Array

3 Reaksi Jokowi Pascaledakan Bom Sarinah Jakarta

Jum'at, 15 Januari 2016 | 06:17 WIB
3 Reaksi Jokowi Pascaledakan Bom Sarinah Jakarta
Presiden Joko Widodo meninjau lokasi aksi teror di Gedung Sarinah, Jakarta, Kamis (14/1). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) langsung memberikan pernyataannya menyikapi teror bom di Sarinah, yang terjadi pada Kamis (14/1/2016) siang kemarin. Meski pernyataan itu dikeluarkan sebelum Jokowi mengetahui jelas peristiwa itu.

Dalam pernyataannya itu, Jokowi berbela sungkawa yang mendalam kepada korban akibat ledakan tersebut. Dia meminta semua pihak untuk tidak berspekulasi, sebelum ada penjelasan dan penyelidikan dari Polri. Dan meminta Polri untuk mengusut kasus ini dan menangkap lakon peristiwa ini.

Jokowi pun mempercepat kunjungan kerja ke Cirebon, Jawa Barat. Presiden kembali lagi ke Istana Kepresidenan karena ada teror bom. Di Istana, Jokowi langsung memanggil menteri, Gubernur Jakarta Basuki Tjahaja Purnama, dan kepala lembaga keamanan negara.

Sejumlah menteri yang hadir di antaranya, Menteri Politik Hukum dan Keamanan Luhut Panjaitan, Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara Yuddy Chrisnandi, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Badrorin Haiti, dan Kepala BIN Sutiyoso.

Sorenya, Jokowi mendatangi lokasi kejadian. Jokowi turun dari mobil kepresidenan di depan Hotel Sari Pan Pasific. Presiden yang mengenakan baju putih, didampingi Kapolda Metro Jaya Tito Karnavian, Menteri PMK Puan Maharani, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Menkopolhukan Luhut Panjaitan, Seskab Pramono Anung serta Panglima TNI Gatot Nurmantyo.

Hanya sekitar lima menit Jokowi melihat kondisi di lokasi kejadian. Di lokasi ia terlihat sempat berbincang dengan Kapolda. Tak lama kemudian Jokowi bersama menteri yang mendampinginya meninggalkan lokasi yang dikawal ketat oleh pasukan TNI.

Sebelumnya, Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Mohammad Iqbal mengatakan jumlah korban yang dihimpun polisi mencapai 31 orang. Korban terdiri dari luka sebanyak 24 orang dan meninggal dunia sebanyak tujuh orang.

Dari 24 korban luka terdiri dari lima anggota Polri dan warga sipil yang empat di antaranya warga Belanda, Austria, Jerman, dan Aljazair. Dari tujuh yang meninggal dunia, lima di antaranya pelaku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI