Cuaca Buruk, Batik Air Gagal Mendarat di Soekarno-Hatta

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 14 Agustus 2016 | 19:57 WIB
Cuaca Buruk, Batik Air Gagal Mendarat di Soekarno-Hatta
Pesawat Batik Air. (Antara)

Suara.com - Pesawat Batik Air dengan nomor penerbangan ID 6373 jurusan Yogyakarta-Cengkareng,Banten yang sebelumnya gagal mendarat akibat cuaca buruk dan kemudian mendarat di Palembang, akhirnya selamat mendarat di Bandar Udara Soekarno Hatta.

Minggu (14/8/2016), pesawat Batik Air yang dipiloti Kapten Dani Arya berangkat dari Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang pukul 18.10 WB dan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pukul 19.03 WIB dengan cuaca hujan deras.

Saat pesawat berada di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang, seluruh penumpang diminta pramugari untuk turun dan menunggu di ruang tunggu sambil menunggu cuaca di Cengkareng normal.

Setelah penumpang menunggu sekitar 1,5 jam, penumpang melalui pengumuman petugas bandara setempat diminta untuk naik pesawat lagi mengingat kondisi cuaca di atas Cengkareng sudah normal kembali.

Sebelumnya saat pesawat Batik Air akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta terhadang cuaca buruk dan sempat beberapa kali memutar di atas kota Jakarta, selanjutnya mengalihkan pendaratan ke Bandara Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II di Palembang.

Kapten Pilot Dani Arya sesaat setelah pesawat gagal mendarat di Soekarno-Hatta mengumumkan bahwa pesawat tidak bisa mendarat karena cuaca buruk dan mengarahkan ke Palembang.

Pesawat Batik Air jenis Airbus A320 berangkat dari Bandara Internasional Adi Sutjipto sekitar pukul 14.00 WIB dan diharapkan mendarat di Cengkareng 50 menit kemudian. Namun saat akan mendarat di Bandara Soekarno-Hatta pesawat sempat beberapa kali alami guncangan mengingat cuaca saat itu memang buruk.

Setelah beberapa kali mencoba mendarat namun jarak pandang yang tak memenuhi standar, kapten pilot memutuskan untuk membatalkan mendaratkan pesawat.

"Karena cuaca buruk dan jarak pandang yang tak memenuhi standar minimal, saya putuskan untuk membatalkan pendaratan dan pesawat diarahkan ke Palembang," kata kapten pilot.

Penerbangan dari atas Jakarta menuju Palembang memakan waktu sekitar satu jam. Para penumpang tidak menunjukkan rasa kekecewaan dan bahkan memberikan pujian kepada pilot yang sudah tepat ambil keputusan. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Uni Eropa Cabut Larangan Terbang Citilink, Batik Air dan Lion Air

Uni Eropa Cabut Larangan Terbang Citilink, Batik Air dan Lion Air

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 15:44 WIB

Batik Air Buka Rute Terbang ke Kendari dari Jakarta & Surabaya

Batik Air Buka Rute Terbang ke Kendari dari Jakarta & Surabaya

Bisnis | Jum'at, 17 Juni 2016 | 14:02 WIB

KNKT Terbitkan Sejumlah Rekomendasi Terkait Insiden Batik Air

KNKT Terbitkan Sejumlah Rekomendasi Terkait Insiden Batik Air

News | Senin, 11 April 2016 | 19:47 WIB

Ini Temuan KNKT Soal Insiden Batik Air & Transnusa

Ini Temuan KNKT Soal Insiden Batik Air & Transnusa

News | Senin, 11 April 2016 | 19:42 WIB

Insiden Batik Air Akibat Kurangnya Koordinasi Tiga Instansi

Insiden Batik Air Akibat Kurangnya Koordinasi Tiga Instansi

News | Rabu, 06 April 2016 | 08:13 WIB

Tabrakan Batik Air, 3 Petugas ATC Halim di Skors

Tabrakan Batik Air, 3 Petugas ATC Halim di Skors

News | Selasa, 05 April 2016 | 18:16 WIB

Insiden Pesawat Batik Air

Insiden Pesawat Batik Air

Foto | Selasa, 05 April 2016 | 17:27 WIB

Pilot Batik Air Klaim Tak Tahu Ada Pesawat Transnusa

Pilot Batik Air Klaim Tak Tahu Ada Pesawat Transnusa

News | Selasa, 05 April 2016 | 16:53 WIB

Pilot Batik Air yang Serempet Trans Nusa Tak Pakai Narkoba

Pilot Batik Air yang Serempet Trans Nusa Tak Pakai Narkoba

News | Selasa, 05 April 2016 | 16:11 WIB

Batik Air Serempet Trans Nusa, Lion Tunggu Investigasi KNKT

Batik Air Serempet Trans Nusa, Lion Tunggu Investigasi KNKT

News | Selasa, 05 April 2016 | 16:03 WIB

Terkini

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

Studi CISDI: 9 dari 10 Makanan Kemasan di Indonesia Tinggi Gula, Garam, dan Lemak

News | Rabu, 29 April 2026 | 23:25 WIB

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

KPK 'Skakmat' Ancaman Gugatan Rp300 Triliun Noel: Fokus Sidang, Jangan Membangun Opini!

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:30 WIB

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

Periksa Suami Fadia Arafiq, KPK Telusuri 'Jalur Panas' Uang di Perusahaan Keluarga

News | Rabu, 29 April 2026 | 22:04 WIB

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

Lawan KPK, Noel Ancam Gugat Rp 300 Triliun: 'Tak Ambil Satu Rupiah Pun, Semua untuk Buruh!'

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:22 WIB

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

KPK Bidik Peran Suami Fadia Arafiq di Pusaran Korupsi Proyek Outsourcing Pekalongan

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:20 WIB

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

Usut Tragedi Bekasi Timur: Usai Sopir Taksi Green SM, Besok Giliran Masinis Diperiksa Polisi

News | Rabu, 29 April 2026 | 21:09 WIB

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

Kenapa Banyak Bajak Laut di Somalia? Kapal Honour 25 Berisi 4 WNI Disandera Perompak

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:47 WIB

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

Kilas Balik Misi Berdarah TNI Bebaskan Kapal Sinar Kudus dari Cengkeraman Perompak Somalia

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:29 WIB

10  Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

10 Jam Terjepit Dalam Kereta, Kisah Endang Melawan Maut Usai Sempat Dikira Tim SAR Meninggal

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:27 WIB

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

Orang Tua Korban Daycare Little Aresha Ajukan Perlindungan dan Restitusi ke LPSK

News | Rabu, 29 April 2026 | 20:04 WIB