Ini Alasan KPK Periksa Anak Buah Prabowo Subianto

Adhitya Himawan, Nikolaus Tolen

Jum'at, 22 Juli 2016 | 15:42 WIB
Ini Alasan KPK Periksa Anak Buah Prabowo Subianto
Gedung baru Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang masih dalam pengerjaan berdiri megah di Jalan HR Rasuna Said Kav C1, Kuningan, Jakarta, Selasa (17/11). [suara.com/Oke Atmaja]
Hendra  Hendriyansah Pengacara tersangka Rohadi membeberkan alasan dipanggilnya anak buah Prabowo Subianto, Sareh Wiyono oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (22/7/2016).  Kata dia, baik Sareh dan Rohadi sering berkomunikasi melalui pesan singkat dan sudah kenal sejak lama. 
 
Pasalnya, Anggota Komisi II DPR RI tersebut merupakan seorang mantan  hakim yang sempat menjadi atasan Rohadi di Pengganti Pengadilan Negeri Jakarta Utara. Rohadi sendiri adalah Panitera Pengganti di PN Jakut.
 
"Kenallah mereka, kan sebelumnya Sareh hakim. Dan mungkin kaitannya dengan barang bukti selain uang, ada ponsel Rohadi yang disita kan? Nah disitu ada rekam jejak percakapan, mungkin kesitu, tapi masih abu-abu," kata Hendra saat dihubungi.
 
Lebih lanjut dia mengatakan bahwa ketika ada seseorang yang ditangkap oleh aparat penegak hukum karena dugaan suap, maka ada potensi suap juga dilakukan untuk perkara lain. Oleh karena itu, siapa saja pihak-pihak terkait pasti akan dipanggil untuk diminta keterangannya.
 
"Logika sederhananya gitu. Apalagi ini kan KPK. Jadi siapa saja yang komunikasi dan relevan dengan kasus ini bisa saja dipanggil untuk bersaksi," kata Hendra.
 
Hari ini KPK memang mengagendakan jadwal pemeriksaan untuk Sareh sebagai saksi untuk Rohadi terkait penerimaan hadiah atau janji atas perkara pencabuplan terhadap remaja dibawah umur yang menjerat Saipul Jamil di PN Jakut.KPK beralasan, pihaknya ingin mendalami apakah Rohadi hanya menerima sejumlah yang diamankan saat operasi tangkap tangan dari pihak Saipul Jami atau ada yang lain.
 
"Ini yang mau didalami sebagai pengembangan penyidikan," akta Kepala Bagian  Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha.
 
Untuk diketahui, KPK menetapkan empat orang sebagai tersangka kasus tersebut.Penetapan itu merupakan hasil operasi tangkap tangan  yang dilakukan Tim Satgas KPK pada Rabu (15/6/2016) siang.
 
Keempat tersangka tersebut, yakni Panitera Peng‎adilan Negeri Jakarta Utara bernama Rohadi,Bertha Natalia dan Kasman Sangaji selaku pengacara Saipul, serta Samsul Hidayatullah yang merupakan kakak kandung Saipul.
 
Diduga, Rohadi menerima suap sebesar Rp 250 juta dari pihak Saipul. Sementara komitmen fee untuk vonis ringan ini diduga sebesar Rp 500 juta. Adapun tujuan uang pelicin itu diberikan agar memuluskan keinginan Saipul divonis ringan oleh Majelis Hakim PN Jakut.
 
Selain itu, KPK juga menemukan uang senilai Rp700 juta dari mobil Rohadi. Jika tidak beekaitan dengan perkara Saipul Jamil, maka dapat dipastikan uang tersebut berkaitan dengan perkara lain.
 
Oleh KPK, Rohadi sebagai penerima suap dijerat dengan Pasal ‎12 huruf a atau b atau Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 kesatu  KUHP.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kasus Saipul Jamil, Politisi Gerindra Ikut Diperiksa KPK

Kasus Saipul Jamil, Politisi Gerindra Ikut Diperiksa KPK

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 11:53 WIB

Bongkar Kasus Saipul Jamil, KPK Periksa Hakim PN Jakarta Utara

Bongkar Kasus Saipul Jamil, KPK Periksa Hakim PN Jakarta Utara

News | Jum'at, 22 Juli 2016 | 11:33 WIB

Usai Diperiksa, Ipul Ucap Wassalamualaikum Sambil Ngacir ke Mobil

Usai Diperiksa, Ipul Ucap Wassalamualaikum Sambil Ngacir ke Mobil

Entertainment | Kamis, 21 Juli 2016 | 16:56 WIB

Saipul Jamil Nongol di KPK: Assalamualaikum

Saipul Jamil Nongol di KPK: Assalamualaikum

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 15:55 WIB

Senyuman Saipul Jamil

Senyuman Saipul Jamil

Foto | Kamis, 21 Juli 2016 | 16:00 WIB

KPK Panggil Hakim Tipikor PN Bandung

KPK Panggil Hakim Tipikor PN Bandung

News | Kamis, 21 Juli 2016 | 13:53 WIB

Pertemuan Soal Proyek Jalan di Maluku Diakui Pernah Ada

Pertemuan Soal Proyek Jalan di Maluku Diakui Pernah Ada

News | Rabu, 20 Juli 2016 | 15:45 WIB

3 Kali Diperiksa KPK, Saipul Jamil Berpeluang Jadi TSK Suap

3 Kali Diperiksa KPK, Saipul Jamil Berpeluang Jadi TSK Suap

Entertainment | Rabu, 20 Juli 2016 | 12:12 WIB

Gara-gara Ini, Saipul Jamil Sempat Bikin Panik Petugas KPK

Gara-gara Ini, Saipul Jamil Sempat Bikin Panik Petugas KPK

Entertainment | Selasa, 19 Juli 2016 | 19:07 WIB

Selesai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Minta Doa dan Tertawa

Selesai Diperiksa KPK, Saipul Jamil Minta Doa dan Tertawa

Entertainment | Selasa, 19 Juli 2016 | 17:08 WIB

Terkini

Kinerja SDM Danone Indonesia Lampaui Benchmark Global

Kinerja SDM Danone Indonesia Lampaui Benchmark Global

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:06 WIB

Keluarga Sutrimo Diancam Usai Lapor Polisi? LPSK Segera ke Banyumas Siap Beri Perlindungan Darurat

Keluarga Sutrimo Diancam Usai Lapor Polisi? LPSK Segera ke Banyumas Siap Beri Perlindungan Darurat

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Prabowo Minta Pangkas Anak Cucu Pertamina, PLN, dan BUMN Lain

Prabowo Minta Pangkas Anak Cucu Pertamina, PLN, dan BUMN Lain

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:59 WIB

Raksasa Samudra Bersandar di Lampung: MV Cape San Juan Bawa 'Otot' Militer Super Garuda Shield 2026

Raksasa Samudra Bersandar di Lampung: MV Cape San Juan Bawa 'Otot' Militer Super Garuda Shield 2026

Lampung | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:53 WIB

Senin Pagi Harga Minyak Dunia Melonjak karena Ketidakpastian Selat Hormuz

Senin Pagi Harga Minyak Dunia Melonjak karena Ketidakpastian Selat Hormuz

News | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Menag Sebut Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek, Apa Maksudnya?

Menag Sebut Masjid Istiqlal Masuk Bursa Efek, Apa Maksudnya?

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Pantang Menyerah! Pedro Acosta Berusaha Raih Kemenangan Pertama Bersama KTM

Pantang Menyerah! Pedro Acosta Berusaha Raih Kemenangan Pertama Bersama KTM

Your Say | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:50 WIB

Wall Street Cetak Rekor, 6 Saham Ini Diprediksi Jadi Buruan Investor Hari Ini

Wall Street Cetak Rekor, 6 Saham Ini Diprediksi Jadi Buruan Investor Hari Ini

Bisnis | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Mengenal Tujuan Gerakan Pramuka dan Perannya dalam Pembentukan Karakter Bangsa

Mengenal Tujuan Gerakan Pramuka dan Perannya dalam Pembentukan Karakter Bangsa

Lifestyle | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:46 WIB

Jasad Bayi Ditemukan Terkubur di Mojokerto, Polisi Cari Pelakunya

Jasad Bayi Ditemukan Terkubur di Mojokerto, Polisi Cari Pelakunya

Jatim | Senin, 10 Agustus 2026 | 07:45 WIB

×