Saat Dibedah, Begini Rupa Bagian Dalam Tubuh Mirna

Rabu, 03 Agustus 2016 | 12:36 WIB
Saat Dibedah, Begini Rupa Bagian Dalam Tubuh Mirna
Sidang kasus pembunuhan Wayan Mirna Salihin dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Di hadirkan sebagai saksi ahli di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Rabu (3/8/2016), ahli forensik Slamet Purnomo menjelaskan soal pengambilan sampel organ tubuh Wayan Mirna Salihin saat dilakukan autopsi.

"Pemeriksaan luar, lalu pengambilan sampel hati dan empedu setelah dibuka perut," kata Slamet dalam sidang dengan terdakwa Jessica Kumala Wongso.

Slamet menambahkan pemeriksaan sampel organ dalam tubuh Mirna bertujuan untuk menguji apakah Mirna meninggal karena keracunan atau hal lain. Selain memeriksa organ dalam, tim juga memeriksa urine.

"Untuk menguji adanya racun, lambung, hati, urine. Setelah pemeriksaan kita masukkan toples dan diserahkan penyidik," kata Slamet.

Slamet mengatakan saat autopsi, tim forensik menemukan kejanggalan pada lambung bagian luar Mirna. Lambung terlihat hitam. Diduga akibat zat yang bersifat korosif.

"Lambung kita tidak buka, dari luar ada bercak hitam yang mestinya putih. Terutama di bagian bawah. Kami hanya mengambil sebagian isi lambung, kami dapatkan lapisan luar rusak akibat iritasi. Itu diakibatkan oleh benda atau zat yang bersifat korosif," kata dia.

Slamet menambahkan ketika itu, tim forensik juga memeriksa fisik bagian luar jenazah yang menunjukkan bibir Mirna berubah menjadi hitam.

"Bibir bagian dalam berwarna hitam, bisa disebut korosif juga, tapi tidak sampai rusak. Selain bibir dan tenggorokan tidak ada luka lain," kata dia.

Ketika itu, tim forensik belum bisa menyimpulkan apa jenis racun yang membuat kerusakan organ Mirna.

 "Waktu itu kita belum bisa menyebut zat apa, cuma asam atau basah yang kuat. Bisa sianida, arsenik, atau asam sulfat. Termasuk racun itu. Tapi waktu itu belum bisa menyebutkan disebabkan apa. Hanya melihat dari mikroskop," katanya.

Hari ini merupakan sidang kesepuluh. Pada beberapa sidang sebelumnya, jaksa menghadirkan saksi dari kafe Olivier, Grand Indonesia, Jakarta Pusat.

Mirna meninggal dunia usai meneguk es kopi Vietnam bercampur zat sianida di kafe Olivier, Grand Indonesia Mall, Jakarta Pusat, pada Rabu (6/1/2016).

Saat peristiwa terjadi, di meja yang sama, Mirna ditemani dua kawan, Jessica dan Hanie. Mereka merupakan teman sekampus di Billy Blue College of Design, Sidney, Australia. Mereka lulus 2008.

Jessica ditangkap saat berada di Hotel Neo, Mangga Dua, Jakarta Utara, Sabtu (30/1/2016) sekitar pukul 07.45 WIB.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI