Luhut: Kalau Saya Suka Sama Novanto, Boleh Saja

Pebriansyah Ariefana | Erick Tanjung | Suara.com

Senin, 09 Mei 2016 | 16:20 WIB
Luhut: Kalau Saya Suka Sama Novanto, Boleh Saja
Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan. (suara.com/Erick Tanjung)

Suara.com - Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Luhut Binsar Panjaitan‎ membantah bahwa dirinya mendukung Setya Novanto menjadi ketua umum partai Golkar. Menyusul partai Golkar akan menggelar musyawarah nasional untuk memilih Ketua Umum baru pengganti Aburizal Bakrie.

"Saya tiidak pernah mengatakan mendukung siapa-siapa. Bahwa mereka semua teman-teman saya iya, bahwa ada di antara mereka datang ke saya juga iya. Bahwa Novanto baik sama saya, iya, itu saja," kata Luhut di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (9/5/2016).

Luhut juga menampik kabar bahwa dirinya ‎mendukung Novanto dengan mengklaim atas nama Presiden Joko Widodo.

‎"Ah tidak pernah atas nama Presiden, saya baru jalan sama Presiden," ujar dia.

Menurut dia isu dirinya mendukung Novanto atas nama Presiden Jokowi hanya sebuah informasi sampah.‎ Namun Luhut mengakui dekat dengan Novanto.

"Suruh buang saja ke tempat sampah. Kalau saya suka sama Novanto kan boleh saja, kan nggak salah," tutur dia.

Luhut juga menyanggah isu bahwa dirinya sempat menyuruh mundur salah satu kandidat calon Ketua Umum Golkar yang akan maju pada Munaslub nanti.

‎"Tidak benar itu, saya tidak ada waktu mencampuri yang begitu," tandas dia.

Sebelumnya, Politikus Golkar Ahmad Doli Kurnia menyebut ada sinyal dari Istana untuk mendukung Setya Novanto sebagai Ketum Golkar. Sinyal itu diungkapkan Doli berasal dari pernyataan salah seorang Menteri.

"Sinyal dari Istana itu ada, salah satu Menteri sudah menyebut Setya Novanto," kata Doli usai diskusi tentang partai Golkar di Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (8/5/2016) kemarin.

Beredar kabar, Menteri tersebut adalah Luhut Binsar Panjaitan. Doli Kurnia pun sempat meminta Menteri itu untuk mengklarifikasi kebenaran kabar tersebut.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Luhut: Pemerintah Jelas Dukung Munaslub Golkar

Luhut: Pemerintah Jelas Dukung Munaslub Golkar

News | Senin, 09 Mei 2016 | 14:53 WIB

Menkopolhukam Bentuk Tim Untuk Kasus 1965

Menkopolhukam Bentuk Tim Untuk Kasus 1965

News | Senin, 09 Mei 2016 | 14:26 WIB

Panitia Munaslub Golkar Yakin Pemerintah akan Netral

Panitia Munaslub Golkar Yakin Pemerintah akan Netral

News | Senin, 09 Mei 2016 | 13:21 WIB

Istana Bantah Dukung Setya Novanto Jadi Ketua Umum Partai Golkar

Istana Bantah Dukung Setya Novanto Jadi Ketua Umum Partai Golkar

News | Senin, 09 Mei 2016 | 13:11 WIB

Golkar Minta Masukan Luhut untuk Munaslub

Golkar Minta Masukan Luhut untuk Munaslub

News | Senin, 09 Mei 2016 | 11:56 WIB

Tak Lagi Maju, Agung Laksono Punya Jago yang Didukung

Tak Lagi Maju, Agung Laksono Punya Jago yang Didukung

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 21:24 WIB

Komite Etik Golkar Diminta Gugurkan Pencalonan Setya Novanto

Komite Etik Golkar Diminta Gugurkan Pencalonan Setya Novanto

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 16:41 WIB

Golkar Bakal Tercoreng Jika Setya Novanto Jadi Ketum

Golkar Bakal Tercoreng Jika Setya Novanto Jadi Ketum

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 15:16 WIB

Presiden Pastikan Hadiri Munaslub Golkar

Presiden Pastikan Hadiri Munaslub Golkar

News | Minggu, 08 Mei 2016 | 06:49 WIB

Nomor Urut Caketum Partai Golkar

Nomor Urut Caketum Partai Golkar

Foto | Sabtu, 07 Mei 2016 | 17:33 WIB

Terkini

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

Hantavirus Tewaskan 3 Orang, Bakal Jadi Pandemi? Ini Penjelasan Resmi WHO

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:07 WIB

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

Menuju Pemilu 2029 yang Berbeda, Titi Anggraini Soroti Potensi Keragaman Calon Pemimpin Nasional

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:41 WIB

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

33 Tahun Tragedi Marsinah, Aksi Kamisan ke-907 Soroti Militerisasi

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:38 WIB

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

Hantavirus: Antara Risiko Global di MV Hondius dan Kesiagaan di Pintu Masuk Indonesia

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 23:33 WIB

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

Jelaskan Istilah Mitra dengan Homeless Media, Bakom RI Beri Kronologi Pertemuan bersama INMF

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:34 WIB

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

Kaesang Lantik Pengurus DPW PSI Papua Tengah, Nama Jokowi Diteriakkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 22:00 WIB

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

Ada Kasus Pencabulan Anak di Balik Kasus Narkoba Etomidate WNA China

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:50 WIB

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

Pemerintah Bahas Pengelolaan Kepegawaian dan Keuangan Daerah

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:38 WIB

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

Wamendagri Bima: Sinkronisasi Program Pusat dan Daerah Penting dalam Penyusunan RKP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:31 WIB

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

Geruduk DPRD DKI, Aktivis Endus 'Bau Busuk' Dugaan Korupsi Proyek RDF Rorotan Rp 1,3 Triliun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 21:20 WIB