Penganiayaan Balita Singapura oleh WNI Terungkap Rekaman CCTV

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 21 April 2016 | 15:07 WIB
Penganiayaan Balita Singapura oleh WNI Terungkap Rekaman CCTV
Ilustrasi balita. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang warga negara Indonesia yang menjadi asisten rumah tangga di Singapura harus mendekam di penjara setelah dinyatakan bersalah menganiaya anak majikannya sebanyak 15 kali sepanjang bulan Desember 2015 hingga bulan Februari 2016 lalu. Tursinah Sari, (32), sang asisten rumah tangga, berulang kali menganiaya bocah malang tersebut karena si bocah, yang ketika itu berusia 14 sampai 16 bulan, sulit ditidurkan.

Tursinah divonis hukuman penjara selama 12 minggu hari Selasa (19/4/2016) setelah mengakui enam dakwaan penganiayaan anak  yang dikenakan padanya. Nama keluarga majikan dan anak korban penganiayaan yang tinggal di sebuah apartemen di Punggol, Singapura, sengaja dirahasikan pihak berwajib dan media.

Air mata mengalir dari wajah Tursinah saat duduk di hadapan Hakim Distrik Luke Tan. Pengadilan menyebutkan bahwa ia mulai menganiaya korban sejak tanggal 25 Desember 2015. Ketika itu, Tursinah dikatakan menarik salah satu tangan si balita hingga tubuhnya terangkat.

Sejak saat itu, perbuatan itu terus berulang, bahkan sampai tiga kali dalam sehari. Pada tanggal 27 Januari 2016, Tursinah membanting si balita ke atas sofa sebelum menekan tulang rusuk si balita dengan kedua tangannya.

Lima hari kemudian, Tursinah menarik kedua kali si balita dengan paksa keluar dari tempat tidurnya. Setelah itu, Tursinah memutar tubuh balita tersebut sehingga posisi kepalanya di bawah dan kaki di atas.

CCTV

Penganiayaan itu terungkap pada tanggal 5 Februari 2016 lalu, saat kedua orangtua si balita melihat rekaman CCTV yang terpasang di apartemen mereka. Dari situ, mereka mengetahui bahwa Tursinah berulang kali menganiaya putra mereka.

Ayah si balita melapor kepada polisi dan Tursinah pun ditangkap.

Wakil Jaksa Penuntut Umum Dora Tay mengatakan, si balita sudah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Ibu dan Anak setempat. Namun, tidak ada luka dalam yang ditemukan pada dirinya.

Dora, dalam persidangan, meminta Hakim Luke Tan untuk memenjarakan Tursinah selama minimal 12 pekan karena yang bersangkutan mempersalahgunakan kepercayaan yang diberikan kepadanya.

Tursinah, yang tidak didampingi oleh pengacara, dalam pembelaannya mengatakan bahwa majikannya belum membayar gaji selama luma bulan. Terkait hal itu, Hakim Tan mengatakan bahwa Tursinah bisa membawa kasus tersebut pada persidangan yang terpisah.

Sebelum menjatuhkan vonis, Hakim Tan mengaku terkejut dengan kenyataan bahwa Tursinah, yang notabene juga seorang ibu, tega menganiaya anak-anak.

Hakim mengatakan, si balita masih terlalu muda untuk mengungkapkan tekanan, masih terlalu muda untuk membela diri, dan meminta pertolongan.

"Anda harus memahami kemarahan orangtua ketika mereka menemukan adanya penganiayaan," kata Hakim Tan.

Vonis yang diberikan hakim terbilang ringan. Untuk setiap dakwaan yang dikenakan kepada balita tersebut, Tursinah bisa saja dipenjara selama empat tahun dan denda sebesar 4.000 Dolar Singapura. (Asiaone)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya

Geger Anggota TNI Rusak Warung di Kemayoran, Ternyata Ini Pemicu di Baliknya

News | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:42 WIB

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

Nyawa Murah di Balik Tembok Kos: Mengusut Tragedi PRT Loncat dari Lantai 4 di Jakarta

News | Kamis, 30 April 2026 | 16:16 WIB

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:56 WIB

Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 16:00 WIB

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

Kondisi Membaik, Anggota TNI Korban Penganiayaan di Stasiun Depok Baru Ternyata Dinas di Kemhan

News | Senin, 27 April 2026 | 13:24 WIB

Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!

Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 19:30 WIB

Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma

Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 18:30 WIB

Menantu Pemilik Daycare Little Aresha Dikuliti, Ternyata Kuliah LPDP di Australia

Menantu Pemilik Daycare Little Aresha Dikuliti, Ternyata Kuliah LPDP di Australia

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 14:15 WIB

Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek

Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 13:10 WIB

Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur

Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Terkini

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

Eileen Wang Agen Rahasia China yang Menyelinap dan Sukses Jadi Walikota di AS, Kini Nasibnya Tragis

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:54 WIB

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB