Suara.com - Pebalap Yamaha Valentino Rossi berdiri di atas podium kedua dalam balapan GP Argentina, Senin (4/4/2016) dini hari setelah finis di belakang pebalap Honda Marc Marquez. Rossi terbilang beruntung, pasalnya beberapa ratus meter jelang garis akhir, Rossi masih di urutan keempat, di belakang dua pebalap Ducati, Andrea Dovizioso dan Andrea Iannone yang akhirnya terjatuh bersama-sama.
Sebelum berada di belakang "duo Andrea" pun, Rossi kerap bergantian memimpin lomba dengan Marquez. Namun, perubahan drastis terlihat kala Rossi mengganti motornya di pertengahan lomba. Rossi terlihat sedikit kehilangan angin di atas motor penggantinya, sementara Marquez kian melesat dengan motor keduanya.
Hal itu pun diakui Rossi. Seperti dikutip dari Motogp.com, pebalap Italia merasakan ada yang tak beres pada ban belakang motor keduanya itu.
"Saya amat gembira karena saya mampu bertarung dengan Marquez di bagian pertama balapan ketika saya masih kuat dan kami mulai mengambil alih, namun dengan motor kedua saya mengalami masalah besar dengan ban belakang saya, saya tidak merasa baik dan tidak bisa mengendalikan rem," ungkap Rossi.
Namun, terlepas dari hal itu, Rossi tetap mengaku puas dengan podium pertama yang ia raih bersama timnya.
"Dua puluh poin ini amat penting dan saya amat gembira untuk diri saya, Yamaha, dan seluruh tim karena ini podium pertama di musim ini, ini adalah hasil yang baik. Saya memaksakan diri dan sudah amat dekat dengan batas," sambung Rossi.
Setelah bertukar posisi dengan Marquez di awal lomba, Rossi dihadapkan dengan pertarungan dengan pebalap lain usai mengganti motor di pit. Sesaat setelah keluar dari pit, Rossi dibayangi oleh pebalap Suzuki Maverick Vinales.
Lepas dari kuntitan Vinales, yang pada akhirnya tak bisa meneruskan lomba akibat terjatuh, Rossi harus bertarung dengan Dovizioso dan Iannone sampai terlempar ke posisi empat. Terancam tak dapat podium, ternyata keberuntungan berpihak pada Rossi setelah dua pebalap Ducati itu terjatuh di tikungan terakhir. (MotoGP.com)