KPK Periksa Kembali Sunny soal Info Kontribusi Pengembang

Pebriansyah Ariefana | Nikolaus Tolen | Suara.com

Rabu, 18 Mei 2016 | 10:57 WIB
KPK Periksa Kembali Sunny soal Info Kontribusi Pengembang
Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok), Sunny Tanuwidjaja memenuhi panggilan KPK, Jakarta, Senin (25/4). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil Sunny Tanuwidjaja yang diduga sebagai Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama(Ahok). Pada pemeriksaannya yang kesekian kali ini, Sunny dipanggil untuk diperiksa sebagai saksi buat tersangka Mohamad Sanusi.

"Yang bersangkutan diperiksa sebagai saksi untuk tersangka MSN," kata Pelaksana Harian Kepala Biro Hubungan Masyarakat KPK, Yuyuk Andriati Iskak saat dikonfirmasi, Rabu(18/5/2016).

Menurut Yuyuk, pemeriksaanya kali ini masih menjadi lanjutan dari pemeriksaan sebelumnya. Ada pun yang akan didalami penyidik KPK dalam pemeriksaannya hari adalah beekaitan dengan peran Sunny yang terlibat cukup aktif dalam pertemuan yang dilakukan oleh Ahok dan juga dengan jajaran lainnya.

"Tentang keterlibatan dalam mengatur pertemuan yang membicarakan tentang kontribusi pengembang dan juga izin reklamasi," kata Yuyuk.

Sementara itu, Sunny sendiri sudah tiba di Gedung KPK untuk memenuhi panggilan KPK tersebut. Seperti biasa, Mahasiswa Doktoral di Amerika tersebut tidak meberikan komentar banyak saat ditanyakan wartawan. Dia pun memilih langsung masuk ke dalam Gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan.

"Nanti ya, setelah BAP(Berita Acara Pemeriksaan)," kata Sunny.

Sejauh ini, Penyidik KPK telah memeriksa beberapa Anggota DPRD DKI terkait kasus dugaan suap Raperda Zonasi Wilayah pesisir dan Pulau-Pulau Kecil dan Raperda Rencana Tata Ruang dan Kawasan Straregis Pantai Utara Jakarta. Mereka di antaranya yaitu, Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi, Wakil Ketua DPRD DKI, M Taufik, Anggota DPRD DKI, Bestari Barus, Yuke Yurike, Wakil Ketua Balegda, Merry Hotma, Anggota Balegda, Muhammad Sangaji hingga Ketua Pansus Reklamasi, Selamat Nurdin.

Selain itu, penyidik juga telah memerika beberapa pihak swasta yang diduga terlibat dalam korupsi reklamasi ini. Merek diantaranya yakni Chairman Agung Sedayu Group, Sugianto Kusuma alias Aguan, mantan Komisaris PT Agung Sedayu Group, Richard Halim Kusuma dan CEO Pluit City Halim Kumala hingga Nono Sampono.

Penyidik juga telah memeriksa sejumlah pihak di lingkungan Pemprov DKl dalam kasus ini. Mereka diantaranya, Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) Kepala Bappeda, Tuti Kusumawati hingga Kepala BPKAD, Heru Budi Hartono.

Meskipun sudah banyak mengumpulkan temuam baru, namun hingga saat ini KPK belum mengembangkan kasus tersebut dengan membuka penyelidikan baru. Dengan demikian, dalam kasus ini KPK baru menetapkan tiga orang sebagai tersangka. Ketiganya yakni, M Sanusi, Trinanda Prihantoro, dan Presiden Direktur PT Agung Podomoro Land Ariesman Widjaja.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Sindir Aktivis Penolak Reklamasi Teluk Jakarta

Ahok Sindir Aktivis Penolak Reklamasi Teluk Jakarta

News | Rabu, 18 Mei 2016 | 10:51 WIB

Prabowo Tuduh Ahok Terapkan Pungli ke Pengembang Reklamasi

Prabowo Tuduh Ahok Terapkan Pungli ke Pengembang Reklamasi

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 11:08 WIB

Untuk Ketiga Kalinya, KPK Periksa Bos Agung Sedayu Aguan

Untuk Ketiga Kalinya, KPK Periksa Bos Agung Sedayu Aguan

News | Selasa, 17 Mei 2016 | 10:49 WIB

KPK: Tidak Ada Keterangan Barter Pemprov dan Pengembang

KPK: Tidak Ada Keterangan Barter Pemprov dan Pengembang

News | Senin, 16 Mei 2016 | 18:25 WIB

Sempat Terima Mobil Sanusi, Bestari Bantah Gratifikasi Reklamasi

Sempat Terima Mobil Sanusi, Bestari Bantah Gratifikasi Reklamasi

News | Senin, 16 Mei 2016 | 14:01 WIB

KPK Periksa Bestari Barus

KPK Periksa Bestari Barus

Foto | Senin, 16 Mei 2016 | 13:38 WIB

Skandal Reklamasi, Orang-orang Ini Segera Diperiksa KPK

Skandal Reklamasi, Orang-orang Ini Segera Diperiksa KPK

News | Senin, 16 Mei 2016 | 11:46 WIB

Ahok: Seolah-olah Saya Terima Rp300 Miliar

Ahok: Seolah-olah Saya Terima Rp300 Miliar

News | Senin, 16 Mei 2016 | 11:24 WIB

Ahok Bingung Disebut Lakukan Barter Kalijodo

Ahok Bingung Disebut Lakukan Barter Kalijodo

News | Senin, 16 Mei 2016 | 10:38 WIB

Beredar "Capture" Daftar Duit untuk Gubernur, Ahok: Itu Jahat

Beredar "Capture" Daftar Duit untuk Gubernur, Ahok: Itu Jahat

News | Jum'at, 13 Mei 2016 | 11:38 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB