Buronan yang Tewas Lompat dari Gedung Cikini Bernama Agung

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Sabtu, 07 November 2015 | 06:23 WIB
Buronan yang Tewas Lompat dari Gedung Cikini Bernama Agung
Ilustrasi garis polisi [suara.com/Nur Habibie]

Suara.com - Seorang lelaki yang melompat dari Gedung Central Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (6/11/2015) sore bernama Agung. Agung juga merupakan buronan Kepolisian Sektor Tamansari, Jakarta Barat.

Agung merupakan tersangka dalam kasus pencurian dan pemerkosaan. Saat itu petugas dari Polsek Taman Sari, Jakarta Barat, melakukan pengejaran terhadap tersangka hingga sampai Hotel Batavia yang berada di daerah Cikini, Jakarta Pusat, tepatnya di kawasan Gedung Central Cikini.

"Kami awalnya melakukan pengejaran terhadap pelaku, karena dari ciri - ciri tersangka yang berdasarkan adanya LP (laporan) yang masuk seminggu lalu sama seperti sosok si Agung ini," kata Kepala Unit Reserse Kriminal Polsek Tamansari, Komisaris Polisi Guruh Chandra kepada Wartawan, Jumat (6/11/2015).

Tim buru sergap dari Polsek Taman Sari pun langsung dikerahkan untuk segera menangkap Agus yang bersembunyi di dalam Hotel Batavia tersebut. Berdasarkan informasi, Agung ada di hotel itu.

"Jadi berdasarkan dari infomarsi yang diperoleh dari hasil lidik, tersangka itu diduga bersembunyi di Hotel itu," ujarnya.

Lebih lanjut, Guruh menambahkan saat melakukan penyergapan terhadap tersangka, jajarannya itu mengalami kendala soal akses masuk ke dalam hotel tersebut. Petugas bisa dapat masuk ke dalam hotel tersebut harus dengan menggunakan kartu akses dari pihak hotel tersebut.

"Kurang lebih hampir sekitar 20 menit kami bernego dengan pihak manajemen hotel, untuk dapat masuk ke dalam pakai akses kartu hotel," katanya.

Saat prosesi nego antara polisi dengan pihak manajemen hotel tersebut, ternyata Agung mengetahui bahwa dirinya akan ditangkap oleh petugas. Ia pun akhirnya melarikan diri.

Saat itu polisi bergegas mengejar. Namun Agung menjatuhkan diri.

"Saat dia (Agung) ingin ditangkap petugas, tersangka diduga mengetahui kedatangan polisi yang ingin menangkapnya," ujarnya. (Nur Habibie)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ternyata, yang Tewas Usai Lompat di Cikini Seorang Buronan

Ternyata, yang Tewas Usai Lompat di Cikini Seorang Buronan

News | Jum'at, 06 November 2015 | 20:40 WIB

Seorang Lelaki Tewas Usai Jatuh dari Lantai Empat Hotel di Cikini

Seorang Lelaki Tewas Usai Jatuh dari Lantai Empat Hotel di Cikini

News | Jum'at, 06 November 2015 | 18:48 WIB

Wakil Jaksa Agung: Ada Beberapa Kendala dalam Kasus BLBI

Wakil Jaksa Agung: Ada Beberapa Kendala dalam Kasus BLBI

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 21:16 WIB

Buronan Korupsi NTT Tertangkap di Depok

Buronan Korupsi NTT Tertangkap di Depok

News | Jum'at, 23 Oktober 2015 | 04:02 WIB

Mantan Rocker Ini Jadi Buronan Perempuan Teroris Paling Dicari

Mantan Rocker Ini Jadi Buronan Perempuan Teroris Paling Dicari

News | Senin, 05 Oktober 2015 | 07:30 WIB

Polisi Tewas Ditembak Teroris, 140 Personel Brimob Terjun ke Poso

Polisi Tewas Ditembak Teroris, 140 Personel Brimob Terjun ke Poso

News | Jum'at, 21 Agustus 2015 | 14:37 WIB

Buronan Teroris Dunia Mati Dibom Pesawat Amerika

Buronan Teroris Dunia Mati Dibom Pesawat Amerika

News | Senin, 15 Juni 2015 | 19:14 WIB

Buronan Penggelapan Uang Rp2,2 T Ditangkap di Kamboja

Buronan Penggelapan Uang Rp2,2 T Ditangkap di Kamboja

News | Minggu, 17 Mei 2015 | 14:20 WIB

Jaksa Agung Bantah Jokowi Temui Buronan BLBI di Papua Nugini

Jaksa Agung Bantah Jokowi Temui Buronan BLBI di Papua Nugini

News | Jum'at, 15 Mei 2015 | 18:00 WIB

Buang Hajat di Mobil Orang, Lelaki Ini Jadi Buronan Polisi

Buang Hajat di Mobil Orang, Lelaki Ini Jadi Buronan Polisi

News | Jum'at, 13 Maret 2015 | 07:55 WIB

Terkini

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

Terbongkar! WNA China Sulap Apartemen Jakarta Jadi Pabrik Vape Narkoba Etomidate

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:10 WIB

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

Alih Fungsi Kali Ciputat dan Kelalaian Proyek Jadi Biang Kerok Banjir di Taman Mangu Indah?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:56 WIB

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

Hakim Militer Minta Ahli Kimia Uji Campuran Air Keras dalam Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:43 WIB

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

Ade Armando Pamit dari PSI: Tameng untuk Jokowi atau Sekadar Strategi 'Cuci Tangan' Politik?

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 21:01 WIB

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

Siasat Licin Teroris JAD di Sulteng: Jualan Buah di Siang Hari, Sebar Propaganda ISIS di Medsos

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:50 WIB

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

Waka DPR Soroti Darurat Kekerasan Seksual di Pendidikan: Harus Ada Efek Jera dan Sanksi Berat!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:37 WIB

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

Kata Pengamat Soal Rupiah Melemah: Jangan Panik, Tak Bakal Ganggu Daya Beli

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:08 WIB

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

Kemensos Siapkan Skema Transisi Dapur Mandiri Siswa Sekolah Rakyat

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 20:07 WIB