Polisi Tertibkan Demo Mahasiswa UPI YAI

Ruben Setiawan | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2015 | 05:03 WIB
Polisi Tertibkan Demo Mahasiswa UPI YAI
Demo Mahasiswa UPI YAI. (Suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Suara.com - Kepolisian menertibkan unjuk rasa yang dilakukan mahasiswa Universitas Persada Indonesia (UPI) YAI di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat.

"Jadi diperkirakan tadi sekitar 100-an orang mahasiswa unjuk rasa karena menginginkan untuk ketemu rektor maupun ketua yayasan," kata Kepala Kepolisian Sektor Senen Kompol Kasmono saat ditemui Antara di depan Universitas Persada Indonesia YAI, Jakarta, Selasa.

Kasmono mengatakan unjuk rasa itu dipicu masalah internal antara mahasiswa dengan pihak rektorat universitas itu.

Ia mengatakan masalah internal itu berkaitan dengan pembayaran uang kuliah yang tidak sampai ke tangan pihak kampus.

"Informasi yang kita dapat jadi mereka (mahasiswa) ini kan membayar uang kuliah semesteran lewat teman bukan bayar langsung ke pihak kampus, bayar lewat teman dengan iming-iming "cash back" lewat teman. Temannya ini tidak membayarkan kepada YAI justru dia malah memberikan tanda terima yang dari bank mandiri itu, ternyata palsu," ujarnya.

Dalam pembayaran itu, mahasiswa yang satu membayar uang kuliah kepada temannya, yang mana mendapat potongan uang kembalian.

Kasmono mengatakan mahasiswa yang membayar melalui teman mandapat uang kembalian ("cash back") sebanyak Rp800 ribu-Rp1 juta dari total uang kuliah yang dibayar per semester.

Namun, ternyata uang yang diberikan itu tidak diteruskan ke pihak kampus melainkan dilarikan tanpa diketahui pihak yang menyetor uang.

"Karena mungkin si orang ini merasa dirugikan ya maunya boleh kuliah terus demikian mungkin pihak rektorat di sini juga tidak mau rugi juga karena dia kan belum bayar berarti kan karena uang yang dia bayarkan belum nyampai ke pihak kampus. Jadi ini masih cari solusinya antara pihak kampus dan rektorat dan pihak mahasiswa," katanya.

Ia mengatakan dari penyelidikan, pembayaran melalui teman dengan kwitansi palsu seperti itu terjadi sejak 2008.

Ia mengatakan kepolisian menjadi tim mediasi dari mahasiswa maupun dari pihak rektorat kampus itu.

Pengacara dari pihak mahasiswa berhasil berkomunikasi pada sore dengan pembantu rektor.

"Mereka sudah berkomunikasi tadi, sudah berbicara bahwa mau ada tindak lanjut secepatnya," tuturnya.

Ia mengatakan unjuk rasa itu diperkirakan mulai pukul 13.00 WIB.

"Sekitar jam 20.10 WIB kurang lebih bubar dengan kita nego ke pengacaranya ke koordinator lapangannya mahasiswa mengerti sehingga tutup jalan bisa kita buka masyarakat juga bisa lewat lagi sehingga kita bisa tanpa melakukan kekerasan," ujarnya.

Pembubaran massa itu berlangsung tertib tanpa ada kekerasan setelah ada pertemuan antara perwakilan dari pihak kampus dan mahasiswa.

Untuk mengamankan unjuk rasa itu, kurang lebih 100 personel diterjunkan yang mana 30 personel di antaranya berasal Polsek Senen dan sisanya dari Polres Jakarta Pusat.

Selain itu, pihak kepolisian juga sempat menutup jalan karena unjuk rasa yang menutupi jalanan itu. Penutupan itu dilakukan sekitar pukul 14.00 WIB. Dalam aksi itu, mahasiswa juga membakar ban.

"Memang tadi sempat tutup jalan dari sore tadi tapi kita buat persuasif tidak melakukan dengan kekerasan kita. Jalur ditutup dari Megaria, kita alih arus. Megaria 'contra flow' (berlawanan arus) menuju Matraman. Seharusnya itu satu arah kita buat dua arah. Kemudian, saya buat lagi lewat Cikini," katanya.

Ia mengimbau agar semua pihak dalam menyampaikan aspirasinya tidak menganggu ketertiban umum.

"Kita berharap ini tidak terjadi lagi," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

Fakta Mengerikan Penembakan 8 Anak di AS: Pelaku Eks Tentara, 7 Korban Anak Kandung Tersangka

News | Senin, 20 April 2026 | 07:02 WIB

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

Horor di Louisiana! Penembakan Brutal Tewaskan 8 Anak, TKP di 3 Rumah

News | Senin, 20 April 2026 | 06:29 WIB

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

Kades Salah Administrasi Tak Bisa Jadi Tersangka? Simak Aturan Baru dari Jaksa Agung Burhanuddin

News | Minggu, 19 April 2026 | 23:08 WIB

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

Hashim Sebut Program MBG Banyak Diserang Fitnah dan Hoaks dari Kelompok Tertentu

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:22 WIB

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

Ternyata Ide Makan Bergizi Gratis Sudah Dirancang Prabowo Sejak 2006, Jauh Sebelum Ada Gerindra

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:17 WIB

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

Penikaman Kader Golkar Nus Kei di Maluku Tenggara Picu Kekhawatiran Stabilitas Daerah

News | Minggu, 19 April 2026 | 21:13 WIB

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

Terima Kunjungan Mentan di Gudang Bulog Jatim, Dirut Pastikan Stok Beras Tertinggi Sepanjang Sejarah

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:06 WIB

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Kampung Bahagia Malaysia dalam Sekejap

News | Minggu, 19 April 2026 | 20:04 WIB

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

Pramono Anung Ungkap Cara Putus Rantai Kemiskinan di Jakarta: Kunci di Pendidikan

News | Minggu, 19 April 2026 | 19:13 WIB

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

Pasukan Perdamaian Prancis Gugur, RI Tegas: Serangan ke UNIFIL Tak Bisa Diterima

News | Minggu, 19 April 2026 | 18:56 WIB