Dibilang Dukung Pemerintah, Golkar Tak Akan Keluar dari KMP

Laban Laisila, Bagus Santosa

Senin, 02 November 2015 | 14:07 WIB
Dibilang Dukung Pemerintah, Golkar Tak Akan Keluar dari KMP
Dua Ketua Umum Partai Golkar, Aburizal Bakrie dan Agung Laksono, didampingi Theo L Sambuaga [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Golkar Munas Bali Setya Novanto membantah Golkar keluar dari Koalisi Merah Putih (KMP).

Pernyataan ini sekaligus menanggapi pernyataan Ketua Umum Golkar Munas Agung Laksono Minggu malam (1/11/2015),  yang mengatakan dua kubu Golkar telah mendukung pemerintah Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK).

"Oh nggak (keluar dari KMP). Justru itu Pak Aburizal Bakrie bersama tim untuk bisa bersama-sama terus memberikan kontribusi besar untuk kepentingan bersama," kata Setya di DPR, Jakarta, Senin (2/11/2015).

Setya menegaskan, dukungan kepada pemerintah ini bukan dalam bentuk kontribusi di kabinet Presiden Jokowi-JK.

 Golkar, sambungnya, mendukung pemerintah untuk memikirkan kondisi perekonomian saat ini.

"Belum berpikiran bahwa Partai Golkar itu untuk bantu di dalam kabinet, karena itu juga kewenangan dari presiden. Tentu Partai Golkar dengan adanya persatuan ini sama-sama memikirkan kondisi, keadaan ekonomi Indonesia, untuk mendukung bersama-sama supaya persoalan ini semakin baik dan ekonomi juga semakin baik. Itu juga tujuan dari Partai Golkar tadi malam," ujar dia.

Dia pun mengapresiasi Wakil Presiden Jusuf Kalla yang menjadi inisiator untuk menyatukan dualisme Golkar dalam pertemuan tadi malam. Secara umum, ada kesamaan pandangan yaitu untuk menyatukan kembali partai Golkar di seluruh lapisan masyarakat.

"Kalau tadi malam sudah jelas disampaikan bahwa semuanya bersatu padu baik kubu Pak Agung maupun kubu Pak ARB yang diinisiatif oleh Pak JK. Sehingga terjadi secara baik dan dilakukan bukan hanya di partai pusat dan daerah, tetap juga di DPR baik di pusat maupun di DPRD kabupaten maupun provinsi," tutur dia.

Tadi malam, Ketua Umum Partai Golkar Munas Jakarta Agung Laksono menyebut islah kedua kubu Golkar akan terwujud. Dia mengatakan, sudah ada kesepakatan antara kubunya dengan kubu Partai Golkar Munas Bali pimpinan Aburizal Bakrie untuk mendukung pemerintah.

"Kami, saya dan Pak Ical sepakat mendukung pemerintah Jokowi secara tulus," kata Agung di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Minggu (1/11/2015).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menkopolhukam Yakin Dua Kubu Golkar Bakal Rujuk

Menkopolhukam Yakin Dua Kubu Golkar Bakal Rujuk

News | Senin, 02 November 2015 | 09:52 WIB

Silaturahmi Nasional Partai Golkar

Silaturahmi Nasional Partai Golkar

Foto | Senin, 02 November 2015 | 08:42 WIB

Ical Ingin Cepat Rujuk dengan Agung Laksono

Ical Ingin Cepat Rujuk dengan Agung Laksono

News | Senin, 02 November 2015 | 08:25 WIB

JK: Jika Tidak Bersatu, Golkar Bakal Jadi Ormas

JK: Jika Tidak Bersatu, Golkar Bakal Jadi Ormas

News | Senin, 02 November 2015 | 07:15 WIB

Nurdin Halid: Golkar Bisa Menangkan Pilkada

Nurdin Halid: Golkar Bisa Menangkan Pilkada

News | Senin, 02 November 2015 | 06:13 WIB

Terkini

Dino Patti Djalal Kritik RI Tak Hadir di Iran: Indonesia Takut sama Amerika?

Dino Patti Djalal Kritik RI Tak Hadir di Iran: Indonesia Takut sama Amerika?

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:10 WIB

SPMB 2026: Dari Dugaan Gratifikasi hingga Siswa Titipan

SPMB 2026: Dari Dugaan Gratifikasi hingga Siswa Titipan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 10:05 WIB

Setengah Abad Menanti Sertifikat: Perjuangan Warga Dua RW di Jaksel Mencari Kepastian Hak Tanah

Setengah Abad Menanti Sertifikat: Perjuangan Warga Dua RW di Jaksel Mencari Kepastian Hak Tanah

News | Senin, 06 Juli 2026 | 09:43 WIB

Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba, Solusi Praktis Penuhi Kebutuhan Harian

Shopee Belanja Instant 1 Jam Tiba, Solusi Praktis Penuhi Kebutuhan Harian

News | Senin, 06 Juli 2026 | 09:00 WIB

Tragedi Ibu Hamil Tewas di Sugapa, Komnas HAM Desak Akhiri Kekerasan di Wilayah Sipil

Tragedi Ibu Hamil Tewas di Sugapa, Komnas HAM Desak Akhiri Kekerasan di Wilayah Sipil

News | Senin, 06 Juli 2026 | 08:52 WIB

Viral Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa, Bang Jago Ditangkap Polisi

Viral Pukul Pengendara Motor di Jagakarsa, Bang Jago Ditangkap Polisi

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:25 WIB

Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia

Di Balik Pemakaman Ali Khamenei: Simbol Agama dan Pesan Politik yang Menggema ke Dunia

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:05 WIB

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Transaksi Dilakukan Lewat Media Sosial

Polda Metro Jaya Bongkar Peredaran Tembakau Sintetis, Transaksi Dilakukan Lewat Media Sosial

News | Senin, 06 Juli 2026 | 07:01 WIB

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

Ribuan Pelayat Ayatollah Khamenei Kibarkan Bendera Merah, Serukan Balas Dendam

News | Senin, 06 Juli 2026 | 00:59 WIB

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

Bukan Kurang Bagus, Cak Imin: Brand Lokal Sulit Mendunia karena Pintu Tertutup

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 20:00 WIB

×