Akibat Asap, Objek Wisata yang Diresmikan Wapres JK Jadi Sepi

Pebriansyah Ariefana

Selasa, 15 September 2015 | 17:01 WIB
Akibat Asap, Objek Wisata yang Diresmikan Wapres JK Jadi Sepi
Petugas Manggala Agni dan TNI memadamkan sisa api yang membakar perkebunan kelapa sawit di Sungai Aur, Muaro Jambi, Sabtu (12/9). (Antara)

Suara.com - Kunjungan wisatawan ke objek wisata Jembatan Pedestrian dan Monumen Gentala Arasy di Kota Jambi menurun drastis. Ini karena kabut asap melanda daerah itu dalam 3 pekan terakhir.

Sejumlah pedagang di kawasan wisata kawasan Ancol dan Jembatan Pedestrian Kota Jambi mengakui kunjungan wisatawan turun drastis. Terutama pada hari-hari libur selama kabut asap melanda daerah ini.

"Biasanya kalau akhir pekan (Sabtu-Minggu), jembatan khusus bagi pejalan kaki ini padat dikunjungi tidak hanya warga lokal, tapi wisatawan dari berbagai daerah di Provinsi Jambi, termasuk dari luar, tapi beberapa pekan ini sepi," kata Doni, pedagang di objek wisata kawasan Ancol, Selasa (15/9/2015).

Pedagang yang menjual aneka kuliner itu menjelaskan sepinya pengunjung objek wisata Jembatan Pedestrian selama kabut tebal tersebut berdampak turunnya omzet penjualannya. Jembatan Pedestrian yang diresmikan Wapres Jusuf Kalla pada akhir Maret 2015 itu merupakan salah satu objek wisata baru di Kota Jambi yang berpenduduk sekitar 700 ribu jiwa tersebut.

Sejak beberapa pekan kabut asap ini, Doni menjelaskan daging sapi sebagai bahan baku membuat sate itu hanya berkisar satu sampai 1,5 kilogram per hari. Sementara sebelum bencana asap bisa menghabiskan tiga sampai empat kilogram daging sapi per hari.

"Turun drastis sampai 50 persen pendapatan kami sejak kabut asap karena pengunjung objek wisata ini sepi. Biasanya ramai pada sore hingga malam hari, tapi ini coba lihat hanya terlihat satu dua orang melintas di atas Jembatan Pedestrian," kata dia.

Sementara itu, hal yang sama juga dijelaskan pedagang air tebu, Uning, pendapatannya berkurang karena minimnya pengunjung akibat pekatnya kabut asap menyelimuti Kota Jambi. Jembatan Pedestrian di atas Sungai Batanghari yang dibangun dengan dananya bersumber dari APBD Provinsi Jambi itu menghubungkan objek wisata Ancol ke Menara Gentala Arasy, Kota Jambi Seberang.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung kebakaran hutan di Dusun Pulau Geronggang, Kecamatan Pedamaran, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan, 6 September 2015. Dalam kunjungan itu, Kepala Negara memerintahkan aparat keamanan menindak tegas perusahaan-perusahaan yang membakar lahan sehingga menyebabkan kabut asap di enam provinsi.

Presiden Jokowi juga mengatakan bahwa tidak sekali dua kali menyampaikan peringatan kepada sejumlah perusahaan perkebunan yang membakar lahannya. Karena para perusahaan perkebunan tersebut sebetulnya juga harus bertanggungjawab terhadap kanan kirinya, terhadap hak yang sudah diberikan pemerintah kepada mereka, ujar Presiden Jokowi. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Wapres JK Awasi Penanggulang Asap Sumatera-Kalimantan

Wapres JK Awasi Penanggulang Asap Sumatera-Kalimantan

News | Selasa, 15 September 2015 | 14:53 WIB

BNPB Buat Rekayasa Hujan di Jambi-Palembang

BNPB Buat Rekayasa Hujan di Jambi-Palembang

News | Senin, 14 September 2015 | 20:46 WIB

Kabut Asap Riau, Tour de Siak Ditunda

Kabut Asap Riau, Tour de Siak Ditunda

News | Senin, 14 September 2015 | 15:35 WIB

Terkini

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

4 Zodiak Diprediksi Paling Beruntung Sepanjang November 2026, Hoki Terus!

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 08:10 WIB

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

Udara Jakarta Masuk Kategori Tak Sehat Pagi Ini, Terburuk Keempat di Indonesia

News | Minggu, 01 November 2026 | 08:04 WIB

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Pajak Bukan Uang Cuma-cuma: Rakyat Berhak Menuntut Pertanggungjawaban

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 08:00 WIB

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Cara Membersihkan Mesin Cuci 1 Tabung Tanpa Dibongkar, Praktis dan Mudah

Lifestyle | Minggu, 01 November 2026 | 07:58 WIB

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla

Riau | Minggu, 01 November 2026 | 07:43 WIB

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

Dengar Taklimat Prabowo di Hambalang, Kadin Ungkap Investasi Dalam Negeri Hampir Rp2.000 Triliun

News | Minggu, 01 November 2026 | 07:37 WIB

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Review The Longest Wait: Skuad Lokal dan Diaspora dalam Satu Impian Bersama

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:30 WIB

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Kapolda Kepri Ancam Sanksi Berat 4 Polisi Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Batam | Minggu, 01 November 2026 | 07:07 WIB

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

CL 2NE1 Dikabarkan dalam Pembicaraan Bergabung dengan THEBLACKLABEL

Your Say | Minggu, 01 November 2026 | 07:00 WIB

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Polda Tetapkan 33 Tersangka Karhutla Kaltim, Dua di Antaranya Korporasi

Kaltim | Minggu, 01 November 2026 | 06:51 WIB

×