Dituduh Terima Dana Asing, Pusat Bantuan Hukum di Beijing Ditutup

Adhitya Himawan | Suara.com

Rabu, 03 Februari 2016 | 03:24 WIB
Dituduh Terima Dana Asing, Pusat Bantuan Hukum di Beijing Ditutup
Hillary Clinton. (Reuters)

Suara.com - Pusat bantuan hukum perempuan di Beijing diperintahkan untuk ditutup karena menerima dana dari lembaga donor asing, kata media milik pemerintah Cina, Selasa (2/2/2016), setelah calon Presiden Amerika Serikat Hilary Clinton mendukung pendanaan lembaga tersebut.

Polisi Beijing memerintahkan penutupan Pusat Pelayanan dan Konsultasi Hukum Perempuan Zhongze yang memberikan pelayanan secara cuma-cuma kepada perempuan Cina berpenghasilan rendah, demikian laporan Global Times yang dikelola oleh negara.

"Perintah tersebut mungkin sebagai akibat dari pendanaan organisasi asing," kutipnya dengan menyebutkan bahwa lembaga tersebut menerima pendanaan dari Ford Foundation yang berpusat di AS.

Munculnya artikel tersebut karena pekerja amal di Cina melaporkan meningkatnya tekanan polisi terhadap pendanaan asing dan media pemerintah menuding persekongkolan organisasi asing untuk melemahkan sistem politik otoriter di negara "Tirai Bambu" tersebut.

Bulan lalu Cina menahan dan mengusir aktivis hak asasi manusia asal Swedia yang membantu para pengacara Cina setelah mempertontonkan pengakuan pelanggaran hukumnya di stasiun televisi milik pemerintah.

Zhongze Centre yang didanai oleh pengacara Guo Jianmei setelah tokoh utama Konferensi Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk Perempuan digelar di Beijing pada 1995, terlihat sebagai simbol kemunculan masyarakat sipil di Cina dan berupaya memanfaatkan pengadilan untuk menentang ketidakadilan.

Sebagaimana disiarkan dalam laman media tersebut dia menyatakan bahwa penutupan lembaga itu, Senin (1/2/2016), dengan menyatakan berterima kasih kepada para pendukungnya tanpa memberikan penjelasan.

Calon Presiden AS dari Partai Demokrat Hilary Clinton, yang sama-sama pernah menghadiri konferensi tersebut bersama Guo, di Twitternya menyatakan: "Kebenaran di Beijing pada 1995, kebenaran hari ini: Hak kaum perempuan adalah hak asasi manusia. Lembaga ini harus tetap ada. Saya bertahan bersama Guo." Di bawah Presiden Xi Jin-ping, Partai Komunis yang menjalankan pemerintah Tiongkok menegaskan kembali kontrolnya terhadap masyarakat sipil, menahan lebih dari 130 pengacara hak kemanusiaan dan staf hukum pada tahun lalu.

Beijing sedang menyiapkan aturan baru yang menurut draf usulannya memberikan kewenangan kepada polisi mengontrol lebih ketat organisasi asing nonpemerintahan (LSM).

Dalam sebuah editorialnya, Global Times menyebutkan bahwa lembaga tersebut secara sukarela "menerima kasus-kasus sensitif dan menerima pendanaan asing untuk menyediakan pandangan atas persoalan tersebut." Editorial yang terkait dengan nama pena Shan Renping untuk redaktur Hu Xijin menambahkan bahwa bantuan asing tersebut memiliki muatan politis dan secara selektif dapat mengacaukan masyarakat Cina.

Zhongze Centre dikenal membela Deng Yujiao yang pada 2009 menikam pejabat pemerintah sampai mati karena berusaha untuk memuaskan berahi seksualnya terhadap Deng.

Tekanan publik menyebabkan jaksa mengurangi tuntutan hukuman pembunuhan tersebut agar lebih rendah dari tuntutan awal. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

Fadli Zon Jajaki Pendirian Rumah Budaya Indonesia di Beijing

News | Senin, 27 April 2026 | 14:03 WIB

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Dana Rp 3,01 T Kabur Dalam Sehari, Asing Ramai-Ramai Jual BBCA hingga BMRI

Bisnis | Minggu, 26 April 2026 | 10:37 WIB

Tak Cuma Outflow, Rebalancing MSCI Justru Bisa Picu Aksi Borong Saham

Tak Cuma Outflow, Rebalancing MSCI Justru Bisa Picu Aksi Borong Saham

Bisnis | Jum'at, 24 April 2026 | 14:54 WIB

Jakarta Andalkan Wisata Terintegrasi dan Kuliner Premium untuk Gaet Pasar Tiongkok

Jakarta Andalkan Wisata Terintegrasi dan Kuliner Premium untuk Gaet Pasar Tiongkok

Lifestyle | Jum'at, 24 April 2026 | 12:26 WIB

Akademisi Tekankan Pengawasan Ketat Aliran Dana Asing, Ini Alasannya

Akademisi Tekankan Pengawasan Ketat Aliran Dana Asing, Ini Alasannya

News | Rabu, 22 April 2026 | 16:23 WIB

Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!

Modus Perusahaan Cangkang, Bareskrim Sikat Penyelundup 56 Ribu iPhone Ilegal Senilai Rp235 Miliar!

News | Rabu, 22 April 2026 | 10:24 WIB

Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa

Banjir Rendam 20 RT di Jakarta Timur, Titik Tertinggi Hampir Setinggi Orang Dewasa

News | Senin, 20 April 2026 | 11:24 WIB

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Kunjungan Kerja ke AS, Purbaya Yakin Dana Asing Bakal Lebih Banyak Masuk Indonesia

Bisnis | Kamis, 16 April 2026 | 07:56 WIB

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Permintaan Melemah, Harga Konsentrat Tembaga dan Emas RI Anjlok

Bisnis | Rabu, 15 April 2026 | 13:41 WIB

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

Selat Hormuz Jadi Contoh, Andi Widjajanto Ungkap Ancaman Perang Rantai Pasok

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:17 WIB

Terkini

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

Proaktif, BPJS Ketenagakerjaan Pastikan Perlindungan Korban Kecelakaan KRL Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:31 WIB

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

Dinilai Kaburkan Nilai Yurisdiksi, Mahasiswa Desak MK Kabulkan Uji Materi UU Peradilan Militer

News | Selasa, 28 April 2026 | 22:04 WIB

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

Peta Kekuatan Jelang Muktamar NU, Muncul 5 Poros 'Paslon' Pimpinan, Siapa Terkuat?

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:46 WIB

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen  Green SM Buntut Kecelakaan KRL

Izin Terancam Dicabut? Kemenhub Bentuk Tim dan Panggil Manajemen Green SM Buntut Kecelakaan KRL

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:39 WIB

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

Heboh Video Tahanan di Bandara, Begini Penjelasan KPK

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:25 WIB

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

11 Tahun Mengabdi di Kompas TV, Nur Ainia Eka Rahmadyna Gugur Dalam Musibah Kereta Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:21 WIB

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

Jadwal Kereta Masih Terdampak Insiden Bekasi Timur, KA Parahyangan Terhambat 6 Jam Lebih

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:11 WIB

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

Target Beres Hari Ini! KCI Kebut Evakuasi KRL yang Tabrakan di Bekasi dan Audit Ulang Jalur

News | Selasa, 28 April 2026 | 21:10 WIB

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:57 WIB

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran

News | Selasa, 28 April 2026 | 20:56 WIB