Proyek Rehabilitasi Gagal, Kebun Sawit Jadi Raja di Kapuas

Laban Laisila

Senin, 23 November 2015 | 07:31 WIB
Proyek Rehabilitasi Gagal, Kebun Sawit Jadi Raja di Kapuas
Lahan perkebunan sawit di Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah. [Suara.com/Laban Laisila]

Suara.com - Suara bising mesin kelotok, perahu sepanjang empat meter, yang kami tumpangi memecah keheningan hutan Desa Mantangai Hulu, Kecamatan Mantangai, Kuala Kapuas, Kalimantan Tengah.

Suara.com ditemani tiga warga Dayak Ngaju dan seorang aktivis lingkungan dari Petak Danum menyusuri kanal anak sungai Kapuas selebar lebih dua meter yang membelah hutan Mantangai.

Hari masih pagi saat perjalanan dilakukan pada awal Oktober 2015 lalu. Kabut asap dan udara yang membuat sesak mengiringi perjalanan kami.

Sejak tiba di Mantangai, asap memang sudah menggantung saban waktu. Pagi, siang dan malam, asap meyebar ke segala penjuru arah di Kampung Mantangai Hulu.

Beberapa kali kepala mesti merunduk menghindari dahan pohon yang melintangi kanal dan melindungi wajah dari cipratan air sungai bercampur gambut berwarna merah kecokelatan.

Baru 40 menit perjalanan, lebatnya pepohonan mulai berganti lengang. Di ujung lorong sungai, tampak cahaya lebih terang.

Semakin mendekat ke ujung, sungai mulai melebar dan warna air menjadi merah kehitaman.  Bau asap semakin menyengat dan muncul pemandangan gundul di sepanjang pinggir kanal.

Di sebelah kanan dan kiri kanal lahan gambut setinggi satu meter, terlihat bekas bakaran gambut berwarna putih abu dan hitam gosong.

Kami menyempatkan menepi dan penasaran melongok apa yang tersisa di atas lahan kosong itu. Ternyata sejauh mata memandang, hanya ada tanaman sawit muda tertanam berbaris rapi.

Di seberang kanal, terlihat dua alat berat terpakir di atas lahan kebun sawit tanpa menemukan satupun petugas perkebunan.

“Ini kebun sawit milik PT Kalimantan Lestari Mandiri (KLM), dulu warga pernah tanami karet jelutung, tapi sekarang berubah jadi sawit, warga tak bisa lagi berladang di sini. Pemerintah sudah kasih ke PT,” kata Noorhadie Karben, warga Dayak Ngaju, bekas Sekdes Mantangai Hulu.

Kebun sawit PT KLM berdiri di atas lahan bekas proyek sejuta hektar Pengembangan Lahan Gambut (PLG), Kalimantan Tengah.

Proyek ambisius pemerintahan Soeharto ini dimulai pada 1996 dengan maksud ketahanan pangan dan menyebar transmigran dari Jawa.

Kala itu, jutaan pohon dibabat habis, termasuk hutan lindung yang tegak berdiri di kawasan kubah gambut Kapuas sedalam lebih dari 8 meter.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia dan Malaysia Bentuk Dewan Negara Penghasil Sawit

Indonesia dan Malaysia Bentuk Dewan Negara Penghasil Sawit

Bisnis | Minggu, 22 November 2015 | 14:48 WIB

Pembakaran Hutan, Sawit Watch Minta Anggota RSPO Nakal Ditindak

Pembakaran Hutan, Sawit Watch Minta Anggota RSPO Nakal Ditindak

News | Minggu, 15 November 2015 | 16:07 WIB

Berkas 50 Tersangka Pembakar Lahan Dilimpahkan ke Kejaksaan

Berkas 50 Tersangka Pembakar Lahan Dilimpahkan ke Kejaksaan

News | Sabtu, 14 November 2015 | 05:01 WIB

AS Beri Bantuan 2,9 Juta Dolar AS Untuk Restorasi Hutan Indonesia

AS Beri Bantuan 2,9 Juta Dolar AS Untuk Restorasi Hutan Indonesia

News | Jum'at, 13 November 2015 | 14:57 WIB

Terkini

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

Pramono Anung Resmikan Wajah Baru Rasuna Said: Ingin Jadi Ikon Gembok Cinta Ala Paris

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 11:45 WIB

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

Sudah Keluar Modal Besar, Asosiasi Minta Kepastian dan Mitigasi usai Moratorium Dapur MBG

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:45 WIB

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

Cerita di Balik Halte Setiabudi Integritas: Ide Ketua KPK saat Naik Bus dari Ragunan

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:15 WIB

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

Mandalika hingga Rempang: Hak Rakyat Tergilas Proyek Negara, Pemulihan Cuma Janji?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:00 WIB

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

AI Digadang-gadang Mampu Kurangi Emisi Karbon, Benarkah?

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:55 WIB

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

Stop Stigma Anti-Negara! Kritik Bukan Ancaman, Semua Presiden Wajib Tunduk pada Konstitusi!

News | Minggu, 21 Juni 2026 | 08:46 WIB

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

Benarkah Demo Mahasiswa Ditunggangi? Ini Alasan Mengapa PDIP Dicurigai

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:40 WIB

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:09 WIB

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

Sekolah Rakyat Ubah Jalan Hidup Aldo, Mantan Tukang Las Kini Punya Impian ke Negeri Sakura

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 21:01 WIB

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

Bupati Kediri Apresiasi Capaian Siswa Sekolah Rakyat dalam Open House 2026

News | Sabtu, 20 Juni 2026 | 20:50 WIB