PBB Pesimis Prospek Negara Palestina Merdeka Bisa Terwujud

Adhitya Himawan | Suara.com

Jum'at, 25 Maret 2016 | 16:19 WIB
PBB Pesimis Prospek Negara Palestina Merdeka Bisa Terwujud
Bendera Palestina berkibar untuk pertama kali di Markas Besar PBB di Manhattan, New York, Rabu (30/9). [Reuters]

Suara.com - Koordinator Khusus PBB bagi Proses Perdamaian Timur Tengah Nickolay Mladenov pada Kamis (24/3/2016) memperingatkan prospek bagi Negara Palestina Merdeka memudar.

Ia menambahkan bahwa kini waktunya sudah tiba untuk membunyikan bel tanda bahaya bahwa penyelesaian dua-negara mulai terlepas dari tangan PBB. Mladenov, di dalam penjelasannya kepada Dewan Keamanan, juga mempertanyakan i'tikad pelaku politik Israel dan Palestina untuk menangani tantangan utama yang menghalangi upaya perdamaian menuju penyelesaian dua negara, yang mendapat dukungan luas masyarakat internasional. "Itu berarti Israel yang aman hidup dalam kedamaian bedampingan dengan Negara Palestina Merdeka," kata Mladenov.

Utusan PBB tersebut juga berbicara mengenai kegiatan permukiman Yahudi yang sedang berlangsung dan penyerobotaan tanah orang Palestina, serta terus tak-adanya persatuan sejati di dalam kubu Palestina.

Proses perdamaian Timur Tengah telah macet sejak April 2014 akibat perbedaan pendapat mendalam mengenai perbatasan dan berlanjutnya pembangunan permukiman Yahudi di Tepi Barat Sungai Jordan. "Selain itu, tak ada tindakan serius untuk melanjutkan pembicaraan perdamaian antara Israel dan Palestina," ujar Mladenov.

Ketidak-mampuan yang berlanjut untuk mencapai penyelesaian yang adil dan langgeng yang memenuhi aspirasi nasional rakyat Palestina dan Israel ditunjukkan melalui kekerasan, kata Mladenov, sebagaimana diberitakan Xinhua --yang dipantau Antara di Jakarta, Jumat siang (25/3/2016).

Satu bulan belakangan telah ditandai oleh "beberapa peristiwa berdarah dalam gelombang kekerasan saat ini" di seluruh Israel dan wilayah pendudukan Tepi Barat, katanya.

Kerusuhan itu telah menewaskan 198 orang Palestina dan 30 orang Yahudi dalam enam bulan belakangan. Kebanyakan orang Palestina tersebut dilaprokan tewas saat melakukan serangan dengan menggunakan pisau, senjata api atau menabrakkan mobil.

Utusan PBB tersebut mengatakan sudah tiba waktunya untuk menyampaikan pengutukan atas kekerasan dan aksi terror semacam itu guna "mengirim pesan yang jelas kepada kedua pihak".

Ia berbicara dengan pejabat Palestina, dan menyampaikan penentangan bagi tindakan yang meracuni pikiran pemuda Palestina, dan mendesak mereka agar tidak memuja kekerasan terhadap Israel di media.

Pada saat yang sama, Mladenov menyeru orang Israel agar menyadari bahwa tindakan tidak sah seperti pembangunan permukiman dan pembatasan menyebar kemarahan di kalangan pemuda yang merasa mereka secara bersama dipermalukan, dihukum dan menghadapi diskriminasi.

Mladenov menyatakan Israel menafsirkan Hukum Tanah Ottoman dengan cara yang menguntungkan mereka, dan kembali menyatakan "permukiman tersebut tidak sah berdasarkan hukum internasional" dan mendesak Israel "untuk menghentikan dan mengubah" keputusan yang mengizinkan mereka mengumumkan tanah negara di tempat harta yang tidak terdaftar sebagai milik swasta.

Ia juga berbicara mengenai penentangan terhadap pemusnahan dan penyerobotan bangunan milik orang Palestina di Tepi Barat, dan penolakan rutin dalam pemberian izin kepada orang Palestina. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran

Indonesia Enggan Dukung Resolusi DK PBB yang Kurang Berimbang pada Iran

News | Sabtu, 14 Maret 2026 | 19:35 WIB

Israel Gabung BoP Trump, Golkar: Kesempatan Indonesia Bisiki Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina

Israel Gabung BoP Trump, Golkar: Kesempatan Indonesia Bisiki Netanyahu Soal Kemerdekaan Palestina

News | Jum'at, 13 Februari 2026 | 11:43 WIB

Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza

Sekjen PBNU Ungkap Alasan Prabowo Gabung Board of Peace: Demi Cegah Korban Lebih Banyak di Gaza

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 22:50 WIB

Laporan dari Davos: Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Trump Demi Palestina Merdeka

Laporan dari Davos: Prabowo Masuk Dewan Perdamaian Trump Demi Palestina Merdeka

News | Sabtu, 24 Januari 2026 | 11:30 WIB

Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

Bukan Pengganti PBB, Board of Peace Jadi Strategi Indonesia Dukung Kemerdekaan Palestina

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 21:06 WIB

Pidato di Peringatan KAA ke-70, Megawati: Kemerdekaan Palestina Harus Penuh, Tanpa Tawar-Menawar!

Pidato di Peringatan KAA ke-70, Megawati: Kemerdekaan Palestina Harus Penuh, Tanpa Tawar-Menawar!

News | Sabtu, 01 November 2025 | 12:46 WIB

Soal Isu Kemerdekaan Palestina dan Tanda Kiamat, Begini Penjelasannya dalam Islam

Soal Isu Kemerdekaan Palestina dan Tanda Kiamat, Begini Penjelasannya dalam Islam

Lifestyle | Minggu, 12 Oktober 2025 | 17:35 WIB

Two-State Solution Prabowo di PBB Dapat Dukungan DPR, Disebut Jalan Damai Bermartabat

Two-State Solution Prabowo di PBB Dapat Dukungan DPR, Disebut Jalan Damai Bermartabat

News | Rabu, 24 September 2025 | 14:01 WIB

Prabowo Desak Dunia Akui Palestina: Janji Indonesia Siap Akui Israel

Prabowo Desak Dunia Akui Palestina: Janji Indonesia Siap Akui Israel

News | Selasa, 23 September 2025 | 08:57 WIB

14 Negara Setuju, AS Sendirian Veto Resolusi Gencatan Senjata Gaza di DK PBB

14 Negara Setuju, AS Sendirian Veto Resolusi Gencatan Senjata Gaza di DK PBB

Video | Jum'at, 19 September 2025 | 14:05 WIB

Terkini

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

Arus Balik Padat, Korlantas Polri Berpeluang Perpanjang One Way Nasional Trans Jawa

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:45 WIB

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

Respons KPK Usai Dapat Sindiran Satire Soal Status Tahanan Rumah Yaqut

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:26 WIB

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

Urai Kepadatan di Jalur Arteri, Jam Operasional Tol Fungsional Purwomartani Diperpanjang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

Waka MPR Ingatkan Opsi Sekolah Daring untuk Hemat BBM: Jangan Ulangi Kesalahan Saat Covid-19

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:00 WIB

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

Cegah Pemudik Nyasar ke Sawah, Jasamarga Hapus Rute Google Maps

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:56 WIB

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

Kenapa Krisis Minyak Global 2026 Lebih Parah dari 1973? Begini Penjelasannya dari Ahli

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:55 WIB

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

Terminal Kampung Rambutan Bakal Dirombak Total Usai Terendam Banjir

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:52 WIB

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

Siapa Mohammad Bagher Zolghadr? Pengganti Ali Larijani sebagai Pimpinan Keamanan Tertinggi Iran

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:31 WIB

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

Iran Angkat Mohammad Bagher Zolghadr sebagai Pengganti Ali Larijani

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:12 WIB

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

Aturan Baru! Polisi Bisa Paksa Warga Serahkan Password HP, Menolak Siap-siap Masuk Bui

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 18:46 WIB