Ada Semangat di Pemerintahan Jokowi, Paloh: Kita Harus Bersabar

Arsito Hidayatullah | Nikolaus Tolen | Suara.com

Selasa, 20 Oktober 2015 | 16:04 WIB
Ada Semangat di Pemerintahan Jokowi, Paloh: Kita Harus Bersabar
Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh. (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Tepat pada tanggal 20 Oktober 2015, Pemerintahan  Joko Widodo dan Jusuf Kalla genap berusia satu tahun. Terkait prestasi kerjanya, Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh memberi nilai enam setengah untuk tahun pertama keduanya bekerja.

Meski baru mendapatkan nilai yang sedikit di atas angka merah tersebut, bukan berarti itu karena jeleknya kinerja keduanya dalam bekerja. Pasalnya, Surya Paloh melihat bahwa ada semangat perubahan dalam kepemimpinan Jokowi ke depannya.

"Pemerintahan Jokowi memang baru setahun ya, tetapi ekspektasi masyarakat begitu tinggi. Ada semangat di sana, ada sikap yang tidak terlalu mementingkan sikap birokrasi dan protokoler. Itu modal dasar," kata Surya Paloh di Gedung Formappi Matraman, Jakarta Timur, Selasa(20/10/2015).

Selain itu, dirinya juga melihat bahwa ada semangat keterbukaan dalam pemerintahan Jokowi saat ini. Karena itu dia meminta kepada masyarakat agar harapan yang tinggi akan pemerintahan mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut harus disertai dengan kesabaran yang tinggi. Bos Metro TV tersebut meminta kepada masyarakat agar memberi kesempatan kepada Jokowi dalam menjalankan roda pemerintahan di Indonesia.

"Ada semangat transparasi, keterbukaan di sana. Ini juga menjadi modal. Kita harus memberi kesempatan kepada pemerintahan ini bekerja. Kita harus sabar," katanya.

Dirinya juga menjelaskan bahwa tidak terpenuhinya harapan yang begitu besar dari masyarakat pada masa kerja tahun pertama ini disebabkan oleh banyaknya masalah yang dihadapi. Masalah stabilitas politik di awal pemerintahannya menjadi sebuah kendala besar dalam memajukan kebijakan pemerintah. Namun, ketika itu diatasi, muncul lagi persoalan ekonomi yang menggerus nilai rupiah sehingga stabilitas ekonomi Indonesia pun terganggu.

"Kita tahu, di awal pemerintahan Jokowi, dihadapkan pada stabilitas politik yang tidak tenang, yang tidak mudah. Dan bukan hanya stabilitas politik yang dijaga, tentu juga harus didukung oleh stabilitas ekonomi, dan akhir-akhir ini stabilitas ekonomi kita terganggu. Nilai rupiah kita merosot, itu bukan karena hanya faktor domestik saja tetapi juga faktor global," tutup Surya Paloh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Surya Paloh: Nilai Pemerintahan Jokowi Masih Enam Setengah

Surya Paloh: Nilai Pemerintahan Jokowi Masih Enam Setengah

News | Selasa, 20 Oktober 2015 | 15:21 WIB

Setahun Jokowi-JK, Ketua Komisi III: Pencegahan Hukum Belum Jalan

Setahun Jokowi-JK, Ketua Komisi III: Pencegahan Hukum Belum Jalan

News | Selasa, 20 Oktober 2015 | 14:57 WIB

Setahun Jadi Anak Buah Jokowi, Ini Komentar Menteri Sudirman Said

Setahun Jadi Anak Buah Jokowi, Ini Komentar Menteri Sudirman Said

News | Selasa, 20 Oktober 2015 | 06:07 WIB

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Ini Pendapat Ahok

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Ini Pendapat Ahok

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 10:12 WIB

Terkini

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:42 WIB

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:28 WIB

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:17 WIB

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:36 WIB

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:31 WIB

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:30 WIB

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB