KPI: Kualitas Program TV Tak Akan Meningkat karena Rating

Pebriansyah Ariefana

Kamis, 10 Maret 2016 | 23:04 WIB
KPI: Kualitas Program TV Tak Akan Meningkat karena Rating
Ilustrasi televisi. (Shutterstock)

Suara.com - Komisi Penyiaran Indonesia meminta masyarakat lebih kritis terhadap media khususnya televisi dan radio. Sehingga dapat memilih tayangan yang layak untuk ditonton.

"Sekarang era reformasi, masyarakat jangan pasif terhadap televisi karena ada program tidak mendidik yang perlu dikritik," kata Komisioner KPI Pusat bidang kelembagaan Bekti Nugroho di Padang, Kamis (10/3/2016).

Hal itu disampaikan dalam acara literasi media 'Menciptakan Penyiaran yang Sehat dan Bermanfaat Bagi Bangsa dan Negara' yang diselenggarakan KPI Pusat.

Masyarakat perlu menseleksi tayangan di televisi. Terlebih program televisi ditentukan oleh rating. Dia memberi contoh saat ini sinetron 'Anak Jalanan' yang ratingnya masih bagus maka stasiun televisi lain kemungkinan akan mencontoh program serupa.

"Jadi dari sisi kualitas, program televisi tidak akan meningkat karena bergantung pada rating," kata dia.

Ia mengingatkan masyarakat jangan menelan mentah-mentah apa yang disampaikan oleh televisi karena tidak akan mendapatkan informasi yang valid. Media saat memberitakan suatu peristiwa punya sudut pandang sendiri atau disebut dengan agenda setting.

Oleh sebab itu sikap kritis terhadap media akan mencegah terjadi pencurian terhadap karakter dan budaya lokal. Bekti menceritakan di kota-kota besar saat ini para remaja lebih bangga mengonsumsi makanan cepat saji dari luar ketimbang pangan lokal akibat masifnya iklan di televisi. Masyarakat punya hak mengajukan keberatan terhadap siaran yang dinilai merugikan.

"Kalau ada sinetron yang tidak bermutu jangan ragu untuk mengkritik agar hadir tayangan yang cerdas dan memiliki nilai," ujarnya.(Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kak Seto Setuju Tayangan TV 'Melambai' Dilarang

Kak Seto Setuju Tayangan TV 'Melambai' Dilarang

News | Jum'at, 04 Maret 2016 | 08:46 WIB

Kak Seto Setuju Tayangan TV 'Melambai' Dilarang

Kak Seto Setuju Tayangan TV 'Melambai' Dilarang

News | Jum'at, 04 Maret 2016 | 08:46 WIB

TV Sensor Tayangan Sendiri Gara-gara KPI

TV Sensor Tayangan Sendiri Gara-gara KPI

News | Rabu, 02 Maret 2016 | 19:25 WIB

Larang Tayangan Lelaki "Melambai" di TV, Anggota KPI Disemprot

Larang Tayangan Lelaki "Melambai" di TV, Anggota KPI Disemprot

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 16:12 WIB

GIB Dukung KPI Tolak Tayangan Kebanci-Bancian

GIB Dukung KPI Tolak Tayangan Kebanci-Bancian

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 15:40 WIB

KPI Diprotes Gara-gara Serukan Stop Tayangan Lelaki "Melambai"

KPI Diprotes Gara-gara Serukan Stop Tayangan Lelaki "Melambai"

News | Selasa, 01 Maret 2016 | 13:16 WIB

Ini Tantangan Industri Televisi versi Tantowi Yahya

Ini Tantangan Industri Televisi versi Tantowi Yahya

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 17:05 WIB

Seluruh Elemen Produksi Konten Televisi Harus Ikuti Larangan KPI

Seluruh Elemen Produksi Konten Televisi Harus Ikuti Larangan KPI

News | Jum'at, 26 Februari 2016 | 15:57 WIB

Televisi Diminta Tak Tayangkan Tontonan 'Melambai'

Televisi Diminta Tak Tayangkan Tontonan 'Melambai'

News | Kamis, 25 Februari 2016 | 22:39 WIB

Dandhy Laksono: Kritik Konglomerasi TV dengan Dokumenter

Dandhy Laksono: Kritik Konglomerasi TV dengan Dokumenter

wawancara | Senin, 15 Februari 2016 | 07:00 WIB

Terkini

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

Denny Indrayana Tantang Gibran Hadir di Sidang MK soal Keabsahan Cawapres

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:18 WIB

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

Houthi Ultimatum Arab Saudi: Serang Yaman, Bandara Bakal Hancur Lebur

News | Minggu, 20 September 2026 | 21:05 WIB

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Prabowo Minta Sanksi Pembakar Hutan Masuk Kategori Terorisme Ekologi

Video | Minggu, 20 September 2026 | 21:01 WIB

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

5 Alasan Tarik Tunai di ATM Masih Terasa Merepotkan di Era Digital

Jabar | Minggu, 20 September 2026 | 20:58 WIB

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

Gibran Sentil Pegawai SPPG yang Olok-olok Korban Keracunan MBG: Jangan Bully Anak-anak

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:51 WIB

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

6 Masalah Tarik Tunai Konvensional yang Bikin Orang Beralih ke Dompet Digital

Sulsel | Minggu, 20 September 2026 | 20:48 WIB

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

5 Masalah Keuangan yang Sering Dialami Wisatawan Indonesia di Luar Negeri

Jatim | Minggu, 20 September 2026 | 20:33 WIB

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

Di Hadapan Pemimpin Kota Dunia, Pramono Pamer Ekonomi Jakarta Tumbuh 5,52 Persen

News | Minggu, 20 September 2026 | 20:32 WIB

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Startup Digital Purwodadi Bangun Ekosistem Kreatif, Anak Muda Lokal Jadi Motor Penggerak

Tekno | Minggu, 20 September 2026 | 20:30 WIB

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Terbentur Modal, UMKM Sulam Kasab Aceh Bangkit Berkat PNM Mekaar dan BRI

Bri | Minggu, 20 September 2026 | 20:20 WIB

×