksi Rokok Ilegal

News | Sabtu, 11 April 2026 | 19:15 WIB

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

Pesan Menohok Foke soal Beasiswa LPDP: Anak Betawi Nilainya Harus 11 untuk Bisa Jadi Tuan di Jakarta

News | Sabtu, 11 April 2026 | 18:23 WIB