Demo Anti-Transportasi 'Online' Juga Heboh di Berbagai Negara

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Selasa, 22 Maret 2016 | 19:13 WIB
Demo Anti-Transportasi 'Online' Juga Heboh di Berbagai Negara
Sejumlah sopir taksi saat memblokir sebuah jalan utama di San Jose, Kosta Rika, 18 Maret lalu, dalam rangka memprotes keberadaan Uber. 22/3/2016 [Reuters/Juan Carlos Ulate]

Suara.com - Protes atau unjuk rasa terhadap keberadaan dan aktivitas transportasi berbasis aplikasi (online) sebenarnya bukan hal yang sama sekali baru. Di dunia, aksi penentangan dan ketidaksukaan atas layanan taksi atau kendaraan sewa berbasis online Uber misalnya, bahkan sudah berlangsung setidaknya sejak 2-3 tahun lalu, tak lama sejak usaha itu resmi meluncur dan berkembang.

Aksi-aksi protes yang sejauh ini terjadi di sejumlah kota di berbagai belahan dunia, bahkan juga melibatkan tindak kekerasan dan anarkisme. Salah satu contoh misalnya adalah aksi protes para pengemudi taksi di Prancis, pada Juni 2015 lalu.

Sebagaimana antara lain dilansir laman News.com.au, setidaknya ribuan pengemudi taksi di beberapa kota di Prancis terlibat dalam aksi hampir setahun lalu itu. Tidak saja memblokir sejumlah besar jalan-jalan utama, mereka juga membakar ban dan sejumlah mobil, merusak, melakukan penganiayaan, hingga bentrok dengan aparat keamanan.



Dalam salah satu kejadian, seorang sopir yang mengaku tak ada kaitannya dengan Uber atau transportasi berbasis aplikasi apa pun, tetap diseret keluar mobilnya oleh pendemo, ketika mobilnya saat itu berjumpa blokade jalan di sebelah barat Paris. Para sopir taksi pendemo yang marah lantas merobek ban mobilnya, memecahkan kaca, lalu membakar mobil itu bersama satu mobil van lainnya.

Masih pada momen yang sama, sementara itu di Strasbourg saat itu, sejumlah sopir taksi dilaporkan berpura-pura menjadi penumpang yang memesan layanan Uber. Mereka melakukan itu untuk menjebak para sopir Uber, sebelum kemudian membawanya ke gudang atau tempat sepi untuk dianiaya.

Salah satu pesohor dunia, rocker perempuan asal Amerika Serikat, Courtney Love, bahkan mengaku menjadi salah satu saksi korban dalam peristiwa saat itu. Ketika itu, mobil yang ditumpangi Love dalam perjalanan dari bandara di Paris, diserang sekelompok orang, di mana sang sopir ditahan kawanan itu sementara mobilnya dirusak. Janda Kurt Cobain itu pun sempat menyiarkan kejadian tersebut via Twitter.



Polisi anti-huru hara Paris akhirnya harus melakukan tindakan keras guna membubarkan demo dan kerusuhan saat itu. Di Paris saja, polisi mencatat saat setidaknya 10 orang ditahan, sementara 7 petugas polisi terluka, dan sekitar 70 kendaraan rusak dalam unjuk rasa berujung bentrok antara sopir taksi konvensional vs Uber itu.

Paris dan kota lain di Prancis hanyalah salah satu contoh di mana terjadi protes hebat terhadap keberadaan transportasi berbasis online (dalam hal ini Uber) yanng dilakukan oleh para pengemudi taksi konvensional. Ada banyak kota dan tempat lainnya di dunia yang sebelumnya dan hingga sekarang juga mengalami hal serupa.

Berikut beberapa catatan di antaranya (di luar protes-protes kecil dan permasalahan legal):

-11 Juni 2014: Secara hampir serentak, armada taksi (konvensional) memblokir jalan-jalan utama di hampir semua kota-kota besar Eropa, termasuk di antaranya Madrid, Barcelona, Berlin, Roma, Milan, London, Warsawa, hingga Zagreb (Kroasia) dan lain-lain. Protes mereka terutama lantaran Uber dan jasa transportasi sejenis dinilai "mengancam kelangsungan hidup" mereka, serta bahwa Uber dan sejenisnya tak mengikuti aturan dan harga yang sama dengan transportasi konvensional.

-25 Juni 2015: Demo besar-besaran armada taksi di Prancis. Transportasi sewa di Paris lumpuh.

-24 Juli 2015: Sekitar seribu pengemudi taksi di Rio de Janeiro, Brasil, memblokir lalu lintas pada jam-jam sibuk di pagi hari, dalam rangka memprotes ekspansi Uber ke kota itu.

-21 Agustus 2015: Bertepatan dengan mulai beroperasinya Uber di Kosta Rika, pihak pemerintah sempat mengimbau taksi (konvensional) untuk melacak keberadaan Uber. Ini dimanfaatkan oleh para sopir taksi untuk menjebak sopir-sopir Uber, bahkan berujung pada pengrusakan salah satu armada Uber.

-14 Maret 2016: Sejumlah besar pengemudi taksi melakukan unjuk rasa, salah satunya dengan memblokir jalan utama di Bogota, Kolombia, sebagai bentuk protes terhadap keberadaan dan aktivitas Uber.

-18 Maret 2016: Kembali terjadi aksi protes dan blokade jalan oleh para sopir taksi di San Jose, Kosta Rika, yang terutama berkaitan dengan keterlibatan Uber dalam sebuah acara pameran lowongan kerja di kota itu. [News/Reuters/Telegraph/AFP]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

Polisi Periksa PT Vinfast Auto hingga Green SM, 36 Saksi Digeber Bongkar Tragedi KRL Bekasi!

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 13:29 WIB

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Dinas Bina Marga hingga PU, Bos Taksi Green SM Ditunda Besok

News | Senin, 04 Mei 2026 | 16:37 WIB

Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh

Menyusuri Gelap Kota di Taksi Malam: Antara Realita dan Moral yang Rapuh

Your Say | Senin, 04 Mei 2026 | 18:50 WIB

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Bos Taksi Green SM hingga Ditjen Perkeretaapian Hari Ini

Usut Tragedi KRL Bekasi: Polisi Periksa Bos Taksi Green SM hingga Ditjen Perkeretaapian Hari Ini

News | Senin, 04 Mei 2026 | 09:17 WIB

Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final

Korea Selatan Juara Piala Uber 2026, Tumbangkan China 3-1 di Final

Sport | Senin, 04 Mei 2026 | 06:58 WIB

Baru Kerja 3 Hari dan Dilatih Sehari, Ini Sopir Taksi Pemicu Kecelakaan Maut

Baru Kerja 3 Hari dan Dilatih Sehari, Ini Sopir Taksi Pemicu Kecelakaan Maut

Video | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:04 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal

Hasil Piala Uber 2026: Sikat Denmark 3-1, Srikandi Indonesia Lolos ke Semifinal

Sport | Jum'at, 01 Mei 2026 | 08:37 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB

Srikandi Jalanan: Melawan Lelah dan Stigma Demi Masa Depan Buah Hati

Srikandi Jalanan: Melawan Lelah dan Stigma Demi Masa Depan Buah Hati

Liks | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:15 WIB

Terkini

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

Motif Sakit Hati Anggota BAIS ke Andrie Yunus Diragukan, Hakim: Apa Urusan Prajurit dengan RUU TNI?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:54 WIB

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

Gibran dan Teddy Indra Wijaya Jadi Magnet Pilres 2029, Hensa: Semua Bergantung Keputusan Prabowo

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 08:14 WIB

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

Rusia Minta Evakuasi Diplomat dari Ibu Kota Ukraina, Eropa Memanas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:54 WIB

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

Gaza Kembali Membara! Serangan Israel Tewaskan Kolonel Polisi dan Lukai 17 Orang

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:29 WIB

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

Tulisan Tangan Terakhir Jeffrey Epstein Dipublikasikan, Isi Pesannya Bikin Geger

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:20 WIB

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 07:07 WIB

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

Kelicikan Zionis Israel, Beirut Selatan Dibombardir Saat Gencatan Senjata

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:57 WIB

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

Warga Perumahan Taman Mangu Indah Bantah Isu Banyak Rumah Dijual Akibat Banjir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 06:05 WIB

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

Terkait Reformasi Polri, Boni Hargens Apresiasi Komitmen Kapolri Listyo Sigit

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 23:13 WIB

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

Banyak Kasus Terlambat Ditangani, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini Kanker Paru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 22:30 WIB