Satu Lagi Dokter Mengabdi di Kepulauan Aru Meninggal

Ririn Indriani | Suara.com

Kamis, 17 Desember 2015 | 11:14 WIB
Satu Lagi Dokter Mengabdi di Kepulauan Aru Meninggal
Ilustrasi. (Shuttterstock)

Suara.com - Satu lagi dokter yang melaksanakan program internship di Kabupaten Kepulauan Aru, Maluku, Afrianda Naufan yang biasanya disapa Nanda meninggal dunia di Ambon pada Selasa (15/12/2015) malam.

Informasi yang didapat di RSUD dr.M. Haulussy Ambon, Rabu (16/12/2015), menyebutkan, dokter muda itu meninggal setelah dirujuk dari RSUD Cenderawasih, Dobo, ibu kota Kabupaten Kepulauan Aru pada Selasa (15/12/2015).

Sebelum dirujuk ke Ambon dia sempat menjalani perawatan di RSUD Cenderawasih, Dobo, selama empat hari.

Almarhum meninggal setelah sempat koma, menyusul penanganan intensif sejak tiba di Unit Gawat Darurat (UGD) dr.M. Haulussy berlokasi di kelurahan Kudamati, kecamatan Nusaniwe, Kota Ambon.

Saat dirujuk dari RSUD Cenderawasih, almarhum sempat koma beberapa kali akibat terserang demam dan dehidrasi.

Sayangnya, pada Selasa malam, kondisinya terus memburuk hingga akhirnya tidak bisa tertolong lagi.
Dengan meninggalnya dokter Nanda, berarti sudah dua dokter muda yang menjalani program internship di Dobo, Aru meninggal dalam tugas.

Sebelumnya, dokter Donisius Giri Samudra (Andra) juga meninggal dunia karena sakit pada 11 November 2015.

Hanya bedanya, dokter Nanda sempat dievakuasi ke RSUD Ambon, sedangkan dokter Andra tidak bisa dievakuasi karena keterbatasan transportasi udara.

Para dokter program internship yang bertugas di daerah terpencil dengan pesangon (bantuan hidup dasar) sebesar Rp 2,5 juta / bulan sebelum dipotong pajak.

Mereka harus membayar sendiri sejumlah uang untuk turut serta dalam program BPJS kesehatan.

Kepala Opini Publik Kemenkes, Anjari Umarjianto, mengemukakan, keluarganya akan mendapatkan piagam dan santunan sebesar enam kali gajinya yakni sekitar Rp 15 juta.

Penjabat Bupati Kepulauan Aru, Angelius Renjaan dan Kadis Kesehatan setempat, dr. Nita Uniplaitta belum sempat dikonfirmasi karena saat dihubungi dari Ambon telpon genggam (HP) tidak aktif. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Bedanya Dokter Umum dengan Dokter Layanan Primer

Ini Bedanya Dokter Umum dengan Dokter Layanan Primer

Health | Jum'at, 11 Desember 2015 | 19:48 WIB

Menkes Dorong Dokter Umum Ambil Spesialis Dokter Layanan Primer

Menkes Dorong Dokter Umum Ambil Spesialis Dokter Layanan Primer

Health | Jum'at, 11 Desember 2015 | 19:18 WIB

Satu dari Empat Dokter Muda Rentan Depresi

Satu dari Empat Dokter Muda Rentan Depresi

Health | Jum'at, 11 Desember 2015 | 09:04 WIB

Dokter Magang Meninggal di Daerah Tugas, Ini Tanggapan Menkes

Dokter Magang Meninggal di Daerah Tugas, Ini Tanggapan Menkes

News | Kamis, 12 November 2015 | 15:33 WIB

Terkini

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

Misi Kemanusiaan Miss Cosmo 2025: Perkuat Akses Operasi Bibir Sumbing Gratis di Indonesia

News | Minggu, 26 April 2026 | 00:01 WIB

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

Amerika Serikat Perluas Blokade Iran ke Selat Hormuz Hingga Samudra Pasifik dan Hindia

News | Sabtu, 25 April 2026 | 22:05 WIB

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

Perang AS - Iran Bikin Eropa Boncos, Biaya Impor Bahan Bakar Bengkak Rp 505 Triliun

News | Sabtu, 25 April 2026 | 21:05 WIB

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

Halalbihalal Tokoh Sumbagsel: Mendagri Tito Ajak Rumuskan Program Nyata 2027-2029

News | Sabtu, 25 April 2026 | 20:12 WIB

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

Gaji Jurnalis Pemula Disorot: Idealnya Rp 9,1 Juta, Faktanya Masih Banyak di Bawah UMR

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:50 WIB

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

PERKUPI Lantik Pengurus Jakarta, Tegaskan Peran Jaga Kerukunan Umat Beragama di Ibu Kota

News | Sabtu, 25 April 2026 | 19:10 WIB

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

Alasan KPK Dorong Capres hingga Cakada dari Kader Parpol: Demi Cegah Mahar Politik

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:40 WIB

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

Hadirkan Raisa hingga Yura Yunita, Pagelaran Sabang Merauke 2026 Siap Guncang Indonesia Arena!

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:19 WIB

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

Terseret Pusaran Narkoba, Pemprov DKI Jakarta Segel Permanen Whiterabit PIK

News | Sabtu, 25 April 2026 | 18:15 WIB

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

Swadaya Warga Matraman Lindungi Ibu Hamil dan Anak dari Asap Rokok

News | Sabtu, 25 April 2026 | 17:28 WIB