Ini Dampak Terburuk Konsumsi Obat Kadaluarsa

Pebriansyah Ariefana, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 25 April 2016 | 15:29 WIB
Ini Dampak Terburuk Konsumsi Obat Kadaluarsa
Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) merilis barang bukti kejahatan farmasi hasil operasi Storm VII di 33 Balai Wilayah Balai POM di seluruh Indonesia, di Jakarta, Senin (25/4). [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menyita 4.441 item produk obat. Di antaranya obat ilegal palsu, obat tradisional ilegal atau mengandung bahan kimia Obat, kosmetik ilegal dan kosmetik bahan berbahaya.

Sebanyak 4.441 item terdiri itu dari 2.220 item kosmetik, 1.155 item obat dan Obat tradisional 1.066 item.

Deputi II Bidang Pengawasan Obat Kosmetik Produk Komplemen BPOM Ondri Dwi Sampurno mengatakan dari 1.055 obat terdapat obat kadaluarsa sebanyak 311 item. Kata Ondri ada tiga jenis obat yang paling ditemukan BPOM yakni Paracetamol, Fenilbutazon, Dexamethasone.

"Obat itu banyak yang dijual karena obat itu berkhasiat untuk meredakkan nyeri dan pegal-pegal," ujar Ondri di Gedung BPOM, Jakarta, Senin (25/4/2016).

Adapun dampak bagi penggunaan jika obat tersebut kadaluarsa, pembuatannya tidak sesuai aturan maka akan berdampak pada kelainan lambung, kelainan darah dan kelainan hati.

"Jika terus menerus dikonsumsi akan berakibat pada kelainan lambung, kelainan darah dan kelainan hati," ucapnya.

Selain itu kata Ondri, mengenai dampak kesehatan penggunaan obat tradisional dan kosmetik ilegal termasuk kosmetik palsu yakni bagi kulit terjadi reaksi fotosensitivitas

"Bagi kulit terjadinya syndrome Steven Johnson, kerusakan ginjal, kerusakan hati, moon face dan kerusakan jantung," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Dua Titik Peredaran Obat Ilegal di Jakarta

Ini Dua Titik Peredaran Obat Ilegal di Jakarta

News | Senin, 25 April 2016 | 14:05 WIB

BPOM Sita 4.441 Obat Ilegal dan Palsu

BPOM Sita 4.441 Obat Ilegal dan Palsu

News | Senin, 25 April 2016 | 13:08 WIB

BPOM Rilis Hasil Operasi Storm VII

BPOM Rilis Hasil Operasi Storm VII

Foto | Senin, 25 April 2016 | 12:21 WIB

BPOM Sita 4,5 Juta Produk Pangan Ilegal

BPOM Sita 4,5 Juta Produk Pangan Ilegal

News | Selasa, 12 April 2016 | 13:18 WIB

BPOM Rilis Barang Ilegal

BPOM Rilis Barang Ilegal

Foto | Selasa, 12 April 2016 | 12:04 WIB

Ini Kata BPOM Soal Isu Bedak Bayi yang Diduga Sebabkan Kanker

Ini Kata BPOM Soal Isu Bedak Bayi yang Diduga Sebabkan Kanker

Health | Senin, 29 Februari 2016 | 20:26 WIB

Pemeriksaan di Laboratorium BPOM

Pemeriksaan di Laboratorium BPOM

Foto | Selasa, 09 Februari 2016 | 18:06 WIB

Produk Tanpa Izin Edar

Produk Tanpa Izin Edar

Foto | Selasa, 22 Desember 2015 | 13:36 WIB

Awas, Yogyakarta Marak Jajanan Mengandung Pewarna Tekstil

Awas, Yogyakarta Marak Jajanan Mengandung Pewarna Tekstil

News | Senin, 14 Desember 2015 | 23:12 WIB

Polda Metro Peringatkan Makanan Formalin Berbahaya

Polda Metro Peringatkan Makanan Formalin Berbahaya

News | Jum'at, 04 Desember 2015 | 23:57 WIB

Terkini

Bakal Ada Tersangka Baru! Polisi Terus Usut Pengeroyokan Maut Pencuri Ayam di Bali

Bakal Ada Tersangka Baru! Polisi Terus Usut Pengeroyokan Maut Pencuri Ayam di Bali

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:17 WIB

Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

Sempat Berhenti 2 Hari, Donald Trump Ancam Serang Iran Lagi

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:10 WIB

Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna

Two Way Cake Apa yang Bagus dan Tahan Lama? Ini 5 Pilihan dan Review Pengguna

Lifestyle | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:09 WIB

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum

Tekno | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:07 WIB

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Paolo Maldini dan Leonardo Mundur dari FIGC, Krisis Baru Guncang Sepak Bola Italia

Bola | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

'Jemput Bola' saat Reses, Habiburokhman: RUU Perampasan Aset Jangan Sekadar Perspektif Jakarta

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:05 WIB

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

Intip Kemajuan Pendidikan Malaysia: Siswa Difokuskan Kuliah hingga Dapat Bantuan Uang Tunai

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:04 WIB

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Gunungan Sampah Penuhi RTH Penjaringan

Foto | Selasa, 28 Juli 2026 | 10:00 WIB

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Efisiensi Perusahaan Lewat AI, IOTF Catat Pendapatan Tumbuh 12 Persen pada Semester I 2026

Bisnis | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:59 WIB

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

MAKI Tagih Nyali KPK: Segera Tahan Satori dan Heri Gunawan Terkait Kasus Korupsi CSR BI-OJK!

News | Selasa, 28 Juli 2026 | 09:55 WIB

×