Indonesia Diprediksi Bisa Swasembada Sapi Tahun 2024

Pebriansyah Ariefana | Dian Kusumo Hapsari | Suara.com

Selasa, 22 September 2015 | 16:59 WIB
Indonesia Diprediksi Bisa Swasembada Sapi Tahun 2024
Sapi impor dari Australia di Pelabuhan Tanjung PrioK, Jakarta Utara, Selasa (2/9). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Ketua Perhimpunan Ekonomi Pertanian Indonesia (Perhepi) mengatakan dalam beberapa tahun ke depan Indonesia belum bisa mewujudkan swasembada sapi. Dia memproyeksikan swasembada sapi baru bisa dilakukan pada 2024 mendatang.

"Sepertinya kalau target pemerintah swasembada sapi sebesar 746 ribu ton tidak akan tercapai. Karena kita masih membutuhkan sapi dalam jumlah besar, dan sampai saat ini impor masih sangat besar," kata Bustanus saat ditemui di Gedung BPS, Selasa (22/9/2015).

Sulitnya mencapai swasembada sapi karena Indonesia ketergantungan impor. Lainnya karena jumlah sapi yang minim. Sementara petani di Indonesia yang tidak terorganisir dengan baik.

"Kenapa masih impor, karena kita masih hanya mengandalkan sapi rakyat. Dan itu jumlahnya berapa. Kalau petaninya nggak mau jadi peternak lagi, sudah jelas kuota sapi kita berkurang," ungkapnya.

Hal inilah yang dimaksud Indonesia masih belum bisa mewujudkan swasembada sapi jika kebijakan pemerintah belum berpihak ke petani.

"Kalau misalnya enggak ada kebijakan stabilisasi harga sapi, ketika harga sapi enggak jelas standarnya berapa, menguntungkan atau tidak, ya kalau tidak ya petani pasti nggak mau. Makanya itu dibutuhkan sinkronisasi kebijakan dengan baik," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Beres, Ayu Azhari Ikhlaskan Ribuan Dolar untuk Negara

Kasus Beres, Ayu Azhari Ikhlaskan Ribuan Dolar untuk Negara

Entertainment | Senin, 07 September 2015 | 19:52 WIB

Indonesia Kembali Impor Sapi Indukan

Indonesia Kembali Impor Sapi Indukan

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2015 | 06:31 WIB

Ini yang Jadi Penyebab Daging Sapi Langka Versi KPPU

Ini yang Jadi Penyebab Daging Sapi Langka Versi KPPU

News | Sabtu, 22 Agustus 2015 | 14:46 WIB

Mentan: Pelaku Kartel Daging Sapi Takkan Dapat Rekomendasi Impor

Mentan: Pelaku Kartel Daging Sapi Takkan Dapat Rekomendasi Impor

Bisnis | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 12:16 WIB

Pemerintah Akan Impor Sapi 300 Ribu Ekor

Pemerintah Akan Impor Sapi 300 Ribu Ekor

Bisnis | Selasa, 18 Agustus 2015 | 20:39 WIB

Mendag Bantah Ada Pemangkasan Kuota Impor Sapi

Mendag Bantah Ada Pemangkasan Kuota Impor Sapi

Bisnis | Kamis, 23 Juli 2015 | 17:13 WIB

Mendag Tanggapi Kekecewaan Eksportir Sapi Australia

Mendag Tanggapi Kekecewaan Eksportir Sapi Australia

Bisnis | Rabu, 15 Juli 2015 | 16:22 WIB

NTT Belum Punya Kapal Pengangkut Hewan Antarpulau

NTT Belum Punya Kapal Pengangkut Hewan Antarpulau

Bisnis | Sabtu, 16 Mei 2015 | 04:16 WIB

Terkini

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

Pembersihan Lumpur dan Rehabilitasi Sawah Terus Diakselerasi Satgas PRR

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:33 WIB

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

Tancap Gas! Satgas PRR Serahkan 120 Rumah kepada Penyintas Bencana di Tapanuli Selatan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:29 WIB

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

Wacana WFH ASN: Solusi Hemat BBM atau Celah untuk Long Weekend?

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:23 WIB

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

Menteri PU Nyetir Sendiri Lintasi Trans Jawa, Puji Kualitas Tol Bebas Lubang

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:15 WIB

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

Tak Ada yang Kebal Hukum: Mantan PM Nepal Sharma Oli Ditangkap Terkait Tewasnya Demonstran

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:10 WIB

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

Donald Trump: Pangeran MBS Kini Mencium Pantat Saya

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:49 WIB

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

Sampah Menggunung di Pasar Induk Kramat Jati Capai 6.970 Ton, Pasar Jaya Kebut Pengangkutan

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:43 WIB

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

Antisipasi Copet hingga Jambret, Ribuan Personel Jaga Ketat Pasar Murah di Monas

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:40 WIB