Nasdem Menolak, PKS Tetap Dorong Pembentukan Pansus Asap

Laban Laisila | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 28 Oktober 2015 | 15:47 WIB
Nasdem Menolak, PKS Tetap Dorong Pembentukan Pansus Asap
Sidang paripurna DPR [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Fraksi Nasdem tidak sejalan dengan upaya pembentukan Pansus Asap. Wakil Ketua Fraksi Nasdem Jhonny G Plate mengatakan akan melobi fraksi lain untuk tidak ikut dalam pembentukan Pansus Asap ini.

"Lebih baik semua unsur termasuk DPR RI, fokus pada penanggulangan asap tersebut. Saat ini tidak tepat jika ada pansus asap karena hanya akan menyita konsentrasi dan waktu kerja para menteri terkait. Nanti sajalah," ujar Johnny dihubungi, Jakarta, Rabu (28/10/2015).

Sementara itu, Ketua Fraksi PKS sekaligus inisiator Pansus Asap, Jazuli Juwaini mengatakan, tidak akan memaksakan fraksi lain yang tidak mendukung pembentukan pansus ini. Yang jelas, sambung Jazuli, pihaknya tengah menggalang terbentuknya Pansus Asap di DPR.

"Kita nggak bisa memaksa. Itu kebijakan masing-masing kan punya kebijakan sendiri-sendiri. PKS kan hanya menginisiasi, dan kita terus jalan," ujar Jazuli.

Meski demikian, dia mengatakan, nama-nama pendukung Pansus Asap tetap akan diserahkan ke Pimpinan DPR, sore ini.

Untuk sementara, ada lebih dari dua fraksi dan lebih dari 25 orang sebagai syarat pembentukan Pansus.

"Fraksi PKS sudah bikin tim di Komisi III, IV, VIII, dan IX. Dan, dalam waktu yang sama Komisi IV juga akan buat Pansus. PKS tidak masalah siapa yang memimpin yang terpenting kita selesaikan ini," ujarnya.

Menurutnya, pembentukan Pansus ini tidak akan menganggu penanganan masalah asap yang sedang berjalan oleh pemerintah. Sebab, Pansus bekerja sambil menimbang penanganan tersebut.

Selain itu, dia menambahkan, pembentukan Pansus ini bukan malah menyerang pemerintah. Dia mengatakan, Pansus ini ditujukan supaya ada regulasi guna pencegahan kebakaran hutan di kemudian hari.

"Jadi kerja pemerintah jangan terganggu dengan adanya pansus ini. Yang terpenting adalah, evakuasi korban, padamkan api, siapkan sanksi penegak hukumnya. Kita juga apresiasi kerja keras pemerintah dalam tangani asap ini," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Alasan Nasdem Tak Setuju Pembentukan Pansus Asap di DPR

Ini Alasan Nasdem Tak Setuju Pembentukan Pansus Asap di DPR

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 13:31 WIB

DPR 'Ngotot' Bentuk Pansus Asap

DPR 'Ngotot' Bentuk Pansus Asap

News | Selasa, 27 Oktober 2015 | 16:13 WIB

Pimpinan DPR Dukung Pembentukan Pansus Asap

Pimpinan DPR Dukung Pembentukan Pansus Asap

DPR | Selasa, 27 Oktober 2015 | 11:06 WIB

Pimpinan DPR Pertimbangkan Bentuk Pansus Asap

Pimpinan DPR Pertimbangkan Bentuk Pansus Asap

DPR | Rabu, 14 Oktober 2015 | 06:29 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB