Dubes Malaysia Senang Pendemo Jakarta di Kantornya Berkurang

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 13 Januari 2016 | 05:01 WIB
Dubes Malaysia Senang Pendemo Jakarta di Kantornya Berkurang
Ilustrasi bendera Malaysia. (Shutterstock)

Suara.com - Duta Besar Malaysia untuk Indonesia Dato Seri Zahrin Bin Mohamed Hashim mengaku senang jumlah unjuk rasa di depan kedutaan besar Malaysia sangat berkurang. Dia bertugas di Indonesia sudah 2 tahun.

"Sudah dua tahun ini, unjuk rasa di depan kedutaan besar Malaysia berkurang tajam," kata Zahrin dalam sambutannya pada pertemuan tidak resmi dengan pemimpin media dan wartawan di kediamannya di Jakarta, Selasa (12/1/2016) malam.

Zahrin, yang berlatar belakang politisi itu mengatakan tidak sungkan menemui pengunjuk rasa dan mendengarkan yang mereka sampaikan. Menurut dia, pendekatan dan sentuhan seperti itu mampu menemukan sasaran.

"Kami berkomunikasi dan ke depankan kontak 'people to people' dan kami menyadari informasi yang para pengunjuk rasa miliki terbatas," kata dia.

Hanya saja, dia mengakui bahwa masih ada media "nakal" di Indonesia. Media itu menyiarkan berita bias karena masih terjadi kesalahpahaman.

Pada bagian lain ia menjawab beberapa pertanyaan wartawan tentang Masyarakat Ekonomi ASEAN (ASEAN), penanganan tenaga kerja Indonesia (TKI) ilegal dan perbatasan kedua negara.

Terkait dengan MEA, dia mengatakan Malaysia dan Indonesia harus meneruskan dan mantapkan hal tersebut untuk menghadapi tantangan global.

"Tak ada pilihan perdagangan penting unt survival bangsa-bangsa di Asia Tenggara," kata Zahrin.

Sebagai satu blok dengan hampir 600 juta orang di ASEAN, katanya, tiap-tiap negara anggota ASEAN termasuk Malaysia dan Indonesia dapat memanfaatkan peluang dari MEA.

Dari sisi Malaysia, ASEAN saja tidak cukup. "Karena kami ikut persetujuan Trans-Pasific Partnership," kata dia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Menlu Pastikan KBRI Memantau Korban Kecelakaan Bus Malaysia

Menlu Pastikan KBRI Memantau Korban Kecelakaan Bus Malaysia

News | Minggu, 10 Januari 2016 | 03:18 WIB

Kontras Pertanyakan Alasan Malaysia Mendeportasi Mugiyanto

Kontras Pertanyakan Alasan Malaysia Mendeportasi Mugiyanto

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 19:18 WIB

Deportasi Mugiyanto, KontraS: Malaysia Paranoid

Deportasi Mugiyanto, KontraS: Malaysia Paranoid

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 18:13 WIB

Pakar Hukum Malaysia: Deportasi Mugiyanto Berlebihan

Pakar Hukum Malaysia: Deportasi Mugiyanto Berlebihan

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 16:22 WIB

Deportasi Mugiyanto Bertentangan dengan Komitmen HAM ASEAN

Deportasi Mugiyanto Bertentangan dengan Komitmen HAM ASEAN

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 15:57 WIB

Dideportasi, Mugiyanto Pakai Skype Bicara 'Gerakan' di Malaysia

Dideportasi, Mugiyanto Pakai Skype Bicara 'Gerakan' di Malaysia

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 15:28 WIB

Aktivis Malaysia: Deportasi Mugiyanto Kekanak-kanakan

Aktivis Malaysia: Deportasi Mugiyanto Kekanak-kanakan

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 15:04 WIB

Aktivis Indonesia Mugiyanto Dideportasi Malaysia

Aktivis Indonesia Mugiyanto Dideportasi Malaysia

News | Kamis, 07 Januari 2016 | 14:45 WIB

Sudah Terbang 8 Menit, Pilot Malaysia Airlines Sadar Salah Arah

Sudah Terbang 8 Menit, Pilot Malaysia Airlines Sadar Salah Arah

News | Senin, 28 Desember 2015 | 06:23 WIB

Cegah Terorisme, Polisi Perketat Perbatasan RI-Malaysia

Cegah Terorisme, Polisi Perketat Perbatasan RI-Malaysia

News | Rabu, 23 Desember 2015 | 09:28 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×