Indonesia Jelaskan Kebakaran Sumatera-Kalimantan di COP Paris

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 12 November 2015 | 01:05 WIB
Indonesia Jelaskan Kebakaran Sumatera-Kalimantan di COP Paris
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar menyampaikan informasi terkini mengenai penanganan kebakaran hutan dan lahan, serta bencana kabut asap di Jakarta, Jumat (18/9). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mempersiapkan penjelasan terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di tanah air untuk disampaikan di Konferensi Tingkat Tinggi Perubahan Iklim (Conference of Parties/COP) ke-21 UNFCCC di Paris, Prancis.

"Kita akan coba jelaskan tentang karhutla ini, beberapa majalah internasioanl sudah banyak yang mengeluarkan hitungan (emisi) nya. Kita akan siapkan juga jika ditanyakan di COP 21," kata Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya di Pertemuan Multi Pihak Jelang Pelaksanaan COP 21, Jakarta, Rabu (11/11/2015).

Sejumlah peneliti dari beberapa badan penelitian dan pengembangan akan diminta estimasi gas rumah kaca (GRK) dari karhutla yang terjadi beberapa bulan terakhir di Indonesia.

"Kira-kira berapa, misal internasional sebut satu giga ton, apa iya benar? Kita harus punya cara juga menghitung itu," ujar dia.

Sejauh ini pemberitaan internasional masih netral, dan memberikan catatan bahwa pihak luar menunggu hasil transformasi yang akan dilakukan Indonesia di sektor kehutanan.

"Saya rasa jelas arahan dari Presiden, bahwa tidak ada lagi ijin di lahan gambut. Jika pun sudah ada ijin tidak boleh lagi dibuka (land clearing)," ujar dia.

Jika sudah ada yang terlanjur dibuka dan ternyata berada di kawasan lindung, ia mengatakan harus ditutup. Sudah ada edaran yang bersifat sementara dari kementerian terkait tidak dikeluarkannya lagi ijin kelola di lahan gambut.

"Sudah ada edaran bersifat sementara karena PP (Peraturan Pemerintah) nya masih disiapkan. Paling tidak mereka (perusahaan pemegang ijin di lahan gambut) harus sudah melakukan perubahan rencana kerja umum dan tahunan," katanya.

Transformasi akan terus dilakukan dengan menerima berbagai masukan, salah satunya dari hasil International Expert Roundtable Discussion for Peatland Management pada 13--14 November 2015 di Jakarta.

"Tugas saya kan memberi masukan ke Presiden, bahwa pendekatan transformasinya seperti apa. Dan intuisi politiknya secara internasional seperti apa dijabarkan beliau," ujar dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

TNI di Papua Bela Tudingan Perusahaan Sawit Pemicu Kebakaran

TNI di Papua Bela Tudingan Perusahaan Sawit Pemicu Kebakaran

News | Selasa, 10 November 2015 | 05:35 WIB

Cegah Kebakaran Hutan Terulang, Jokowi Siapkan Perpres

Cegah Kebakaran Hutan Terulang, Jokowi Siapkan Perpres

News | Selasa, 10 November 2015 | 02:56 WIB

Isu Asap Jadi Topik Hangat di Debat Cabup Kotawaringin Timur

Isu Asap Jadi Topik Hangat di Debat Cabup Kotawaringin Timur

News | Selasa, 10 November 2015 | 02:05 WIB

Prof Hero: Bencana Kebakaran Lahan dan Kabut Asap Belum Berakhir

Prof Hero: Bencana Kebakaran Lahan dan Kabut Asap Belum Berakhir

wawancara | Senin, 09 November 2015 | 07:00 WIB

Alat Ciptaan ITB Sudah Dikirim ke Daerah Bencana Asap

Alat Ciptaan ITB Sudah Dikirim ke Daerah Bencana Asap

News | Kamis, 05 November 2015 | 19:23 WIB

Sepekan, 21,3 Miliar Meter Kubik Hujan Turun di Area Kebakaran

Sepekan, 21,3 Miliar Meter Kubik Hujan Turun di Area Kebakaran

News | Kamis, 05 November 2015 | 18:55 WIB

Ini Alat Canggih Kampus di Indonesia untuk Tanggulangi Asap

Ini Alat Canggih Kampus di Indonesia untuk Tanggulangi Asap

News | Kamis, 05 November 2015 | 17:25 WIB

Asap Tak Habis-habis, Pemerintah Sebaiknya Terima Bantuan Asing

Asap Tak Habis-habis, Pemerintah Sebaiknya Terima Bantuan Asing

News | Kamis, 05 November 2015 | 17:16 WIB

Menristek Apresiasi Kampus yang Bantu Tangani Kebakaran Lahan

Menristek Apresiasi Kampus yang Bantu Tangani Kebakaran Lahan

News | Kamis, 05 November 2015 | 16:07 WIB

Presiden: El Nino Masih Kuat

Presiden: El Nino Masih Kuat

News | Rabu, 04 November 2015 | 18:08 WIB

Terkini

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

eK Cross EV: Mobil Listrik Murah Mitsubishi yang Harganya Mirip Wuling Air EV, Jarak Tempuh?

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 20:39 WIB

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Ramalan Cinta 12 Zodiak pada 14-20 September 2026, Ada yang Dihantui Masa Lalu

Lifestyle | Minggu, 13 September 2026 | 20:10 WIB

×