Ahok Ingin Dana Operasional Bisa Dinikmati untuk Pribadi

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Rabu, 21 Oktober 2015 | 18:49 WIB
Ahok Ingin Dana Operasional Bisa Dinikmati untuk Pribadi
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). (Suara.com/Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menegaskan dana oprasional Gubernur dan Wakil Gubernur merupakan hak bagi setiap kepala daerah. Maka itu, seharusnya bisa dipakai untuk keperluan pribadi.

Hanya saja Ahok memastikan dana oprasional dirinya dan Wakil Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat yang besarnya mencapai Rp50 miliar di tahun 2016 tidak semuanya digunakam untuk keperluan Ahok-Djarot. Dana ini dipermasalahkan oleh DPRD,

"Jadi dana operasional itu merupakan hak kepala daerah. Tapi nggak boleh masukan ke tabungannya dia. Untuk beli mobil, buat anaknya sekolah, itu nggak boleh, Karena itu nggak dipotong pajak," ujarnya usai menghadiri acara di Jakarta Pusat, Rabu (21/10/2015).

Maka itu Ahok pernah mengusulkan ke Presiden Joko Widodo untuk mengubah aturan dana operasional. Dalam pembicaraan itu, Ahok meminta kepala daerah dapat merasakan uang terebut untuk keperluan pribadi.

"Saya sudah bilang ke Pak Jokowi kalau ini harus diperbaiki, kasihan sama kepala daerah yang jujur. Harusnya 20-30 persen dari opersional itu diambil sebagai pemasukan," kata Ahok.

"Karena gajinya (Kepala Daerah) sangat beda dengan BUMN, kan kasihan kepala daerah yang uangnya pas-pasan," Ahok menambahkan.

Kemarin, Tim Anggaran Pemerintah Daerah dan DPRD DKI Jakarta melakukan rapat membahas tentang Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah 2016 di gedung DPRD DKI Jakarta, Selasa (20/10/2015).

Dalam rapat yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik itu sempat terjadi ketegangan antara anggota dewan dan perwakilan pemerintah daerah karena besanya dana oprasional untuk Ahok-Djarot.

Menurut Ahok setiap ia kelebihan menggunakan dana oprasional maka uang tersebut selalu dikembalikan ke negara.

"Masa kalian sudah lupa, waktu itu saya balikin uang opersional sekitar Rp4,8 miliar. Bisa nggak saya nggak balikin uang opersional? Boleh dong. Waktu itu 0,15 persen (dari pendapatan asli daerah), kemudian diturunkan jadi 0,13 persen," kata Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

'Oleh-oleh' Ahok dari Singapura

'Oleh-oleh' Ahok dari Singapura

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 17:11 WIB

Pengusaha Singapura Takut Kalau Ahok Tak Jadi Gubernur Lagi

Pengusaha Singapura Takut Kalau Ahok Tak Jadi Gubernur Lagi

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 17:11 WIB

Jika Kalah di Pilgub, Ahok Ingin Jadi Presiden

Jika Kalah di Pilgub, Ahok Ingin Jadi Presiden

News | Rabu, 21 Oktober 2015 | 15:41 WIB

Sekjen Jakmania Diamankan Polisi, Ini Kata Ahok

Sekjen Jakmania Diamankan Polisi, Ini Kata Ahok

News | Selasa, 20 Oktober 2015 | 10:08 WIB

Pimpinan DPRD Sindir Ahok Jalan-jalan ke Singapura

Pimpinan DPRD Sindir Ahok Jalan-jalan ke Singapura

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 16:20 WIB

Ahok Ingin Persija Punya Bus Sebagus Persib

Ahok Ingin Persija Punya Bus Sebagus Persib

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 14:50 WIB

Ahok Kembali Belajar Membangun Kota ke Singapura

Ahok Kembali Belajar Membangun Kota ke Singapura

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 13:37 WIB

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Ini Pendapat Ahok

Satu Tahun Pemerintahan Jokowi-JK, Ini Pendapat Ahok

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 10:12 WIB

Piala Presiden Usai, Ini Kata Ahok

Piala Presiden Usai, Ini Kata Ahok

News | Senin, 19 Oktober 2015 | 09:36 WIB

Politisi PDI Perjuangan Dukung Ahok Jadi Gubernur Jakarta Lagi

Politisi PDI Perjuangan Dukung Ahok Jadi Gubernur Jakarta Lagi

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 21:18 WIB

Terkini

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

32 Tahun Jadi Guru, Mimpi Isayas Tigi Lihat Sekolah Gratis di Papua Tengah Akhirnya Terwujud

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:22 WIB

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

Kabar Gembira! 58.920 Siswa di Papua Tengah Bisa Sekolah Gratis, Termasuk Biaya Asrama

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:01 WIB

×