Soal Kisruh Sampah, Ahok Diminta Interospeksi

Esti Utami

Kamis, 05 November 2015 | 12:44 WIB
Soal Kisruh Sampah, Ahok Diminta Interospeksi
Belasan truk dan gerobak sampah mengantre di lokasi TPS sementara. (suara.com/Kurniawan Mas'ud)

Kisruh Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST)  Bantargebang yang terjadi saat ini, harusnya  jadi peringatan bagi Pemprov DKI Jakarta bahwa provinsi yang juga ibukota Republik Indonesia ini belum punya sistem pengelolaan sampah yang komprehensif, efektif dan efesien.

Anggota Komisi III DPD, dari daerah pemilihan Jakarta, Fahira Idris mengingatkan persoalan sampah di Jakarta bagai bom waktu, bisa meledak kapan saja. Dari gubernur ke gubernur, kisruh sampah Jakarta selalu terjadi, tetapi hingga kini belum ada terobosan agar volume sampah di Jakarta bisa dikurangi sebelum sampai ke Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang di Bekasi.

Menurutnya, persoalan utama sampah Jakarta adalah volume sampah yang terlalu banyak sehingga imbasnya merembet ke mana-mana.

'Mulai dari gangguan pengelolaan sampah menjadi kompos dan listrik di TPST hingga truk-truk sampah terpaksa mengangkut sampah di luar jam operasional karena sampah di Jakarta sudah menumpuk," tegasnya.

Dampak terbesar dari volume sampah yang terus membesar, tentunya persoalan lingkungan hidup, yang ujungnya penolakan masyarakat sekitar TPST.

“Kita semua tahu, macet, banjir, dan sampah persoalan menahun di Jakarta. Tetapi memang untuk sampah, saya belum melihat ada terobosan baru dari Gubernur yang sekarang. Padahal sampah di Jakarta ini, jika tak dikelola dengan baik bisa jadi bencana nasional. Bagaimana Jakarta tidak tergantung (dengan TPST Bantargebang), kalau di wilayah Jakarta sendiri tidak ada TPST. Idealnya, Bantargebang itu jadi penyangga bukan tempat pembuangan yang utama. Cobalah Pemprov DKI introspeksi kebijakannya soal sampah,” ujarnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta (4/11).

Fahira, yang juga Wakil Ketua Komite III DPD ini mengungkapkan, sudah saatnya Pemprov DKI memperlakukan persoalan sampah sama seriusnya dengan mengatasi banjir dan macet. Semua sumber daya harus dikerahkan agar ada solusi konkret dan langsung ke pokok persoalan sampah, yaitu menekan produksi sampah semaksimal mungkin, disertai perbaikan manajemen dan sistem pengelolaan sampah.

Menurutnya, dengan APBD yang cukup besar, tiap wilayah administrasi di Jakarta harusnya sudah punya TPST yang dilengkapi dengan alat sampah terpadu Intermediate Treatment Facility/ITF atau fasilitas pengolahan sampah antara untuk mengurangi jumlah sampah sebelum masuk ke TPST.  Selain mengurangi biaya pengangkutan sampah ke pembuangan akhirnya, ITF ini juga bisa mengubah sampah jadi energi alternatif dan pupuk kompos.

Ia juga menyarankan, agar secara bertahap setiap RW di Jakarta punya Bank Sampah dan harus ada sosialisasi masif bahwa baik rumah tangga, usaha, maupun kawasan komersil harus dipaksa bertanggung jawab atas sampah yang mereka hasilkan dengan memilah sampah organik, anorganik, dan sampah beracun/berbahaya. Keharusan memilah sampah ini jadi syarat jika ingin sampahnya diangkut.

"Beri insentif bagi warga atau kelompok warga yang mampu mengelola sampah dengan kegiatan reduce, reuse, recycle di lingkungannya, dan beri sanksi bagi yang tidak," tegasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur

Jangan Buang Minyak Jelantah, Bisa Dijual dan Jadi Bahan Baku Bioavtur

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 09:32 WIB

DPRD DKI Usul Satgas Sampah Tingkat Kelurahan, Pengelola Bank Sampah Diusulkan Dapat Insentif

DPRD DKI Usul Satgas Sampah Tingkat Kelurahan, Pengelola Bank Sampah Diusulkan Dapat Insentif

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 11:16 WIB

BRI Jadikan Pengelolaan Sampah Bagian dari Edukasi Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan

BRI Jadikan Pengelolaan Sampah Bagian dari Edukasi Dukung Gelaran MotoGP Mandalika Berkelanjutan

Bisnis | Selasa, 06 Oktober 2026 | 18:30 WIB

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Tak Ingin Jamur Terbuang, Ibu Astuti Sukses Kembangkan Usaha hingga Pimpin Bank Sampah

Bisnis | Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:02 WIB

Aset DKI 'Disulap' Jadi Bisnis Padel, Layanan Sampah Warga Meruya Kini Telantar di Jalan

Aset DKI 'Disulap' Jadi Bisnis Padel, Layanan Sampah Warga Meruya Kini Telantar di Jalan

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:23 WIB

140 Ton Sampah Kedaung Kali Angke Dibersihkan, DLH Kerahkan Alat Berat dan Belasan Truk

140 Ton Sampah Kedaung Kali Angke Dibersihkan, DLH Kerahkan Alat Berat dan Belasan Truk

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Sampah Menggunung Halangi Jalan ke SDN Kedaung Kali Angke, Pramono Singgung Pola Serupa Kramat Jati

Sampah Menggunung Halangi Jalan ke SDN Kedaung Kali Angke, Pramono Singgung Pola Serupa Kramat Jati

News | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:51 WIB

Gunungan Sampah Bantargebang Ditutup Geomembran

Gunungan Sampah Bantargebang Ditutup Geomembran

Foto | Rabu, 05 Agustus 2026 | 11:00 WIB

Jakarta Target Stop Open Dumping di Bantargebang, Bisakah Target 2029 Tercapai?

Jakarta Target Stop Open Dumping di Bantargebang, Bisakah Target 2029 Tercapai?

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 14:50 WIB

Dari Investasi Pengelolaan Sampah, Masyarakat Justru Cuan 4 Kali Lipat

Dari Investasi Pengelolaan Sampah, Masyarakat Justru Cuan 4 Kali Lipat

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 13:06 WIB

Terkini

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

Kejar Setoran hingga Ketiduran, Sopir BYD Atto 1 Tabrak 4 Mobil dan Lindas Ojol

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

Pramono Anung Respons Kritik Rumput JIS, Minta Jakpro Benahi Perawatan

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:07 WIB

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

iQOO Neo 12 Siap Mengguncang Pasar, Layar 185 Hz dan Baterai 9.000 mAh Jadi Senjata Utama

Your Say | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rekomendasi Motor Listrik Murah Jarak Tempuh Jauh untuk Harian: Cek Harga dan Kemampuannya

Rekomendasi Motor Listrik Murah Jarak Tempuh Jauh untuk Harian: Cek Harga dan Kemampuannya

Otomotif | Selasa, 27 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS, Jakpro Akui Kerataan Lapangan Masih Jadi PR

Rizky Ridho Keluhkan Rumput JIS, Jakpro Akui Kerataan Lapangan Masih Jadi PR

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Kenapa Jerawat Punggung Bisa Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Kenapa Jerawat Punggung Bisa Muncul? Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:59 WIB

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Aroma Salju dan Udara Pegunungan, Jadi Inspirasi Baru dalam Dunia Parfum

Lifestyle | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:57 WIB

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

Jelang Demo 28 Oktober, Komnas HAM Ingatkan Aparat Bertindak Humanis

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:56 WIB

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

OJK Akui Belum Belum Penuhi Permintaan MSCI soal Penegakkan Hukum di Pasar Modal

Bisnis | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:55 WIB

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

Motor Raib Saat Makan di Warteg, Teriakan Korban Bikin Terduga Pelaku Tertangkap

News | Selasa, 27 Oktober 2026 | 15:53 WIB

×