Pemberontak Suriah Klaim Tembak Mati Dua Pilot Jet Tempur Rusia

Ruben Setiawan

Rabu, 25 November 2015 | 06:10 WIB
Pemberontak Suriah Klaim Tembak Mati Dua Pilot Jet Tempur Rusia
Sebuah pesawat Sukhoi SU-24 Rusia lepas landas dari pangkalan udara Hmeymim, Suriah. (Reuters)

Suara.com - Seorang komandan kelompok pemberontak Suriah mengklaim telah menembak mati dua pilot pesawat tempur Rusia yang jatuh ditembak pesawat tempur Turki. Mereka juga mengklaim telah menghancurkan sebuah helikopter yang dikirim Rusia untuk menyelamatkan kedua pilot tersebut.

"Kedua pilot didapati dalam keadaan tewas. Rekan-rekan kami menembak ke udara dan mereka tewas di udara," kata wakil komandan brigade Turkmen Suriah, Alpaslan Celik, di dekat Desa Yamadi, Suriah, seperti dikutip Metro.

Sebelumnya, Jahed Ahmad, anggota kelompok Brigade ke-10 di Pesisir, megatakan bahwa dua kru pesawat tempur Rusia tersebut mencoba mendarat dengan parasut mereka usai keluar dari kokpit pesawat. Namun, keduanya ditembaki anggota dari kelompoknya.

Kelompok tersebut merilis sebuah video yang menampilkan sejumlah orang bersenjata berdiri di sekitar seorang pilot berambut pirang dengan memar-memar di wajahnya. Sang pilot tampak tidak sadarkan diri.

Seorang lelaki terdengar menyebut "seorang pilot Rusia", sementara seorang lainnya mengatakan,"Divisi ke-10 telah menangkap seorang pilot Rusia".

Pemerintah Turki mengatakan, pesawat yang ditembak jatuh itu awalnya tidak mengindahkan peringatan untuk tidak melanggar wilayah udara Turki.

"Pada 24 November 2015 pada sekitar pukul 9.20 pagi, sebuah pesawat yang asalnya tidak diketahui melanggar wilayah udara Turki meski sudah diperingatkan (10 kali dalam 5 menit) di kawasan Yayladagi, Hatay," kata pihak militer Turki.

"Dua pesawat tempur F-16 di kawasan patroli udara di wilayah tersebut mengintervensi pesawat tak dikenal tersebut sesuai dengan peraturan pada sekitar 9.24 pagi".

Rusia membantah jika pesawatnya melanggar zona terbang Turki dan masih berada di wilayah udara Suriah. Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan bahwa Turki menikam Rusia dari belakang. Rusia menyebut pesawat tempur jenis Sukhoi SU-24 tersebut ditembak jatuh oleh peluru artileri. Namun, Turki mengklaim bahwa pesawat tempur F-16 milik merekalah yang menembak jatuh Sukhoi tersebut.

Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, kedua pilot Sukhoi berhasil selamat dari ledakan berkat kursi pelontar di kokpit. Dilansir dari Reuters, Staf Umum Militer Rusia mengatakan bahwa salah satu pilot mereka ditembak mati di darat setelah pesawatnya jatuh. Sementara itu, seorang tentara tewas dalam sebuah operasi penyelamatan.

Kementerian Pertahanan Rusia telah memutus komunikasi militer dengan Turki menyusul insiden tersebut. Mereka akan menyiagakan sebuah kapal perang di perairan lepas pantai Provinsi Latakia, Suriah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Soroti Proyek Satelit Rusia di Biak, Pansus Papua DPD RI Mulai Inventarisasi Masalah

Soroti Proyek Satelit Rusia di Biak, Pansus Papua DPD RI Mulai Inventarisasi Masalah

News | Senin, 06 Juli 2026 | 13:45 WIB

Berapa Tinggi Empire State Building? Angela Nikolau and Ivan Kuznetsov Nekat Lamaran di Puncaknya

Berapa Tinggi Empire State Building? Angela Nikolau and Ivan Kuznetsov Nekat Lamaran di Puncaknya

Lifestyle | Senin, 06 Juli 2026 | 11:25 WIB

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

Spesifikasi Pesawat Sukhoi Su-35 Milik Iran yang Disiapkan Oleh Rusia

News | Minggu, 05 Juli 2026 | 18:03 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Meski Angkat Koper, Arda Guler Selamatkan Wajah Timnas Turki di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:05 WIB

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

4 Fakta Menarik Ketangguhan Turki Menjegal Dominasi Amerika Serikat di Piala Dunia 2026

Bola | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:56 WIB

Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Turki vs Amerika Serikat: Ujian Mental di Akhir Fase Grup Piala Dunia 2026

Your Say | Kamis, 25 Juni 2026 | 17:35 WIB

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper

News | Rabu, 24 Juni 2026 | 20:34 WIB

Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?

Piala Dunia 2026: Nestapa Timnas Turki, Gagal karena Kutukan Hakan Sukur?

Your Say | Rabu, 24 Juni 2026 | 13:40 WIB

Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka

Piala Dunia 2026 dan Comeback Turki yang Menodai Sejarah Keikutsertaan Terakhir Mereka

Your Say | Minggu, 21 Juni 2026 | 14:20 WIB

Terkini

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

Indonesia Dinilai Terjebak 'Carbon Lock-in', Mengapa Target Energi Bersih Berisiko Sulit Tercapai?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

Habis Serang AS, IRGC Iran Hasut Warga Yordania: Bebaskan Tanah Islam dari Penjajah Amerika

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:14 WIB

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

Militer AS 'Berencana' Langgar Konvensi Jenewa 1949, Ancam Stabilitas Dunia

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:09 WIB

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

Tanaman Malapari Berpotensi Jadi Komoditas Bioenergi, Bagaimana BRIN Dorong Pengembangannya?

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 12:08 WIB

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

Amerika Serikat Mau Hentikan Bantuan Rp 59,63 Triliun ke Israel

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:59 WIB

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

Babak Baru Kasus Nadiem Makarim, Sidang Banding Akan Digelar Awal Agustus

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:45 WIB

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

Usai Diambil Alih, Kawasan Hotel Sultan Akan Disulap Jadi Sumber Baru Pemasukan Negara

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:43 WIB

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

Dituding Penjahat Perang, Amerika Diadukan ke PBB Usai Serang Warga Sipil di Iran Selatan

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:39 WIB

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

Kondisi Remaja Korban Rudapaksa 27 Pria di Sampang Membaik, Korban Mulai Berani Bercerita

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:30 WIB

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

Peron Baru Stasiun Bogor Beroperasi Hari Ini, Siap Layani KRL 12 Gerbong

News | Rabu, 15 Juli 2026 | 11:24 WIB

×