2025, Timur Tengah Dilanda Perang Besar

Madinah | Suara.com

Jum'at, 05 Februari 2016 | 17:43 WIB
2025, Timur Tengah Dilanda Perang Besar
Tank militer Irak, Minggu (27/12), memasuki kota Ramadi, Provinsi Anbar yang sebelumnya dikuasi ISIS (Reuters).

Suara.com - Banyak yang berubah di tahun 2025 nanti. Kekuatan adidaya Amerika Serikat bakal merosot, ekonomi Eropa carut marut dan terjadi perang besar-besaran di Timur Tengah. Prediksi ini seperti disampaikan laman Decade Forecast.

Prediski ini mulai terlihat setelah Uni Eropa diterpa berbagai krisis ekonomi hingga kisruh akibat perang dengan kelompok militan ISIS. Kekacauan juga terjadi di Asia yang dimulai dengan perlambatan ekonomi di Cina.

Pada 2020 nanti, perang negara raksasa di Timur Tengah makin meluas. Teror akan menghantui sejumlah negara di sana. ISIS bakal menjadi masalah paling serius, dengan jumlah anggota yang semakin gemuk. Meski begitu, tensi AS-ISIS mengendur. Negara 'boneka' bentukan AS hancur dan terpecah. Kelompok militan juga makin menjamur dan saling berperang.

Selama periode krisis ekonomi Eropa, Rusia diprediksi bakal 'cari aman'. Meski begitu, mereka semakin agresif di wilayahnya. "Rusia akan berusaha mengintegrasikan kembali bekas Republik Soviet dalam sebuah demografis. Mereka akan memperluas pasarnya," kata prediksi.

Kendati demikian, Rusia melemah akibat tingginya biaya militer, melonjaknya harga minyak serta isu internal.

Turki, negara yang berbatasan langsung dengan Eropa pelan-pelan akan ikut terlibat dalam perang besar di Timur Tengah. Turki bangkit menjadi negara 'adi daya' di Timur tengah bersaing dengan Iran. AS diprediksi bakal mendukung kekuatan Turki di Asia dan Timur Tengah.

Di Asia, kekuatan Cina sebagai raksasa ekonomi Asia digeser Jepang. Cina bakal kehilangan dominasi militernyaseiring kekuatan militer Jepang yang makin besar.

Selain itu, pengaruh AS sebagai negara adidaya di tahun 2025 merosot akibat masalah ekonomi, politik dan kekuatan militer. AS akan lebih selektif memilih isu dunia yang akan mereka tindak lanjuti. Di masa ini, AS juga akan berusaha mendekat ke negara-negara subur. (News)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Salat Jum'at, ISIS Sembelih Bocah 14 Tahun

Tak Salat Jum'at, ISIS Sembelih Bocah 14 Tahun

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 13:51 WIB

Militer Arab Saudi Siap Bergabung dengan AS Perangi ISIS

Militer Arab Saudi Siap Bergabung dengan AS Perangi ISIS

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 08:00 WIB

Bendung ISIS, Irak Bangun Pagar Pengaman Mengitari Baghdad

Bendung ISIS, Irak Bangun Pagar Pengaman Mengitari Baghdad

News | Jum'at, 05 Februari 2016 | 01:43 WIB

Ada yang Tak Biasa di Foto Eksekusi ISIS Ini, Algojo Tampil Beda

Ada yang Tak Biasa di Foto Eksekusi ISIS Ini, Algojo Tampil Beda

News | Kamis, 04 Februari 2016 | 12:59 WIB

Terkini

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

Sejumlah Harga BBM Naik Hari Ini, JK: Tidak Bisa Tahan Lagi Negara Ini, Keuangannya Defisit

News | Sabtu, 18 April 2026 | 22:00 WIB

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

Aktivis Kecam Klaim DPR, Sebut Visum Gratis Bagi Korban Kekerasan Seksual Adalah Mandat UU

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:54 WIB

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

TB Hasanuddin Sentil Menhan dan Menlu Jarang Rapat di Komisi I: Kami Merasa Tertutup untuk Diskusi!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 21:06 WIB

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

Megawati Kritik Lemhannas: Jangan Dipersempit Hanya Jadi Lembaga Pencetak Sertifikat

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:53 WIB

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

Aktivis KontraS Disiram Air Keras, TB Hasanuddin: Momentum Revisi UU Peradilan Militer

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:25 WIB

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

Komnas HAM Desak Panglima TNI Evaluasi Operasi di Papua Imbas 12 Warga Sipil Meninggal

News | Sabtu, 18 April 2026 | 20:19 WIB

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

Warga Lebanon Pulang di Tengah Gencatan Senjata Rapuh, Serangan Israel Masih Terjadi

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:49 WIB

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

Geram! JK Ungkit Jasa Bawa Jokowi dari Solo ke Jakarta: Kasih Tahu Semua Sama Termul-termul Itu

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:45 WIB

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

Minta Jokowi Perlihatkan Ijazah, JK: Saya Tidak Melawan, Saya Senior yang Menasihati

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:32 WIB

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

Iran Tutup Lagi Selat Hormuz, IRGC: Amerika Serikat Perompak!

News | Sabtu, 18 April 2026 | 19:30 WIB