Balita Ini Diikat pada Batu Saat Ibunya Garap Proyek Galian Kabel

Ruben Setiawan | Suara.com

Kamis, 19 Mei 2016 | 19:30 WIB
Balita Ini Diikat pada Batu Saat Ibunya Garap Proyek Galian Kabel
Ilustrasi anak perempuan. (Shutterstock)

Suara.com -
Seorang ibu di India mengikat anaknya yang masih balita di sebuah batu selama sembilan tiap harinya sementara ia dan suaminya bekerja menggali lubang kabel listrik demi mendapatkan upah masing-masing sebesar Rp 50.000.

Sarta Kalara, sang ibu, mengaku tak punya pilihan selain mengikat putrinya, Shivani, yang masih berusia 15 bulan tersebut, karena putra sulungnya yang berumur tiga setengah tahun masih terlalu muda untuk menjaga Shivani.

Setiap hari, Shivani yang bertelanjang kaki duduk di tanah dengan kaki terikat pada tali plastik sepanjang 1,4 meter bertuliskan "caution". Sang ibu terpaksa melakukan itu agar Shivani tidak melakukan hal-hal yang membahayakan selagi ia dan sang suami bekerja.

"Saya mengikatnya supaya ia tidak pergi ke jalanan. Putra sulung saya baru berumur tiga setengah tahun dan ia tidak bisa menjaganya. Tempat ini ramai lalu lintas, saya tidak punya pilihan. Saya melakukan ini demi keselamatannya," kata Sarta (23), yang berasal dari Ahmedabad itu.

Sarta bukan satu-satunya perempuan buruh konstruksi yang terpaksa membawa anaknya ke tempat kerja. Sarta, dan banyak keluarga lain pindah dari satu proyek konstruksi ke proyek lainnya untuk mencari nafkah.

Bila beruntung, mereka bisa tinggal di bawah tenda pekerja. Namun, tak jarang pula mereka melepas penat dengan beratapkan langit.

"Seharusnya ada fasilitas penitipan anak, baik yang disediakan pemerintah maupun perusahaan konstruksi. Seharusnya ada tempat yang lebih aman untuk anak-anak ini. Mereka benar-benar terpapar risiko mengalami cedera," kata kepala divisi perlindungan anak di Yayasan Save the Children India, Prabhat Jha.

Namun, kenyataannya jauh dari harapan. Perusahaan kerap mengabaikan keselamatan para pekerja, apalagi anak-anak mereka. Perusahaan lebih suka merekrut pekerja lewat lembaga outsourcing demi mendapat pekerja murah. Kadang, para pekerja berasal dari satu desa dan tidak memiliki keahlian khusus.

Kerapkali, anak-anak ini tetap mengikuti anak-anak mereka di lokasi konstruksi sampai mereka berusia tujuh atau delapan tahun. Setelah melewati usia tersebut, mereka akan diserahkan untuk dirawat kakek dan nenek mereka di desa.

"Mereka (para mandor) tidak peduli pada anak-anak kami, mereka hanya memikirkan pekerjaan mereka," kata Sarta. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

Skenario Jahat Zionis Israel Terkuak! Ciptakan Krisis Malnutrisi di Gaza

News | Jum'at, 08 Mei 2026 | 07:26 WIB

Promo Alfamart Baby Diapers Fair 3 Mei 2026: Diskon Popok Bayi Hingga 40 Persen, Cek Daftar Harganya

Promo Alfamart Baby Diapers Fair 3 Mei 2026: Diskon Popok Bayi Hingga 40 Persen, Cek Daftar Harganya

Lifestyle | Minggu, 03 Mei 2026 | 10:29 WIB

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

Viral CCTV Penganiayaan Balita di Daycare Aceh, Polisi Ungkap Kejadian Terjadi Dua Kali

News | Kamis, 30 April 2026 | 06:56 WIB

Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI

Kontroversi 'Totok Sirih' di Palembang, Ini Tahapan Pijat Bayi yang Benar Menurut IDAI

Lifestyle | Rabu, 29 April 2026 | 19:05 WIB

Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Motif Ekonomi di Balik Kekerasan Daycare Little Aresha, Satu Pengasuh Tangani Delapan Anak

Entertainment | Selasa, 28 April 2026 | 16:00 WIB

Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!

Orang Tua Korban Kekerasan di Daycare Little Aresha Murka: Anak Saya Luka di Pungung dan Bibir!

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 19:30 WIB

Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma

Deretan Fakta Kasus Kekerasan di Daycare Little Aresha, Izin Bodong hingga Korban Alami Trauma

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 18:30 WIB

Menantu Pemilik Daycare Little Aresha Dikuliti, Ternyata Kuliah LPDP di Australia

Menantu Pemilik Daycare Little Aresha Dikuliti, Ternyata Kuliah LPDP di Australia

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 14:15 WIB

Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek

Tampang Terduga Pengasuh Daycare Little Aresha Terekam Saat Digerebek

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 13:10 WIB

Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur

Curhat Pilu Ibu Korban Daycare Little Aresha, Bayi Diikat Tanpa Baju: Hatiku Hancur

Entertainment | Minggu, 26 April 2026 | 12:03 WIB

Terkini

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

Bocah Perempuan Tewas Ditembak, TNI Buru OPM Pimpinan Guspi Waker di Tembagapura

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:41 WIB

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

AS Siapkan Karantina Militer di Nebraska Antisipasi Penularan Hantavirus Mematikan dari Kapal Pesiar

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 07:05 WIB

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

Putin Isyaratkan Akhir Perang Ukraina, Rusia Buka Dialog Keamanan Eropa

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:46 WIB

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

Pakar Medis Belanda Menjamin Hantavirus Bukan Ancaman Pandemi Baru Seperti COVID-19

News | Minggu, 10 Mei 2026 | 06:05 WIB

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

Update Kericuhan Lukas Enembe: 14 Orang Diperiksa, Polisi Data Puluhan Kendaraan yang Rusak

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:34 WIB

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

Momen Akrab Presiden Prabowo Dialog di Atas Perahu: Borong Keluhan Nelayan Gorontalo

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 23:22 WIB

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:52 WIB

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

Prabowo di Gorontalo: Indonesia Kuat, Tak Panik Hadapi Gejolak Dunia karena Swasembada Pangan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:37 WIB

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

Prabowo soal MBG: Sekolah yang Butuh Segera Diberi, yang Tidak Perlu Tidak Dipaksakan

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:31 WIB

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

Anies Baswedan dan Najelaa Shihab Soroti Bahaya AI bagi Pelajar: Otak Bisa Malas Berpikir

News | Sabtu, 09 Mei 2026 | 20:25 WIB