Lagi, Turki Tuding Jet Tempur Rusia Langgar Wilayah Udaranya

Ruben Setiawan Suara.Com
Minggu, 31 Januari 2016 | 06:12 WIB
Lagi, Turki Tuding Jet Tempur Rusia Langgar Wilayah Udaranya
Sebuah pesawat tempur Sukhoi SU-34 mendarat di pangkalan udara Hmeymin, Latakia, Suriah. (Reuters)

Suara.com - Turki, pada Sabtu (30/1/2016), menuduh sebuah pesawat tempur Rusia jenis Sukhoi SU-34 melanggar zona udaranya, meski sudah diperingatkan. Namun, Rusia membantah tuduhan tersebut.

Insiden ini bukan yang pertama. Pada bulan November lalu, Turki menembak jatuh sebuah pesawat Rusia yang dianggap melanggar wilayah udara Turki. Peristiwa tersebut mengakibatkan retaknya hubungan diplomatik kedua negara.

Juru bicara Kementerian Pertahanan Rusia Mayor Jenderal Igor Konashenkov membantah tuduhan Turki. Menurut Igor, tidak ada pesawat Rusia yang masuk wilayah udara Turki. Ia menuduh Turki balik dan menyebutnya melakukan propaganda murni.

Lebih lanjut Igor mengatakan, radar yang dimiliki Turki tidak mampu mendeteksi jenis maupun asal dari pesawat yang masuk kawasan udaranya. Selain itu, imbuh Igor, tidak ada peringatan verbal yang diberikan Turki, baik dalam Bahasa Inggris maupun Bahasa Rusia.

Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Turki, dalam pernyataannya mengatakan telah memanggil duta besar Rusia pada Jumat (29/1/2016) malam. Mereka mengatakan, pelanggaran tersebut adalah bukti nyata bahwa Rusia ingin meningkatkan ketegangan di antara kedua negara.

"Kami menegaskan bahwa Federasi Rusia tidak boleh melanggar wilayah udara Turki, yang juga merupakan wilayah udara NATO (Pakta Pertahanan Atlantik Utara)," bunyi pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Turki.

"Kami menekankan sekali lagi bahwa konsekuensi yang tidak diinginkan dari perilaku tak bertanggungjawab tersebut akan dikenakan pada Federasi Rusia," sambungnya.

Sekjen NATO Jens Stoltenberg mengatakan dan mendesak Rusia untuk memastikan agar mereka tidak lagi melanggar wilayah udara NATO.

Sementara itu, Presiden Turki Tayyip Erdogan mengatakan ingin bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin pascainsiden tersebut.

"Saya mengatakan kepada Kementerian Luar Negeri kami untuk bisa menyampaikan keinginan saya menemui Tuan Putin secara pribadi. Belum ada jawaban atas permintaan saya," kata Erdogan. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 15 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Bangun Ruang dan Statistika
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Andai Bisa Ganti Pekerjaan, Apa Profesi Paling Pas Buat Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI